PT Adimitra Prima Lestari

Logo PT Adimitra Prima Lestari
(021) 452 99 00

Our Products

Produk Kami

Adimitra Prima Lestari Menyediakan Bahan Kimia Terbaik untuk Anda

Kami berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan dan kebutuhan anda dalam distribusi dan importir bahan kimia, mulai dari pencampuran bahan, pengemasan hingga  pengiriman. Tujuan kami adalah anda dapat menerima produk dengan kualitas dan kuantitas yang tepat

Acid & Bases

Acid & Bases

Zat yang digunakan untuk mempengaruhi pH dan ion larutan. Penting untuk yang memerlukan reaksi dari proses kimia

Solvents

Solvents

Cairan yang digunakan untuk melarutkan zat lain. Banyak digunakan di industri seperti farmasi, kosmetik, dan cat

Salts

Salts

Hasil dari reaksi asam dan basa. Memiliki berbagai sifat dan dapat diaplikasikan sebagai perasa, pengawet, dan pembersih

General Chemicals

General Chemicals

Zat yang memiliki komposisi dan sifat kimia pasti. Produk ini termasuk unsur, senyawa, dan campuran untuk berbagai tujuan

Tailor-made Blends

Tailor-made Blends

Bahan kimia campuran yang disesuaikan dengan preferensi, spesifikasi, dan kebutuhan Anda

Daftar Produk

ADHESIVE

Industri ini memproduksi dan menyediakan lem, pita, dan sealant yang digunakan untuk menempelkan berbagai bahan. Adhesives dapat diklasifikasikan berdasarkan komposisi kimia, bentuk, hingga prosesnya

Chemical for Adhesive

JENIS PRODUK

Bahan KimiaDeskripsi dan Penggunaan
DextrineDextrine adalah polisakarida yang terbentuk dari hidrolisis pati. Dextrine digunakan sebagai bahan perekat untuk kertas, tekstil, kayu, dan logam. Dextrine juga memiliki sifat pengental, pengikat, dan pengisi
DEG, TEG, PEG, MEGDEG, TEG, PEG, dan MEG adalah singkatan dari diethylene glycol, triethylene glycol, polyethylene glycol, dan monoethylene glycol. Mereka adalah senyawa alkohol polihidrat yang memiliki sifat pelarut, pelembab, dan penstabil. Mereka digunakan sebagai bahan perekat untuk resin, plastik, karet, dan cat
Ethyl AcetateEthyl acetate adalah senyawa ester yang memiliki bau buah yang khas. Ethyl acetate digunakan sebagai pelarut untuk perekat berbasis akrilik, nitroselulosa, dan vinil. Ethyl acetate juga digunakan sebagai bahan perekat untuk kemasan fleksibel, laminasi, dan pelapisan
Hydrazine HydateHydrazine hydate adalah senyawa hidrazin yang memiliki sifat reduksi yang kuat. Hydrazine hydate digunakan sebagai bahan perekat untuk polimerisasi dan penjembatan silang karet, resin, dan poliuretan. Hydrazine hydate juga digunakan sebagai bahan perekat untuk kaca, keramik, dan logam
Methylene ChlorideMethylene chloride adalah senyawa klorinasi yang memiliki sifat pelarut yang tinggi. Methylene chloride digunakan sebagai pelarut untuk perekat berbasis poliester, poliuretan, dan epoksi. Methylene chloride juga digunakan sebagai bahan perekat untuk pembersihan permukaan, pengupasan cat, dan pengelasan plastik
Parafin WaxParafin wax adalah campuran hidrokarbon jenuh yang memiliki sifat lilin. Parafin wax digunakan sebagai bahan perekat untuk kertas, karton, kayu, dan kain. Parafin wax juga memiliki sifat tahan air, anti lengket, dan anti karat
Paraformal Dehyde 92%Paraformal dehyde 92% adalah bentuk padat dari formaldehida yang memiliki sifat pengawet dan pengikat. Paraformal dehyde 92% digunakan sebagai bahan perekat untuk resin fenolik, urea, dan melamin. Paraformal dehyde 92% juga digunakan sebagai bahan perekat untuk kayu lapis, papan partikel, dan papan serat
Stearic AcidStearic acid adalah asam lemak jenuh yang memiliki sifat lilin dan emulsi. Stearic acid digunakan sebagai bahan perekat untuk karet, plastik, dan lilin. Stearic acid juga memiliki sifat anti lengket, anti statis, dan anti oksidan

ADHESIVE

Industri ini memproduksi dan menyediakan lem, pita, dan sealant yang digunakan untuk menempelkan berbagai bahan. Adhesives dapat diklasifikasikan berdasarkan komposisi kimia, bentuk, hingga prosesnya

Chemical for Adhesive

JENIS PRODUK

Bahan KimiaDeskripsi dan Penggunaan
DextrineDextrine adalah polisakarida yang terbentuk dari hidrolisis pati. Dextrine digunakan sebagai bahan perekat untuk kertas, tekstil, kayu, dan logam. Dextrine juga memiliki sifat pengental, pengikat, dan pengisi
DEG, TEG, PEG, MEGDEG, TEG, PEG, dan MEG adalah singkatan dari diethylene glycol, triethylene glycol, polyethylene glycol, dan monoethylene glycol. Mereka adalah senyawa alkohol polihidrat yang memiliki sifat pelarut, pelembab, dan penstabil. Mereka digunakan sebagai bahan perekat untuk resin, plastik, karet, dan cat
Ethyl AcetateEthyl acetate adalah senyawa ester yang memiliki bau buah yang khas. Ethyl acetate digunakan sebagai pelarut untuk perekat berbasis akrilik, nitroselulosa, dan vinil. Ethyl acetate juga digunakan sebagai bahan perekat untuk kemasan fleksibel, laminasi, dan pelapisan
Hydrazine HydateHydrazine hydate adalah senyawa hidrazin yang memiliki sifat reduksi yang kuat. Hydrazine hydate digunakan sebagai bahan perekat untuk polimerisasi dan penjembatan silang karet, resin, dan poliuretan. Hydrazine hydate juga digunakan sebagai bahan perekat untuk kaca, keramik, dan logam
Methylene ChlorideMethylene chloride adalah senyawa klorinasi yang memiliki sifat pelarut yang tinggi. Methylene chloride digunakan sebagai pelarut untuk perekat berbasis poliester, poliuretan, dan epoksi. Methylene chloride juga digunakan sebagai bahan perekat untuk pembersihan permukaan, pengupasan cat, dan pengelasan plastik
Parafin WaxParafin wax adalah campuran hidrokarbon jenuh yang memiliki sifat lilin. Parafin wax digunakan sebagai bahan perekat untuk kertas, karton, kayu, dan kain. Parafin wax juga memiliki sifat tahan air, anti lengket, dan anti karat
Paraformal Dehyde 92%Paraformal dehyde 92% adalah bentuk padat dari formaldehida yang memiliki sifat pengawet dan pengikat. Paraformal dehyde 92% digunakan sebagai bahan perekat untuk resin fenolik, urea, dan melamin. Paraformal dehyde 92% juga digunakan sebagai bahan perekat untuk kayu lapis, papan partikel, dan papan serat
Stearic AcidStearic acid adalah asam lemak jenuh yang memiliki sifat lilin dan emulsi. Stearic acid digunakan sebagai bahan perekat untuk karet, plastik, dan lilin. Stearic acid juga memiliki sifat anti lengket, anti statis, dan anti oksidan

AGRICULTURE

This industry involves the cultivation of crops and livestock for food, fiber, fuel, and other purposes. Agriculture can be divided into crop production, animal production, and agricultural services

Chemical for Agriculture

PRODUCT NAME

Bahan KimiaDeskripsi dan Penggunaan
Ammonia/Amoniak LiquidAmonia atau amoniak cair adalah senyawa anorganik yang berbentuk cairan tak berwarna dengan bau menyengat. Amonia digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk nitrogen, seperti urea, amonium nitrat, dan amonium sulfat, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman.
Ammonium BicarbonateAmonium bikarbonat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. Amonium bikarbonat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk nitrogen, seperti amonium nitrat, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman.
Ammonium ChlorideAmonium klorida adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. Amonium klorida digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk nitrogen, seperti amonium sulfat, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman.
BentonitBentonit adalah jenis tanah liat yang berbentuk bubuk halus dengan sifat menyerap air. Bentonit digunakan sebagai bahan pengental dan pengemulsi untuk bahan pertanian, seperti pestisida, herbisida, dan fungisida. Bentonit juga dapat meningkatkan sifat tahan air dan tahan retak pada tanah.
BoraxBoraks adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. Boraks digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk boron, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Boraks juga dapat meningkatkan sifat tahan hama dan tahan penyakit pada tanaman.
Boric AcidAsam borat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. Asam borat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk boron, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Asam borat juga dapat digunakan sebagai pestisida, herbisida, dan fungisida.
Calcium NitrateKalsium nitrat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. Kalsium nitrat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk kalsium dan nitrogen, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Kalsium nitrat juga dapat meningkatkan sifat tahan kekeringan dan tahan dingin pada tanaman.
Calcium SulphateKalsium sulfat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat tidak larut dalam air. Kalsium sulfat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk kalsium dan sulfur, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Kalsium sulfat juga dapat digunakan sebagai bahan pengatur pH tanah.
Copper SulfateTembaga sulfat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal biru dengan sifat mudah larut dalam air. Tembaga sulfat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk tembaga, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Tembaga sulfat juga dapat digunakan sebagai fungisida, insektisida, dan herbisida.
DAP (Diammonium Phosphate)DAP atau diamonium fosfat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. DAP digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk fosfor dan nitrogen, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. DAP juga dapat meningkatkan sifat tahan hama dan tahan penyakit pada tanaman.
EDTAEDTA adalah singkatan dari ethylenediaminetetraacetic acid, yang merupakan senyawa organik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. EDTA digunakan sebagai bahan pengikat dan pengawet untuk bahan pertanian, seperti pupuk, pestisida, dan herbisida. EDTA juga dapat meningkatkan sifat penyerapan dan stabilitas nutrisi pada tanaman.
Ferric ChlorideFerric klorida adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal coklat dengan sifat larut dalam air. Ferric klorida digunakan sebagai bahan pengawet dan pengoksidasi untuk bahan pertanian, seperti pupuk, pestisida, dan herbisida. Ferric klorida juga dapat memberikan sifat anti jamur dan anti lumut pada tanaman.
Ferrous SulfateFerrous sulfat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal hijau dengan sifat mudah larut dalam air. Ferrous sulfat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk besi, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Ferrous sulfat juga dapat digunakan sebagai fungisida, insektisida, dan herbisida.
FormalinFormalin adalah larutan air dari formaldehida, yang merupakan senyawa organik yang berbentuk gas tak berwarna dengan bau tajam. Formalin digunakan sebagai bahan pengawet dan pengeras untuk bahan pertanian, seperti benih, buah, dan sayur. Formalin juga dapat digunakan sebagai pestisida, herbisida, dan fungisida.
Formic AcidAsam formiat adalah senyawa organik yang berbentuk cairan tak berwarna dengan bau asam. Asam formiat digunakan sebagai bahan pengawet dan pengoksidasi untuk bahan pertanian, seperti pupuk, pestisida, dan herbisida. Asam formiat juga dapat digunakan sebagai bahan pengatur pH tanah.
Hydrated LimeHydrated lime adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dengan sifat basa. Hydrated lime digunakan sebagai bahan pengatur pH dan pengikat untuk bahan pertanian, seperti pupuk, pestisida, dan herbisida. Hydrated lime juga dapat meningkatkan sifat tahan asam dan tahan hama pada tanah.
Hydrogen Peroxide 50%Hidrogen peroksida 50% adalah larutan air dari hidrogen peroksida, yang merupakan senyawa anorganik yang berbentuk cairan tak berwarna dengan sifat oksidatif. Hidrogen peroksida 50% digunakan sebagai bahan pengawet dan pengoksidasi untuk bahan pertanian, seperti pupuk, pestisida, dan herbisida. Hidrogen peroksida 50% juga dapat digunakan sebagai bahan pemutih dan pembersih.
Lead NitrateLead nitrat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. Lead nitrat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk timbal, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Lead nitrat juga dapat digunakan sebagai fungisida, insektisida, dan herbisida.
Magnesium SulphateMagnesium sulfat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. Magnesium sulfat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk magnesium dan sulfur, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Magnesium sulfat juga dapat digunakan sebagai bahan pengatur pH tanah.
Manganese SulphateMangan sulfat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal merah muda dengan sifat mudah larut dalam air. Mangan sulfat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk mangan, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Mangan sulfat juga dapat digunakan sebagai fungisida, insektisida, dan herbisida.
Phosphoric AcidAsam fosforat adalah senyawa anorganik yang berbentuk cairan tak berwarna dengan sifat asam. Asam fosforat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk fosfor, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Asam fosforat juga dapat digunakan sebagai bahan pengatur pH tanah.
Potassium CarbonateKalium karbonat adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dengan sifat basa. Kalium karbonat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk kalium, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Kalium karbonat juga dapat digunakan sebagai bahan pengatur pH tanah.
Potassium ChlorideKalium klorida adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. Kalium klorida digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk kalium, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Kalium klorida juga dapat digunakan sebagai bahan pengganti garam.
Potasium NitrateKalium nitrat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. Kalium nitrat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk kalium dan nitrogen, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Kalium nitrat juga dapat digunakan sebagai bahan pembuat kembang api.
Potassium Phosphate (MKP)Kalium fosfat atau MKP adalah singkatan dari monopotassium phosphate, yang merupakan senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. Kalium fosfat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk kalium dan fosfor, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Kalium fosfat juga dapat digunakan sebagai bahan pengatur pH tanah.
Potassium SulphateKalium sulfat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat tidak larut dalam air. Kalium sulfat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk kalium dan sulfur, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Kalium sulfat juga dapat digunakan sebagai bahan pengatur pH tanah.
Sodium MolybdateNatrium molibdat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. Natrium molibdat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk molibdenum, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Natrium molibdat juga dapat digunakan sebagai fungisida, insektisida, dan herbisida.
Sodium NitrateNatrium nitrat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. Natrium nitrat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk natrium dan nitrogen, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Natrium nitrat juga dapat digunakan sebagai bahan pengawet makanan.
Zinc SulfateSeng sulfat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. Seng sulfat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk seng, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Seng sulfat juga dapat digunakan sebagai fungisida, insektisida, dan herbisida.

AGRICULTURE

This industry involves the cultivation of crops and livestock for food, fiber, fuel, and other purposes. Agriculture can be divided into crop production, animal production, and agricultural services

Chemical for Agriculture

PRODUCT NAME

Bahan KimiaDeskripsi dan Penggunaan
Ammonia/Amoniak LiquidAmonia atau amoniak cair adalah senyawa anorganik yang berbentuk cairan tak berwarna dengan bau menyengat. Amonia digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk nitrogen, seperti urea, amonium nitrat, dan amonium sulfat, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman.
Ammonium BicarbonateAmonium bikarbonat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. Amonium bikarbonat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk nitrogen, seperti amonium nitrat, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman.
Ammonium ChlorideAmonium klorida adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. Amonium klorida digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk nitrogen, seperti amonium sulfat, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman.
BentonitBentonit adalah jenis tanah liat yang berbentuk bubuk halus dengan sifat menyerap air. Bentonit digunakan sebagai bahan pengental dan pengemulsi untuk bahan pertanian, seperti pestisida, herbisida, dan fungisida. Bentonit juga dapat meningkatkan sifat tahan air dan tahan retak pada tanah.
BoraxBoraks adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. Boraks digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk boron, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Boraks juga dapat meningkatkan sifat tahan hama dan tahan penyakit pada tanaman.
Boric AcidAsam borat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. Asam borat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk boron, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Asam borat juga dapat digunakan sebagai pestisida, herbisida, dan fungisida.
Calcium NitrateKalsium nitrat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. Kalsium nitrat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk kalsium dan nitrogen, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Kalsium nitrat juga dapat meningkatkan sifat tahan kekeringan dan tahan dingin pada tanaman.
Calcium SulphateKalsium sulfat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat tidak larut dalam air. Kalsium sulfat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk kalsium dan sulfur, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Kalsium sulfat juga dapat digunakan sebagai bahan pengatur pH tanah.
Copper SulfateTembaga sulfat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal biru dengan sifat mudah larut dalam air. Tembaga sulfat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk tembaga, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Tembaga sulfat juga dapat digunakan sebagai fungisida, insektisida, dan herbisida.
DAP (Diammonium Phosphate)DAP atau diamonium fosfat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. DAP digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk fosfor dan nitrogen, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. DAP juga dapat meningkatkan sifat tahan hama dan tahan penyakit pada tanaman.
EDTAEDTA adalah singkatan dari ethylenediaminetetraacetic acid, yang merupakan senyawa organik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. EDTA digunakan sebagai bahan pengikat dan pengawet untuk bahan pertanian, seperti pupuk, pestisida, dan herbisida. EDTA juga dapat meningkatkan sifat penyerapan dan stabilitas nutrisi pada tanaman.
Ferric ChlorideFerric klorida adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal coklat dengan sifat larut dalam air. Ferric klorida digunakan sebagai bahan pengawet dan pengoksidasi untuk bahan pertanian, seperti pupuk, pestisida, dan herbisida. Ferric klorida juga dapat memberikan sifat anti jamur dan anti lumut pada tanaman.
Ferrous SulfateFerrous sulfat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal hijau dengan sifat mudah larut dalam air. Ferrous sulfat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk besi, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Ferrous sulfat juga dapat digunakan sebagai fungisida, insektisida, dan herbisida.
FormalinFormalin adalah larutan air dari formaldehida, yang merupakan senyawa organik yang berbentuk gas tak berwarna dengan bau tajam. Formalin digunakan sebagai bahan pengawet dan pengeras untuk bahan pertanian, seperti benih, buah, dan sayur. Formalin juga dapat digunakan sebagai pestisida, herbisida, dan fungisida.
Formic AcidAsam formiat adalah senyawa organik yang berbentuk cairan tak berwarna dengan bau asam. Asam formiat digunakan sebagai bahan pengawet dan pengoksidasi untuk bahan pertanian, seperti pupuk, pestisida, dan herbisida. Asam formiat juga dapat digunakan sebagai bahan pengatur pH tanah.
Hydrated LimeHydrated lime adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dengan sifat basa. Hydrated lime digunakan sebagai bahan pengatur pH dan pengikat untuk bahan pertanian, seperti pupuk, pestisida, dan herbisida. Hydrated lime juga dapat meningkatkan sifat tahan asam dan tahan hama pada tanah.
Hydrogen Peroxide 50%Hidrogen peroksida 50% adalah larutan air dari hidrogen peroksida, yang merupakan senyawa anorganik yang berbentuk cairan tak berwarna dengan sifat oksidatif. Hidrogen peroksida 50% digunakan sebagai bahan pengawet dan pengoksidasi untuk bahan pertanian, seperti pupuk, pestisida, dan herbisida. Hidrogen peroksida 50% juga dapat digunakan sebagai bahan pemutih dan pembersih.
Lead NitrateLead nitrat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. Lead nitrat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk timbal, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Lead nitrat juga dapat digunakan sebagai fungisida, insektisida, dan herbisida.
Magnesium SulphateMagnesium sulfat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. Magnesium sulfat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk magnesium dan sulfur, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Magnesium sulfat juga dapat digunakan sebagai bahan pengatur pH tanah.
Manganese SulphateMangan sulfat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal merah muda dengan sifat mudah larut dalam air. Mangan sulfat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk mangan, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Mangan sulfat juga dapat digunakan sebagai fungisida, insektisida, dan herbisida.
Phosphoric AcidAsam fosforat adalah senyawa anorganik yang berbentuk cairan tak berwarna dengan sifat asam. Asam fosforat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk fosfor, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Asam fosforat juga dapat digunakan sebagai bahan pengatur pH tanah.
Potassium CarbonateKalium karbonat adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dengan sifat basa. Kalium karbonat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk kalium, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Kalium karbonat juga dapat digunakan sebagai bahan pengatur pH tanah.
Potassium ChlorideKalium klorida adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. Kalium klorida digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk kalium, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Kalium klorida juga dapat digunakan sebagai bahan pengganti garam.
Potasium NitrateKalium nitrat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. Kalium nitrat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk kalium dan nitrogen, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Kalium nitrat juga dapat digunakan sebagai bahan pembuat kembang api.
Potassium Phosphate (MKP)Kalium fosfat atau MKP adalah singkatan dari monopotassium phosphate, yang merupakan senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. Kalium fosfat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk kalium dan fosfor, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Kalium fosfat juga dapat digunakan sebagai bahan pengatur pH tanah.
Potassium SulphateKalium sulfat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat tidak larut dalam air. Kalium sulfat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk kalium dan sulfur, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Kalium sulfat juga dapat digunakan sebagai bahan pengatur pH tanah.
Sodium MolybdateNatrium molibdat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. Natrium molibdat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk molibdenum, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Natrium molibdat juga dapat digunakan sebagai fungisida, insektisida, dan herbisida.
Sodium NitrateNatrium nitrat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. Natrium nitrat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk natrium dan nitrogen, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Natrium nitrat juga dapat digunakan sebagai bahan pengawet makanan.
Zinc SulfateSeng sulfat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. Seng sulfat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk seng, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Seng sulfat juga dapat digunakan sebagai fungisida, insektisida, dan herbisida.

COATING

 This industry applies protective or decorative layers of liquid or powder material to various surfaces, such as metal, wood, glass, or plastic. Coatings can enhance the appearance, durability, or functionality of the coated objects

Chemical for Coating

PRODUCT NAME

Bahan KimiaDeskripsi dan Penggunaan
Acrylic AcidAsam akrilik adalah senyawa organik yang berbentuk cairan tak berwarna dengan bau tajam. Asam akrilik digunakan sebagai monomer untuk membuat polimer akrilik, seperti poliakrilat dan poliakrilamida, yang digunakan sebagai bahan coating untuk meningkatkan kekuatan, kekeringan, dan daya lekat pada permukaan.
Adipic AcidAsam adipat adalah senyawa organik yang berbentuk kristal putih dengan rasa asam. Asam adipat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat nilon, poliester, dan poliuretan, yang digunakan sebagai bahan coating untuk memberikan sifat tahan air, tahan api, dan tahan aus pada permukaan.
Aluminium HydroxideAluminium hidroksida adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dengan sifat basa. Aluminium hidroksida digunakan sebagai bahan pengisi dan penguat untuk bahan coating, seperti cat, resin, dan karet. Aluminium hidroksida juga dapat meningkatkan sifat tahan api dan tahan asam pada permukaan.
Aluminium StearateAluminium stearat adalah senyawa organik yang berbentuk bubuk putih dengan sifat hidrofobik. Aluminium stearat digunakan sebagai bahan pengental dan pengawet untuk bahan coating, seperti cat minyak, cat air, dan cat lateks. Aluminium stearat juga dapat memberikan sifat anti lengket dan anti karat pada permukaan.
Barium SulphateBarium sulfat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat tidak larut dalam air. Barium sulfat digunakan sebagai bahan pengisi dan pewarna untuk bahan coating, seperti cat, tinta, dan plastik. Barium sulfat juga dapat meningkatkan sifat tahan sinar UV dan tahan radiasi pada permukaan.
BentonitBentonit adalah jenis tanah liat yang berbentuk bubuk halus dengan sifat menyerap air. Bentonit digunakan sebagai bahan pengental dan pengemulsi untuk bahan coating, seperti cat, lem, dan cat pelindung. Bentonit juga dapat memberikan sifat tahan air dan tahan retak pada permukaan.
Calcium StearateKalsium stearat adalah senyawa organik yang berbentuk bubuk putih dengan sifat hidrofobik. Kalsium stearat digunakan sebagai bahan pengental dan pengawet untuk bahan coating, seperti cat minyak, cat air, dan cat lateks. Kalsium stearat juga dapat memberikan sifat anti lengket dan anti karat pada permukaan.
Chrome Oxide GreenKrom oksida hijau adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk hijau dengan sifat tidak larut dalam air. Krom oksida hijau digunakan sebagai bahan pewarna dan penguat untuk bahan coating, seperti cat, tinta, dan keramik. Krom oksida hijau juga dapat meningkatkan sifat tahan korosi dan tahan abrasi pada permukaan.
Copper OxideTembaga oksida adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal hitam atau merah dengan sifat konduktif listrik. Tembaga oksida digunakan sebagai bahan pewarna dan katalis untuk bahan coating, seperti cat, tinta, dan baterai. Tembaga oksida juga dapat memberikan sifat anti bakteri dan anti jamur pada permukaan.
DEG, TEG, PEG, MEGDEG, TEG, PEG, dan MEG adalah singkatan dari diethylene glycol, triethylene glycol, polyethylene glycol, dan monoethylene glycol, yang merupakan senyawa organik yang berbentuk cairan kental dengan sifat larut dalam air. DEG, TEG, PEG, dan MEG digunakan sebagai bahan pelarut dan pelembab untuk bahan coating, seperti cat, tinta, dan resin. DEG, TEG, PEG, dan MEG juga dapat meningkatkan sifat kekentalan dan kekentalan pada permukaan.
Ferric ChlorideFerric klorida adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal coklat dengan sifat larut dalam air. Ferric klorida digunakan sebagai bahan pengawet dan pengoksidasi untuk bahan coating, seperti cat, tinta, dan resin. Ferric klorida juga dapat memberikan sifat anti jamur dan anti lumut pada permukaan.
Iron OxideIron oksida adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk merah, kuning, atau hitam dengan sifat tidak larut dalam air. Iron oksida digunakan sebagai bahan pewarna dan penguat untuk bahan coating, seperti cat, tinta, dan keramik. Iron oksida juga dapat meningkatkan sifat tahan panas dan tahan magnet pada permukaan.
Lead StearateLead stearat adalah senyawa organik yang berbentuk bubuk putih dengan sifat hidrofobik. Lead stearat digunakan sebagai bahan pengental dan pengawet untuk bahan coating, seperti cat minyak, cat air, dan cat lateks. Lead stearat juga dapat memberikan sifat anti lengket dan anti karat pada permukaan.
LithoponeLithopone adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dengan sifat tidak larut dalam air. Lithopone digunakan sebagai bahan pengisi dan pewarna untuk bahan coating, seperti cat, tinta, dan plastik. Lithopone juga dapat meningkatkan sifat tahan sinar UV dan tahan radiasi pada permukaan.
Mala Chite GreenMala chite green adalah senyawa organik yang berbentuk bubuk hijau dengan sifat larut dalam air. Mala chite green digunakan sebagai bahan pewarna dan antibakteri untuk bahan coating, seperti cat, tinta, dan kertas. Mala chite green juga dapat memberikan sifat tahan jamur dan tahan bakteri pada permukaan.
Manganese OxideMangan oksida adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk hitam dengan sifat konduktif listrik. Mangan oksida digunakan sebagai bahan pewarna dan katalis untuk bahan coating, seperti cat, tinta, dan baterai. Mangan oksida juga dapat memberikan sifat anti karat dan anti korosi pada permukaan.
Parafin WaxParafin wax adalah senyawa organik yang berbentuk padat putih dengan sifat tidak larut dalam air. Parafin wax digunakan sebagai bahan pengisi dan pelindung untuk bahan coating, seperti cat, lilin, dan karet. Parafin wax juga dapat memberikan sifat tahan air dan tahan api pada permukaan.
Paraformal Dehyde 92%Paraformal dehyde 92% adalah senyawa organik yang berbentuk padat putih dengan sifat larut dalam air. Paraformal dehyde 92% digunakan sebagai bahan pengawet dan pengeras untuk bahan coating, seperti cat, resin, dan kayu. Paraformal dehyde 92% juga dapat memberikan sifat anti jamur dan anti bakteri pada permukaan.
SMT – BC – MCSMT – BC – MC adalah singkatan dari sodium methylate, butyl cellosolve, dan methyl cellosolve, yang merupakan senyawa organik yang berbentuk cairan bening dengan sifat larut dalam air. SMT – BC – MC digunakan sebagai bahan pelarut dan pelembab untuk bahan coating, seperti cat, tinta, dan resin. SMT – BC – MC juga dapat meningkatkan sifat kekentalan dan kekentalan pada permukaan.
Sodium SilicateSodium silikat adalah senyawa anorganik yang berbentuk cairan kental dengan sifat larut dalam air. Sodium silikat digunakan sebagai bahan pengikat dan pengeras untuk bahan coating, seperti cat, semen, dan kaca. Sodium silikat juga dapat memberikan sifat tahan air dan tahan asam pada permukaan.
Stearic AcidStearic acid adalah senyawa organik yang berbentuk padat putih dengan sifat tidak larut dalam air. Stearic acid digunakan sebagai bahan pengental dan pengawet untuk bahan coating, seperti cat minyak, cat air, dan cat lateks. Stearic acid juga dapat memberikan sifat anti lengket dan anti karat pada permukaan.
Talc Powder LiaoningTalc powder liaoning adalah jenis tanah liat yang berbentuk bubuk putih dengan sifat tidak larut dalam air. Talc powder liaoning digunakan sebagai bahan pengisi dan pewarna untuk bahan coating, seperti cat, tinta, dan plastik. Talc powder liaoning juga dapat meningkatkan sifat tahan gesekan dan tahan minyak pada permukaan.
Titanium DioxideTitanium dioksida adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dengan sifat tidak larut dalam air. Titanium dioksida digunakan sebagai bahan pengisi dan pewarna untuk bahan coating, seperti cat, tinta, dan kosmetik. Titanium dioksida juga dapat meningkatkan sifat tahan sinar UV dan tahan radiasi pada permukaan.
Zinc OxideZinc oksida adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dengan sifat tidak larut dalam air. Zinc oksida digunakan sebagai bahan pengisi dan pewarna untuk bahan coating, seperti cat, tinta, dan karet. Zinc oksida juga dapat meningkatkan sifat tahan panas dan tahan bakteri pada permukaan.
Zinc StearateZinc stearat adalah senyawa organik yang berbentuk bubuk putih dengan sifat hidrofobik. Zinc stearat digunakan sebagai bahan pengental dan pengawet untuk bahan coating, seperti cat minyak, cat air, dan cat lateks. Zinc stearat juga dapat memberikan sifat anti lengket dan anti karat pada permukaan.

COATING

 This industry applies protective or decorative layers of liquid or powder material to various surfaces, such as metal, wood, glass, or plastic. Coatings can enhance the appearance, durability, or functionality of the coated objects

Chemical for Coating

PRODUCT NAME

Bahan KimiaDeskripsi dan Penggunaan
Acrylic AcidAsam akrilik adalah senyawa organik yang berbentuk cairan tak berwarna dengan bau tajam. Asam akrilik digunakan sebagai monomer untuk membuat polimer akrilik, seperti poliakrilat dan poliakrilamida, yang digunakan sebagai bahan coating untuk meningkatkan kekuatan, kekeringan, dan daya lekat pada permukaan.
Adipic AcidAsam adipat adalah senyawa organik yang berbentuk kristal putih dengan rasa asam. Asam adipat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat nilon, poliester, dan poliuretan, yang digunakan sebagai bahan coating untuk memberikan sifat tahan air, tahan api, dan tahan aus pada permukaan.
Aluminium HydroxideAluminium hidroksida adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dengan sifat basa. Aluminium hidroksida digunakan sebagai bahan pengisi dan penguat untuk bahan coating, seperti cat, resin, dan karet. Aluminium hidroksida juga dapat meningkatkan sifat tahan api dan tahan asam pada permukaan.
Aluminium StearateAluminium stearat adalah senyawa organik yang berbentuk bubuk putih dengan sifat hidrofobik. Aluminium stearat digunakan sebagai bahan pengental dan pengawet untuk bahan coating, seperti cat minyak, cat air, dan cat lateks. Aluminium stearat juga dapat memberikan sifat anti lengket dan anti karat pada permukaan.
Barium SulphateBarium sulfat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat tidak larut dalam air. Barium sulfat digunakan sebagai bahan pengisi dan pewarna untuk bahan coating, seperti cat, tinta, dan plastik. Barium sulfat juga dapat meningkatkan sifat tahan sinar UV dan tahan radiasi pada permukaan.
BentonitBentonit adalah jenis tanah liat yang berbentuk bubuk halus dengan sifat menyerap air. Bentonit digunakan sebagai bahan pengental dan pengemulsi untuk bahan coating, seperti cat, lem, dan cat pelindung. Bentonit juga dapat memberikan sifat tahan air dan tahan retak pada permukaan.
Calcium StearateKalsium stearat adalah senyawa organik yang berbentuk bubuk putih dengan sifat hidrofobik. Kalsium stearat digunakan sebagai bahan pengental dan pengawet untuk bahan coating, seperti cat minyak, cat air, dan cat lateks. Kalsium stearat juga dapat memberikan sifat anti lengket dan anti karat pada permukaan.
Chrome Oxide GreenKrom oksida hijau adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk hijau dengan sifat tidak larut dalam air. Krom oksida hijau digunakan sebagai bahan pewarna dan penguat untuk bahan coating, seperti cat, tinta, dan keramik. Krom oksida hijau juga dapat meningkatkan sifat tahan korosi dan tahan abrasi pada permukaan.
Copper OxideTembaga oksida adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal hitam atau merah dengan sifat konduktif listrik. Tembaga oksida digunakan sebagai bahan pewarna dan katalis untuk bahan coating, seperti cat, tinta, dan baterai. Tembaga oksida juga dapat memberikan sifat anti bakteri dan anti jamur pada permukaan.
DEG, TEG, PEG, MEGDEG, TEG, PEG, dan MEG adalah singkatan dari diethylene glycol, triethylene glycol, polyethylene glycol, dan monoethylene glycol, yang merupakan senyawa organik yang berbentuk cairan kental dengan sifat larut dalam air. DEG, TEG, PEG, dan MEG digunakan sebagai bahan pelarut dan pelembab untuk bahan coating, seperti cat, tinta, dan resin. DEG, TEG, PEG, dan MEG juga dapat meningkatkan sifat kekentalan dan kekentalan pada permukaan.
Ferric ChlorideFerric klorida adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal coklat dengan sifat larut dalam air. Ferric klorida digunakan sebagai bahan pengawet dan pengoksidasi untuk bahan coating, seperti cat, tinta, dan resin. Ferric klorida juga dapat memberikan sifat anti jamur dan anti lumut pada permukaan.
Iron OxideIron oksida adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk merah, kuning, atau hitam dengan sifat tidak larut dalam air. Iron oksida digunakan sebagai bahan pewarna dan penguat untuk bahan coating, seperti cat, tinta, dan keramik. Iron oksida juga dapat meningkatkan sifat tahan panas dan tahan magnet pada permukaan.
Lead StearateLead stearat adalah senyawa organik yang berbentuk bubuk putih dengan sifat hidrofobik. Lead stearat digunakan sebagai bahan pengental dan pengawet untuk bahan coating, seperti cat minyak, cat air, dan cat lateks. Lead stearat juga dapat memberikan sifat anti lengket dan anti karat pada permukaan.
LithoponeLithopone adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dengan sifat tidak larut dalam air. Lithopone digunakan sebagai bahan pengisi dan pewarna untuk bahan coating, seperti cat, tinta, dan plastik. Lithopone juga dapat meningkatkan sifat tahan sinar UV dan tahan radiasi pada permukaan.
Mala Chite GreenMala chite green adalah senyawa organik yang berbentuk bubuk hijau dengan sifat larut dalam air. Mala chite green digunakan sebagai bahan pewarna dan antibakteri untuk bahan coating, seperti cat, tinta, dan kertas. Mala chite green juga dapat memberikan sifat tahan jamur dan tahan bakteri pada permukaan.
Manganese OxideMangan oksida adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk hitam dengan sifat konduktif listrik. Mangan oksida digunakan sebagai bahan pewarna dan katalis untuk bahan coating, seperti cat, tinta, dan baterai. Mangan oksida juga dapat memberikan sifat anti karat dan anti korosi pada permukaan.
Parafin WaxParafin wax adalah senyawa organik yang berbentuk padat putih dengan sifat tidak larut dalam air. Parafin wax digunakan sebagai bahan pengisi dan pelindung untuk bahan coating, seperti cat, lilin, dan karet. Parafin wax juga dapat memberikan sifat tahan air dan tahan api pada permukaan.
Paraformal Dehyde 92%Paraformal dehyde 92% adalah senyawa organik yang berbentuk padat putih dengan sifat larut dalam air. Paraformal dehyde 92% digunakan sebagai bahan pengawet dan pengeras untuk bahan coating, seperti cat, resin, dan kayu. Paraformal dehyde 92% juga dapat memberikan sifat anti jamur dan anti bakteri pada permukaan.
SMT – BC – MCSMT – BC – MC adalah singkatan dari sodium methylate, butyl cellosolve, dan methyl cellosolve, yang merupakan senyawa organik yang berbentuk cairan bening dengan sifat larut dalam air. SMT – BC – MC digunakan sebagai bahan pelarut dan pelembab untuk bahan coating, seperti cat, tinta, dan resin. SMT – BC – MC juga dapat meningkatkan sifat kekentalan dan kekentalan pada permukaan.
Sodium SilicateSodium silikat adalah senyawa anorganik yang berbentuk cairan kental dengan sifat larut dalam air. Sodium silikat digunakan sebagai bahan pengikat dan pengeras untuk bahan coating, seperti cat, semen, dan kaca. Sodium silikat juga dapat memberikan sifat tahan air dan tahan asam pada permukaan.
Stearic AcidStearic acid adalah senyawa organik yang berbentuk padat putih dengan sifat tidak larut dalam air. Stearic acid digunakan sebagai bahan pengental dan pengawet untuk bahan coating, seperti cat minyak, cat air, dan cat lateks. Stearic acid juga dapat memberikan sifat anti lengket dan anti karat pada permukaan.
Talc Powder LiaoningTalc powder liaoning adalah jenis tanah liat yang berbentuk bubuk putih dengan sifat tidak larut dalam air. Talc powder liaoning digunakan sebagai bahan pengisi dan pewarna untuk bahan coating, seperti cat, tinta, dan plastik. Talc powder liaoning juga dapat meningkatkan sifat tahan gesekan dan tahan minyak pada permukaan.
Titanium DioxideTitanium dioksida adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dengan sifat tidak larut dalam air. Titanium dioksida digunakan sebagai bahan pengisi dan pewarna untuk bahan coating, seperti cat, tinta, dan kosmetik. Titanium dioksida juga dapat meningkatkan sifat tahan sinar UV dan tahan radiasi pada permukaan.
Zinc OxideZinc oksida adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dengan sifat tidak larut dalam air. Zinc oksida digunakan sebagai bahan pengisi dan pewarna untuk bahan coating, seperti cat, tinta, dan karet. Zinc oksida juga dapat meningkatkan sifat tahan panas dan tahan bakteri pada permukaan.
Zinc StearateZinc stearat adalah senyawa organik yang berbentuk bubuk putih dengan sifat hidrofobik. Zinc stearat digunakan sebagai bahan pengental dan pengawet untuk bahan coating, seperti cat minyak, cat air, dan cat lateks. Zinc stearat juga dapat memberikan sifat anti lengket dan anti karat pada permukaan.

CONSTRUCTION

Industri ini melibatkan perancangan, pembangunan, dan pemeliharaan struktur, seperti rumah, jembatan, jalan, dan bendungan. Construction dapat dikategorikan berdasarkan jenis proyek, seperti residensial, komersial, industri, atau sipil.

Chemical for Construction

NAMA PRODUK

Bahan KimiaDeskripsi dan Penggunaan
Aluminium HydroxideSenyawa putih yang tidak larut dalam air, yang digunakan sebagai bahan pengisi, pengapian, dan pemadam api dalam industri konstruksi
Aluminium StearateSenyawa berwarna putih atau kuning muda yang larut dalam minyak, yang digunakan sebagai bahan pelumas, hidrofobik, dan anti-korosi dalam industri konstruksi
Aluminium SulphateSenyawa kristal berwarna putih yang larut dalam air, yang digunakan sebagai bahan koagulan, pengatur pH, dan pengawet kayu dalam industri konstruksi
Barium SulphateSenyawa bubuk berwarna putih yang tidak larut dalam air, yang digunakan sebagai bahan pengisi, pigmen, dan pelindung radiasi dalam industri konstruksi
BentonitTanah liat yang mengandung montmorillonit, yang memiliki sifat mengembang dan menyerap air, yang digunakan sebagai bahan perata, penstabil, dan pelapis dalam industri konstruksi
Calcium StearateSenyawa berwarna putih atau kuning muda yang larut dalam minyak, yang digunakan sebagai bahan pelumas, hidrofobik, dan anti-korosi dalam industri konstruksi
Calcium SulphateSenyawa kristal berwarna putih yang larut dalam air, yang digunakan sebagai bahan pengikat, pengeras, dan pengatur kelembaban dalam industri konstruksi
Filter AidBahan yang digunakan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas filtrasi, yang biasanya terbuat dari diatomit, silika, atau selulosa, yang digunakan dalam industri konstruksi untuk membersihkan air, udara, dan minyak
Hydrated LimeSenyawa bubuk berwarna putih yang larut dalam air, yang merupakan hasil hidrasi dari kapur, yang digunakan sebagai bahan pengikat, pengatur pH, dan pengawet kayu dalam industri konstruksi
Iron OxideSenyawa berwarna merah, coklat, atau hitam yang tidak larut dalam air, yang merupakan hasil oksidasi dari besi, yang digunakan sebagai bahan pigmen, magnet, dan katalis dalam industri konstruksi
Lead StearateSenyawa berwarna putih atau kuning muda yang larut dalam minyak, yang digunakan sebagai bahan pelumas, hidrofobik, dan anti-korosi dalam industri konstruksi
LithoponeSenyawa bubuk berwarna putih yang tidak larut dalam air, yang merupakan campuran dari barium sulfat dan seng sulfida, yang digunakan sebagai bahan pengisi dan pigmen dalam industri konstruksi
Magnesium CarbonateSenyawa bubuk berwarna putih yang larut dalam asam, yang digunakan sebagai bahan pengisi, pengatur pH, dan anti-kempa dalam industri konstruksi
Magnesium OxideSenyawa bubuk berwarna putih yang larut dalam asam, yang digunakan sebagai bahan pengikat, pengapian, dan isolasi dalam industri konstruksi
Magnesium StearateSenyawa berwarna putih atau kuning muda yang larut dalam minyak, yang digunakan sebagai bahan pelumas, hidrofobik, dan anti-korosi dalam industri konstruksi
Manganese DioxideSenyawa berwarna hitam atau coklat yang tidak larut dalam air, yang digunakan sebagai bahan pigmen, katalis, dan baterai dalam industri konstruksi
SMT – BC – MCSingkatan dari Sodium Metasilicate, Borax, dan Magnesium Chloride, yang merupakan campuran bahan kimia yang digunakan sebagai bahan pengikat, pengeras, dan anti-retak dalam industri konstruksi
Sodium SilicateSenyawa cair berwarna jernih yang larut dalam air, yang digunakan sebagai bahan pengikat, pengawet, dan anti-bocor dalam industri konstruksi
Sodium SulphateSenyawa kristal berwarna putih yang larut dalam air, yang digunakan sebagai bahan pengisi, pengatur pH, dan anti-kempa dalam industri konstruksi
Talc Powder LiaoningBubuk halus berwarna putih atau abu-abu yang tidak larut dalam air, yang merupakan hasil penggilingan dari mineral talk, yang digunakan sebagai bahan pengisi, pelumas, dan anti-lengket dalam industri konstruksi
Titanium DioxideSenyawa bubuk berwarna putih yang tidak larut dalam air, yang digunakan sebagai bahan pengisi, pigmen, dan pelindung UV dalam industri konstruksi
Zinc OxideSenyawa bubuk berwarna putih yang larut dalam asam, yang digunakan sebagai bahan pengisi, pigmen, dan anti-korosi dalam industri konstruksi
Zinc StearateSenyawa berwarna putih atau kuning muda yang larut dalam minyak, yang digunakan sebagai bahan pelumas, hidrofobik, dan anti-korosi dalam industri konstruksi

CONSTRUCTIONS

Industri ini melibatkan perancangan, pembangunan, dan pemeliharaan struktur, seperti rumah, jembatan, jalan, dan bendungan. Construction dapat dikategorikan berdasarkan jenis proyek, seperti residensial, komersial, industri, atau sipil.

Chemical for Construction

JENIS PRODUK

Bahan KimiaDeskripsi dan Penggunaan
Aluminium HydroxideSenyawa putih yang tidak larut dalam air, yang digunakan sebagai bahan pengisi, pengapian, dan pemadam api dalam industri konstruksi
Aluminium StearateSenyawa berwarna putih atau kuning muda yang larut dalam minyak, yang digunakan sebagai bahan pelumas, hidrofobik, dan anti-korosi dalam industri konstruksi
Aluminium SulphateSenyawa kristal berwarna putih yang larut dalam air, yang digunakan sebagai bahan koagulan, pengatur pH, dan pengawet kayu dalam industri konstruksi
Barium SulphateSenyawa bubuk berwarna putih yang tidak larut dalam air, yang digunakan sebagai bahan pengisi, pigmen, dan pelindung radiasi dalam industri konstruksi
BentonitTanah liat yang mengandung montmorillonit, yang memiliki sifat mengembang dan menyerap air, yang digunakan sebagai bahan perata, penstabil, dan pelapis dalam industri konstruksi
Calcium StearateSenyawa berwarna putih atau kuning muda yang larut dalam minyak, yang digunakan sebagai bahan pelumas, hidrofobik, dan anti-korosi dalam industri konstruksi
Calcium SulphateSenyawa kristal berwarna putih yang larut dalam air, yang digunakan sebagai bahan pengikat, pengeras, dan pengatur kelembaban dalam industri konstruksi
Filter AidBahan yang digunakan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas filtrasi, yang biasanya terbuat dari diatomit, silika, atau selulosa, yang digunakan dalam industri konstruksi untuk membersihkan air, udara, dan minyak
Hydrated LimeSenyawa bubuk berwarna putih yang larut dalam air, yang merupakan hasil hidrasi dari kapur, yang digunakan sebagai bahan pengikat, pengatur pH, dan pengawet kayu dalam industri konstruksi
Iron OxideSenyawa berwarna merah, coklat, atau hitam yang tidak larut dalam air, yang merupakan hasil oksidasi dari besi, yang digunakan sebagai bahan pigmen, magnet, dan katalis dalam industri konstruksi
Lead StearateSenyawa berwarna putih atau kuning muda yang larut dalam minyak, yang digunakan sebagai bahan pelumas, hidrofobik, dan anti-korosi dalam industri konstruksi
LithoponeSenyawa bubuk berwarna putih yang tidak larut dalam air, yang merupakan campuran dari barium sulfat dan seng sulfida, yang digunakan sebagai bahan pengisi dan pigmen dalam industri konstruksi
Magnesium CarbonateSenyawa bubuk berwarna putih yang larut dalam asam, yang digunakan sebagai bahan pengisi, pengatur pH, dan anti-kempa dalam industri konstruksi
Magnesium OxideSenyawa bubuk berwarna putih yang larut dalam asam, yang digunakan sebagai bahan pengikat, pengapian, dan isolasi dalam industri konstruksi
Magnesium StearateSenyawa berwarna putih atau kuning muda yang larut dalam minyak, yang digunakan sebagai bahan pelumas, hidrofobik, dan anti-korosi dalam industri konstruksi
Manganese DioxideSenyawa berwarna hitam atau coklat yang tidak larut dalam air, yang digunakan sebagai bahan pigmen, katalis, dan baterai dalam industri konstruksi
SMT – BC – MCSingkatan dari Sodium Metasilicate, Borax, dan Magnesium Chloride, yang merupakan campuran bahan kimia yang digunakan sebagai bahan pengikat, pengeras, dan anti-retak dalam industri konstruksi
Sodium SilicateSenyawa cair berwarna jernih yang larut dalam air, yang digunakan sebagai bahan pengikat, pengawet, dan anti-bocor dalam industri konstruksi
Sodium SulphateSenyawa kristal berwarna putih yang larut dalam air, yang digunakan sebagai bahan pengisi, pengatur pH, dan anti-kempa dalam industri konstruksi
Talc Powder LiaoningBubuk halus berwarna putih atau abu-abu yang tidak larut dalam air, yang merupakan hasil penggilingan dari mineral talk, yang digunakan sebagai bahan pengisi, pelumas, dan anti-lengket dalam industri konstruksi
Titanium DioxideSenyawa bubuk berwarna putih yang tidak larut dalam air, yang digunakan sebagai bahan pengisi, pigmen, dan pelindung UV dalam industri konstruksi
Zinc OxideSenyawa bubuk berwarna putih yang larut dalam asam, yang digunakan sebagai bahan pengisi, pigmen, dan anti-korosi dalam industri konstruksi
Zinc StearateSenyawa berwarna putih atau kuning muda yang larut dalam minyak, yang digunakan sebagai bahan pelumas, hidrofobik, dan anti-korosi dalam industri konstruksi

COSMETICS

Industri ini memproduksi dan menjual produk kecantikan yang digunakan untuk meningkatkan atau mengubah penampilan wajah, rambut, atau tubuh. Produk industri ini mencakup riasan, perawatan kulit, wewangian, perawatan rambut, dan produk kebersihan pribadi

Bahan Kimia untuk Kosmetik

JENIS PRODUK

Bahan KimiaDeskripsi dan Penggunaan
Acrylic AcidAsam organik yang digunakan sebagai bahan baku untuk membuat polimer akrilik, yang dapat digunakan sebagai agen pengental, pengikat, dan pembentuk film dalam kosmetik.
Aluminium HydroxideSenyawa anorganik berwarna putih yang digunakan sebagai bahan pengisi, penstabil, dan penyerap cahaya ultraviolet dalam kosmetik.
Aluminium StearateSenyawa organik berwarna putih yang terbentuk dari reaksi aluminium dan asam stearat. Digunakan sebagai agen pengental, pengemulsi, dan pengontrol viskositas dalam kosmetik.
Ammonium PersulphateSenyawa anorganik berwarna putih yang digunakan sebagai agen pemutih dan pengoksidasi dalam kosmetik, terutama untuk produk pewarna rambut.
Barium SulphateSenyawa anorganik berwarna putih yang digunakan sebagai bahan pengisi, pewarna, dan penyerap cahaya ultraviolet dalam kosmetik.
BentonitTanah liat alami yang terbentuk dari pelapukan abu vulkanik. Digunakan sebagai agen pengental, pengemulsi, dan penyerap minyak dalam kosmetik, terutama untuk produk perawatan kulit.
Benzoic AcidAsam organik yang terdapat secara alami dalam beberapa buah dan sayuran. Digunakan sebagai pengawet dan pengatur pH dalam kosmetik.
Boric AcidAsam anorganik yang terdapat secara alami dalam beberapa mineral dan tanaman. Digunakan sebagai pengawet, antiseptik, dan pengatur pH dalam kosmetik.
Calcium StearateSenyawa organik berwarna putih yang terbentuk dari reaksi kalsium dan asam stearat. Digunakan sebagai agen pengental, pengemulsi, dan pengontrol viskositas dalam kosmetik.
Calcium SulphateSenyawa anorganik berwarna putih yang terdapat secara alami dalam beberapa mineral dan batuan. Digunakan sebagai bahan pengisi, pengental, dan pengatur pH dalam kosmetik.
Citric AcidAsam organik yang terdapat secara alami dalam beberapa buah-buahan, terutama jeruk. Digunakan sebagai pengawet, antioksidan, dan pengatur pH dalam kosmetik.
Copper SulfateSenyawa anorganik berwarna biru yang terbentuk dari reaksi tembaga dan asam sulfat. Digunakan sebagai sumber tembaga dalam kosmetik, yang dapat berfungsi sebagai agen anti-inflamasi, antioksidan, dan antibakteri.
DEETSingkatan dari N,N-dietil-meta-toluamida, senyawa organik yang digunakan sebagai bahan aktif dalam produk anti-nyamuk.
Defoamer/Anti foamBahan kimia yang digunakan untuk mengurangi atau menghilangkan busa yang terbentuk dalam proses pembuatan atau penggunaan kosmetik.
DextrinePolisakarida yang terbentuk dari hidrolisis pati. Digunakan sebagai agen pengental, pengikat, dan pembentuk film dalam kosmetik.
DextroseMonosakarida yang terdapat secara alami dalam beberapa buah-buahan dan madu. Digunakan sebagai bahan pengisi, pelembab, dan pengawet dalam kosmetik.
DEG, TEG, PEG, MEGSingkatan dari dietilena glikol, trietilena glikol, polietilena glikol, dan monoetilena glikol, yang merupakan senyawa organik yang tergolong dalam kelompok alkohol polihidrat. Digunakan sebagai pelarut, pelembab, pengemulsi, dan pengental dalam kosmetik.
Disodium PhospateSenyawa anorganik berwarna putih yang terbentuk dari reaksi natrium dan asam fosfat. Digunakan sebagai penyangga, pengatur pH, dan pengawet dalam kosmetik.
EDTASingkatan dari etilendiamintetraasetat, senyawa organik yang dapat membentuk kompleks dengan ion logam. Digunakan sebagai agen pengompleks dan penstabil dalam kosmetik, yang dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas produk.
GlycerineSenyawa organik yang tergolong dalam kelompok alkohol polihidrat. Digunakan sebagai pelembab, pelarut, pengemulsi, dan pengawet dalam kosmetik.
Hydrazine HydateSenyawa anorganik yang terbentuk dari reaksi hidrazin dan air. Digunakan sebagai agen pengurang dan pengoksidasi dalam kosmetik, terutama untuk produk pewarna rambut.
Hydrogen Peroxide 50%Larutan yang mengandung 50% hidrogen peroksida, senyawa anorganik yang terbentuk dari reaksi hidrogen dan oksigen. Digunakan sebagai agen pemutih, pengoksidasi, dan antiseptik dalam kosmetik, terutama untuk produk perawatan gigi dan rambut.
IPA (Iso Propyl Alcohol)Senyawa organik yang tergolong dalam kelompok alkohol. Digunakan sebagai pelarut, antiseptik, dan pengawet dalam kosmetik.
Lauric AcidAsam organik yang terdapat secara alami dalam beberapa minyak nabati, terutama kelapa. Digunakan sebagai bahan baku untuk membuat sabun, deterjen, dan produk perawatan kulit dan rambut.
Magnesium StearateSenyawa organik berwarna putih yang terbentuk dari reaksi magnesium dan asam stearat. Digunakan sebagai agen pengental, pengemulsi, dan pengontrol viskositas dalam kosmetik.
Manganese GreensandPasir hijau yang mengandung mangan, besi, dan silika. Digunakan sebagai bahan pengisi, pewarna, dan penyerap minyak dalam kosmetik.
MAP Methylene BlueSenyawa organik berwarna biru yang terbentuk dari reaksi metilen dan asam fosfat. Digunakan sebagai pewarna, antiseptik, dan antioksidan dalam kosmetik.
MEA, DMEASingkatan dari monoetanolamin dan dietanolamin, yang merupakan senyawa organik yang tergolong dalam kelompok amina. Digunakan sebagai pengemulsi, pengatur pH, dan pengawet dalam kosmetik.
Methyl ParabenSenyawa organik yang terbentuk dari reaksi metil dan asam paraben. Digunakan sebagai pengawet dan antijamur dalam kosmetik.
Parafin WaxLilin yang terbuat dari campuran hidrokarbon yang berasal dari minyak bumi. Digunakan sebagai agen pengental, pengikat, dan pelembab dalam kosmetik.
Paraformal Dehyde 92%Larutan yang mengandung 92% paraformaldehida, polimer yang terbentuk dari formaldehida. Digunakan sebagai pengawet dan antiseptik dalam kosmetik.
Potasium FeldsparMineral alami yang terdiri dari potasium, aluminium, silika, dan oksigen. Digunakan sebagai bahan pengisi, pewarna, dan penyerap cahaya ultraviolet dalam kosmetik.
Propyl ParabenSenyawa organik yang terbentuk dari reaksi propil dan asam paraben. Digunakan sebagai pengawet dan antijamur dalam kosmetik.
Stearic AcidAsam organik yang terdapat secara alami dalam beberapa minyak hewani dan nabati. Digunakan sebagai agen pengental, pengemulsi, dan pengontrol viskositas dalam kosmetik.
Talc Powder LiaoningSerbuk halus yang terbuat dari mineral talc, yang terdiri dari magnesium, silika, dan oksigen. Digunakan sebagai bahan pengisi, penyerap minyak, dan pewarna dalam kosmetik, terutama untuk produk bedak dan kosmetik wajah.
Titanium DioxideSenyawa anorganik berwarna putih yang terdiri dari titanium dan oksigen. Digunakan sebagai bahan pengisi, pewarna, dan penyerap cahaya ultraviolet dalam kosmetik, terutama untuk produk tabir surya dan kosmetik wajah.
White OilMinyak mineral yang diolah secara khusus untuk menghilangkan warna, bau, dan kotoran. Digunakan sebagai pelembab, pelarut, dan pengawet dalam kosmetik.
Zinc OxideSenyawa anorganik berwarna putih yang terdiri dari seng dan oksigen. Digunakan sebagai bahan pengisi, pewarna, dan penyerap cahaya ultraviolet dalam kosmetik, terutama untuk produk tabir surya dan kosmetik wajah.
Zinc StearateSenyawa organik berwarna putih yang terbentuk dari reaksi seng dan asam stearat. Digunakan sebagai agen pengental, pengemulsi, dan pengontrol viskositas dalam kosmetik.

COSMETICS

Industri ini memproduksi dan menjual produk kecantikan yang digunakan untuk meningkatkan atau mengubah penampilan wajah, rambut, atau tubuh. Produk industri ini mencakup riasan, perawatan kulit, wewangian, perawatan rambut, dan produk kebersihan pribadi

Bahan Kimia untuk Kosmetik

JENIS PRODUK

Acrylic Acid
Aluminium Hydroxide
Aluminium Stearate
Ammonium Persulphate
Barium Sulphate
Bentonit
Benzoic Acid
Boric Acid
Calcium Stearate
Calcium Sulphate
Citric Acid
Copper Sulfate
DEET
Defoamer/Anti foam
Dextrine
Dextrose
DEG, TEG, PEG, MEG
Disodium Phospate
EDTA
Glycerine
Hydrazine Hydate
Hydrogen Peroxide 50%
IPA (Iso Propyl Alcohol)
Lauric Acid
Magnesium Stearate
Manganese Greensand
MAP Methylene Blue
MEA, DMEA
Methyl Paraben
Parafin Wax
Paraformal Dehyde 92%
Potasium Feldspar
Propyl Paraben
Stearic Acid
Talc Powder Liaoning
Titanium Dioxide
White Oil
Zinc Oxide
Zinc Stearate

ELECTROPLATING

Industri ini menggunakan arus listrik untuk mengendapkan lapisan tipis logam atau paduan pada permukaan logam lain. Electroplating dapat meningkatkan ketahanan korosi, ketahanan aus, konduktivitas, atau penampilan dari objek yang dilapisi.

bahan kimia untuk electroplating

JENIS PRODUK

Bahan KimiaDeskripsi dan Penggunaan
Barium CarbonateSenyawa anorganik berwarna putih yang digunakan untuk menetralkan asam dalam larutan elektroplating dan mengendalikan pH.
Calcium FluorideSenyawa anorganik berwarna putih yang digunakan sebagai sumber fluorida dalam elektroplating. Fluorida dapat meningkatkan kecerahan dan kehalusan lapisan logam.
Chrome Oxide GreenPigmen hijau yang terbuat dari kromium oksida. Digunakan sebagai pewarna dan pengisi dalam elektroplating.
Chromic AcidAsam kuat yang terbentuk dari kromium trioksida dan air. Digunakan sebagai elektrolit dalam elektroplating kromium, yang memberikan lapisan logam yang keras, tahan aus, dan tahan korosi.
Copper OxideSenyawa anorganik berwarna hitam atau coklat yang terbentuk dari oksidasi tembaga. Digunakan sebagai sumber tembaga dalam elektroplating tembaga, yang memberikan lapisan logam yang berfungsi sebagai dasar untuk lapisan logam lainnya.
Copper SulfateSenyawa anorganik berwarna biru yang terbentuk dari reaksi tembaga dan asam sulfat. Digunakan sebagai elektrolit dalam elektroplating tembaga, yang memberikan lapisan logam yang berfungsi sebagai dasar untuk lapisan logam lainnya.
EDTASingkatan dari etilendiamintetraasetat, senyawa organik yang dapat membentuk kompleks dengan ion logam. Digunakan sebagai agen pengompleks dan penstabil dalam elektroplating, yang dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas lapisan logam.
Ferric ChlorideSenyawa anorganik berwarna coklat yang terbentuk dari reaksi besi dan asam klorida. Digunakan sebagai elektrolit dalam elektroplating besi, yang memberikan lapisan logam yang tahan karat dan tahan aus.
Ferrous SulfateSenyawa anorganik berwarna hijau yang terbentuk dari reaksi besi dan asam sulfat. Digunakan sebagai sumber besi dalam elektroplating besi, yang memberikan lapisan logam yang tahan karat dan tahan aus.
Hydrochloric Acid/HClAsam kuat yang terbentuk dari reaksi hidrogen dan klorin. Digunakan sebagai agen pembersih dan pengaktif dalam elektroplating, yang dapat menghilangkan kotoran, karat, dan oksida dari permukaan logam sebelum dilapisi.
Hydrofluoric Acid/HFAsam kuat yang terbentuk dari reaksi hidrogen dan fluor. Digunakan sebagai agen pengikis dan pengaktif dalam elektroplating, yang dapat mengubah permukaan logam menjadi lebih kasar dan meningkatkan ikatan dengan lapisan logam.
Lead NitrateSenyawa anorganik berwarna putih yang terbentuk dari reaksi timbal dan asam nitrat. Digunakan sebagai sumber timbal dalam elektroplating timbal, yang memberikan lapisan logam yang tahan korosi dan radiasi.
Lead StearateSenyawa organik berwarna putih yang terbentuk dari reaksi timbal dan asam stearat. Digunakan sebagai aditif dalam elektroplating, yang dapat meningkatkan kecerahan dan kehalusan lapisan logam.
Magnesium ChlorideSenyawa anorganik berwarna putih yang terbentuk dari reaksi magnesium dan asam klorida. Digunakan sebagai sumber magnesium dalam elektroplating magnesium, yang memberikan lapisan logam yang ringan dan tahan korosi.
Manganese SulphateSenyawa anorganik berwarna merah muda yang terbentuk dari reaksi mangan dan asam sulfat. Digunakan sebagai sumber mangan dalam elektroplating mangan, yang memberikan lapisan logam yang keras dan tahan aus.
Monosodium PhospateSenyawa anorganik berwarna putih yang terbentuk dari reaksi natrium dan asam fosfat. Digunakan sebagai penyangga dan pengatur pH dalam elektroplating, yang dapat menjaga keseimbangan ion logam dalam larutan.
Nitric AcidAsam kuat yang terbentuk dari reaksi nitrogen dan oksigen. Digunakan sebagai agen pembersih dan pengaktif dalam elektroplating, yang dapat menghilangkan kotoran, lemak, dan oksida dari permukaan logam sebelum dilapisi.
Sodium DichromateSenyawa anorganik berwarna oranye yang terbentuk dari reaksi natrium dan kromium trioksida. Digunakan sebagai sumber kromium dalam elektroplating kromium, yang memberikan lapisan logam yang keras, tahan aus, dan tahan korosi.
Sodium StannateSenyawa anorganik berwarna putih yang terbentuk dari reaksi natrium dan timah oksida. Digunakan sebagai sumber timah dalam elektroplating timah, yang memberikan lapisan logam yang tahan korosi dan bersifat anti-bakteri.
Sulphuric AcidAsam kuat yang terbentuk dari reaksi sulfur dan oksigen. Digunakan sebagai elektrolit dalam elektroplating logam seperti besi, nikel, seng, dan tembaga, yang memberikan lapisan logam yang tahan korosi dan tahan aus.
Zinc ChlorideSenyawa anorganik berwarna putih yang terbentuk dari reaksi seng dan asam klorida. Digunakan sebagai sumber seng dalam elektroplating seng, yang memberikan lapisan logam yang tahan korosi dan tahan aus.
Zinc SulfateSenyawa anorganik berwarna putih yang terbentuk dari reaksi seng dan asam sulfat. Digunakan sebagai elektrolit dalam elektroplating seng, yang memberikan lapisan logam yang tahan korosi dan tahan aus.

ELECTROPLATING

Industri ini menggunakan arus listrik untuk mengendapkan lapisan tipis logam atau paduan pada permukaan logam lain. Electroplating dapat meningkatkan ketahanan korosi, ketahanan aus, konduktivitas, atau penampilan dari objek yang dilapisi.

bahan kimia untuk electroplating

JENIS PRODUK

Barium Carbonate
Calcium Fluoride
Chrome Oxide Green
Chromic Acid
Copper Oxide
Copper Sulfate
EDTA
Ferric Chloride
Ferrous Sulfate
Hydrochloric Acid/HCl
Hydrofluoric Acid/HF
Lead Nitrate
Lead Stearate
Magnesium Chloride
Manganese Sulphate
Monosodium Phospate
Nitric Acid
Sodium Dichromate
Sodium Stannate
Sulphuric Acid
Zinc Chloride
Zinc Sulfate

FOOD

 Industri ini mengolah dan mendistribusikan produk makanan yang berasal dari tumbuhan atau hewan. Industri Food dapat diklasifikasikan berdasarkan sumber, seperti tanaman, ternak, makanan laut, atau jamur, atau berdasarkan metode pengolahan, seperti memanggang, menggoreng, mengalengkan, atau membekukan.

Bahan Kimia untuk Makanan

JENIS PRODUK

Bahan KimiaDeskripsi dan Penggunaan
Adipic AcidAsam adipat adalah asam organik yang berbentuk kristal putih dan tidak berbau. Asam adipat digunakan sebagai bahan pembuat polimer, seperti nilon dan plastik. Dalam produk makanan, asam adipat digunakan sebagai pengatur keasaman, pengawet, dan penambah rasa asam pada minuman ringan, permen, dan produk susu.
Ammonium BicarbonateAmmonium bikarbonat adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dan berbau amonia. Ammonium bikarbonat digunakan sebagai bahan pengembang kue, roti, dan biskuit. Ammonium bikarbonat juga digunakan sebagai bahan pembuat pewarna, pupuk, dan obat.
Ammonium ChlorideAmmonium klorida adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dan berasa asin. Ammonium klorida digunakan sebagai bahan pembuat baterai, pupuk, dan obat batuk. Dalam produk makanan, ammonium klorida digunakan sebagai pengatur keasaman, pengawet, dan penambah rasa asin pada permen, cokelat, dan keripik.
Benzoic AcidAsam benzoat adalah asam organik yang berbentuk kristal putih dan berbau harum. Asam benzoat digunakan sebagai bahan pembuat resin, plastik, dan parfum. Dalam produk makanan, asam benzoat digunakan sebagai pengawet, pengatur keasaman, dan penambah rasa pada minuman ringan, saus, selai, dan keju.
Calcium ChlorideKalsium klorida adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dan berasa sangat asin. Kalsium klorida digunakan sebagai bahan pembuat salju buatan, pengering, dan pengeras beton. Dalam produk makanan, kalsium klorida digunakan sebagai pengatur keasaman, pengawet, dan penambah tekstur pada keju, tahu, dan buah kalengan.
Calcium StearateKalsium stearat adalah senyawa organik yang berbentuk bubuk putih dan berminyak. Kalsium stearat digunakan sebagai bahan pembuat lilin, sabun, dan kosmetik. Dalam produk makanan, kalsium stearat digunakan sebagai anti lengket, pengental, dan penstabil pada permen, cokelat, dan margarin.
Calcium SulphateKalsium sulfat adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dan tidak berbau. Kalsium sulfat digunakan sebagai bahan pembuat gipsum, semen, dan pupuk. Dalam produk makanan, kalsium sulfat digunakan sebagai bahan pengembang, pengental, dan penambah kalsium pada roti, tahu, dan sereal.
Citric AcidAsam sitrat adalah asam organik yang berbentuk kristal putih dan berasa asam. Asam sitrat digunakan sebagai bahan pembuat deterjen, obat, dan pewarna. Dalam produk makanan, asam sitrat digunakan sebagai pengatur keasaman, pengawet, dan penambah rasa asam pada minuman ringan, selai, dan permen.
Defoamer/Anti foamDefoamer atau anti busa adalah zat yang digunakan untuk mengurangi atau menghilangkan busa yang terbentuk pada permukaan cairan. Defoamer atau anti busa digunakan sebagai bahan pembuat cat, minyak, dan kertas. Dalam produk makanan, defoamer atau anti busa digunakan untuk mencegah pembentukan busa pada minuman, sup, dan saus.
DextrineDextrin adalah polisakarida yang berbentuk bubuk putih atau kuning dan berasa manis. Dextrin digunakan sebagai bahan pembuat lem, kertas, dan tekstil. Dalam produk makanan, dextrin digunakan sebagai pengental, pengikat, dan penambah rasa manis pada permen, cokelat, dan roti.
DextroseDextrose adalah gula sederhana yang berbentuk kristal putih dan berasa manis. Dextrose digunakan sebagai bahan pembuat alkohol, obat, dan kosmetik. Dalam produk makanan, dextrose digunakan sebagai pemanis, pengawet, dan penambah energi pada minuman, permen, dan buah kering.
Disodium PhospateDisodium fosfat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dan tidak berbau. Disodium fosfat digunakan sebagai bahan pembuat deterjen, pupuk, dan obat. Dalam produk makanan, disodium fosfat digunakan sebagai pengatur keasaman, pengawet, dan penambah tekstur pada keju, susu, dan daging.
EDTAEDTA adalah senyawa organik yang berbentuk bubuk putih dan tidak berbau. EDTA digunakan sebagai bahan pembuat sabun, cat, dan obat. Dalam produk makanan, EDTA digunakan sebagai pengawet, pengikat logam, dan peningkat rasa pada minuman, saus, dan mayones.
GlycerineGliserin adalah senyawa organik yang berbentuk cairan kental, bening, dan berasa manis. Gliserin digunakan sebagai bahan pembuat sabun, kosmetik, dan obat. Dalam produk makanan, gliserin digunakan sebagai pelembab, pengental, dan penambah rasa manis pada permen, cokelat, dan sirup.
Magnesium StearateMagnesium stearat adalah senyawa organik yang berbentuk bubuk putih dan berminyak. Magnesium stearat digunakan sebagai bahan pembuat lilin, plastik, dan kosmetik. Dalam produk makanan, magnesium stearat digunakan sebagai anti lengket, pengental, dan penstabil pada permen, cokelat, dan suplemen.
Magnesium SulphateMagnesium sulfat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dan berasa pahit. Magnesium sulfat digunakan sebagai bahan pembuat pupuk, obat, dan garam mandi. Dalam produk makanan, magnesium sulfat digunakan sebagai pengatur keasaman, pengawet, dan penambah magnesium pada minuman, keju, dan daging.
Methyl ParabenMetil paraben adalah senyawa organik yang berbentuk kristal putih dan tidak berbau. Metil paraben digunakan sebagai bahan pembuat kosmetik, obat, dan cat. Dalam produk makanan, metil paraben digunakan sebagai pengawet, anti jamur, dan anti bakteri pada minuman, selai, dan keju.
Phosphoric AcidAsam fosfat adalah asam anorganik yang berbentuk cairan bening dan berasa asam. Asam fosfat digunakan sebagai bahan pembuat pupuk, deterjen, dan obat. Dalam produk makanan, asam fosfat digunakan sebagai pengatur keasaman, pengawet, dan penambah rasa asam pada minuman ringan, saus, dan keju.
Potassium CarbonateKalium karbonat adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dan berasa basa. Kalium karbonat digunakan sebagai bahan pembuat kaca, sabun, dan pupuk. Dalam produk makanan, kalium karbonat digunakan sebagai pengatur keasaman, pengawet, dan penambah tekstur pada mie, cokelat, dan kue.
Potassium ChlorideKalium klorida adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dan berasa asin. Kalium klorida digunakan sebagai bahan pembuat pupuk, obat, dan garam rendah natrium. Dalam produk makanan, kalium klorida digunakan sebagai pengatur keasaman, pengawet, dan penambah rasa asin pada minuman, keju, dan daging.
Potassium CitrateKalium sitrat adalah senyawa organik yang berbentuk kristal putih dan berasa asam. Kalium sitrat digunakan sebagai bahan pembuat deterjen, obat, dan pewarna. Dalam produk makanan, kalium sitrat digunakan sebagai pengatur keasaman, pengawet, dan penambah rasa asam pada minuman, selai, dan permen.
Potasium NitrateKalium nitrat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dan berasa asin. Kalium nitrat digunakan sebagai bahan pembuat kembang api, pupuk, dan obat. Dalam produk makanan, kalium nitrat digunakan sebagai pengawet, pengatur warna, dan penambah rasa pada daging asap, sosis, dan keju.
Potassium HydroxideKalium hidroksida adalah senyawa anorganik yang berbentuk padatan putih dan berasa basa. Kalium hidroksida digunakan sebagai bahan pembuat sabun, kertas, dan baterai. Dalam produk makanan, kalium hidroksida digunakan sebagai pengatur keasaman, pengawet, dan penambah tekstur pada mie, cokelat, dan kue.
Potassium Phosphate (MKP)Kalium fosfat adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dan tidak berbau. Kalium fosfat digunakan sebagai bahan pembuat pupuk, deterjen, dan obat. Dalam produk makanan, kalium fosfat digunakan sebagai pengatur keasaman, pengawet, dan penambah fosfor pada minuman, susu, dan daging.
Potassium SulphateKalium sulfat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dan berasa asin. Kalium sulfat digunakan sebagai bahan pembuat pupuk, kaca, dan obat. Dalam produk makanan, kalium sulfat digunakan sebagai pengatur keasaman, pengawet, dan penambah kalium pada minuman, keju, dan daging.
Propyl ParabenPropil paraben adalah senyawa organik yang berbentuk kristal putih dan tidak berbau. Propil paraben digunakan sebagai bahan pembuat kosmetik, obat, dan cat. Dalam produk makanan, propil paraben digunakan sebagai pengawet, anti jamur, dan anti bakteri pada minuman, selai, dan keju.
Soda Ash / Sodium CarbonateSoda abu atau natrium karbonat adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dan berasa basa. Soda abu atau natrium karbonat digunakan sebagai bahan pembuat kaca, sabun, dan deterjen. Dalam produk makanan, soda abu atau natrium karbonat digunakan sebagai pengatur keasaman, pengawet, dan penambah tekstur pada mie, cokelat, dan kue.
Sodium AcetateNatrium asetat adalah senyawa organik yang berbentuk kristal putih dan berasa asin. Natrium asetat digunakan sebagai bahan pembuat plastik, obat, dan pewarna. Dalam produk makanan, natrium asetat digunakan sebagai pengatur keasaman, pengawet, dan penambah rasa pada minuman, saus, dan keripik.
Sodium Acid PyrophosphateNatrium asam pirofosfat adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dan tidak berbau. Natrium asam pirofosfat digunakan sebagai bahan pembuat deterjen, pupuk, dan obat. Dalam produk makanan, natrium asam pirofosfat digunakan sebagai bahan pengembang, pengawet, dan pengatur warna pada roti, kue, dan kentang.
Sodium BicarbonateNatrium bikarbonat adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dan berasa asin. Natrium bikarbonat digunakan sebagai bahan pembuat kue, obat, dan pembersih. Dalam produk makanan, natrium bikarbonat digunakan sebagai bahan pengembang, pengatur keasaman, dan penambah rasa pada roti, kue, dan minuman.
Sodium BenzoatNatrium benzoat adalah senyawa organik yang berbentuk bubuk putih dan tidak berbau. Natrium benzoat digunakan sebagai bahan pembuat resin, plastik, dan parfum. Dalam produk makanan, natrium benzoat digunakan sebagai pengawet, pengatur keasaman, dan penambah rasa pada minuman ringan, saus, dan selai.
Sodium Benzoate PowderNatrium benzoat bubuk adalah bentuk bubuk dari natrium benzoat. Natrium benzoat bubuk digunakan untuk tujuan yang sama dengan natrium benzoat, tetapi lebih mudah larut dalam air.
Sodium ChlorideNatrium klorida adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dan berasa asin. Natrium klorida digunakan sebagai bahan pembuat garam, pupuk, dan obat. Dalam produk makanan, natrium klorida digunakan sebagai pengawet, pengatur keasaman, dan penambah rasa pada hampir semua jenis makanan.
Sodium CitrateNatrium sitrat adalah senyawa organik yang berbentuk kristal putih dan berasa asam. Natrium sitrat digunakan sebagai bahan pembuat deterjen, obat, dan pewarna. Dalam produk makanan, natrium sitrat digunakan sebagai pengatur keasaman, pengawet, dan penambah rasa asam pada minuman ringan, selai, dan permen.
Sodium GluconateNatrium glukonat adalah senyawa organik yang berbentuk bubuk putih dan berasa manis. Natrium glukonat digunakan sebagai bahan pembuat plastik, obat, dan kosmetik. Dalam produk makanan, natrium glukonat digunakan sebagai pengatur keasaman, pengawet, dan penambah rasa manis pada minuman, permen, dan susu.
Sodium MetabisulfiteNatrium metabisulfit adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dan berbau belerang. Natrium metabisulfit digunakan sebagai bahan pembuat kertas, obat, dan pewarna. Dalam produk makanan, natrium metabisulfit digunakan sebagai pengawet, anti oksidan, dan pengatur warna pada minuman, buah, dan daging.
Sodium NitrateNatrium nitrat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dan berasa asin. Natrium nitrat digunakan sebagai bahan pembuat pupuk, kembang api, dan obat. Dalam produk makanan, natrium nitrat digunakan sebagai pengawet, pengatur warna, dan penambah rasa pada daging asap, sosis, dan keju.
Sodium NitriteNatrium nitrit adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dan berasa asin. Natrium nitrit digunakan sebagai bahan pembuat pupuk, obat, dan pewarna. Dalam produk makanan, natrium nitrit digunakan sebagai pengawet, pengatur warna, dan penambah rasa pada daging asap, sosis, dan keju.
Stearic AcidAsam stearat adalah asam organik yang berbentuk padatan putih dan berminyak. Asam stearat digunakan sebagai bahan pembuat lilin, sabun, dan kosmetik. Dalam produk makanan, asam stearat digunakan sebagai anti lengket, pengental, dan penstabil pada permen, cokelat, dan margarin.
STPPSTPP adalah singkatan dari sodium tripolifosfat, senyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dan tidak berbau. STPP digunakan sebagai bahan pembuat deterjen, kertas, dan keramik. Dalam produk makanan, STPP digunakan sebagai pengawet, pengatur tekstur, dan penambah fosfor pada minuman, susu, dan daging.
Tartaric AcidAsam tartarat adalah asam organik yang berbentuk kristal putih dan berasa asam. Asam tartarat digunakan sebagai bahan pembuat obat, pewarna, dan garam. Dalam produk makanan, asam tartarat digunakan sebagai pengatur keasaman, pengawet, dan penambah rasa asam pada minuman, selai, dan permen.
Tetra Sodium PyrophosphateNatrium pirofosfat tetra adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dan tidak berbau. Natrium pirofosfat tetra digunakan sebagai bahan pembuat deterjen, pupuk, dan obat. Dalam produk makanan, natrium pirofosfat tetra digunakan sebagai bahan pengembang, pengawet, dan pengatur warna pada roti, kue, dan kentang.
Titanium DioxideTitanium dioksida adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dan tidak berbau. Titanium dioksida digunakan sebagai bahan pembuat cat, kertas, dan kosmetik. Dalam produk makanan, titanium dioksida digunakan sebagai pewarna, pengental, dan penambah kilau pada permen, cokelat, dan susu.
Trisodium Phosphate (TSP)Natrium fosfat tri adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dan berasa basa. Natrium fosfat tri digunakan sebagai bahan pembuat deterjen, pupuk, dan obat. Dalam produk makanan, natrium fosfat tri digunakan sebagai pengatur keasaman, pengawet, dan penambah fosfor pada minuman, susu, dan daging.
White OilMinyak putih adalah minyak mineral yang berbentuk cairan bening dan tidak berbau. Minyak putih digunakan sebagai bahan pembuat lilin, obat, dan pelumas. Dalam produk makanan, minyak putih digunakan sebagai pelembab, pengental, dan penambah rasa pada permen, cokelat, dan sirup.
Xanthan GumXanthan gum adalah polisakarida yang berbentuk bubuk putih dan tidak berbau. Xanthan gum digunakan sebagai bahan pembuat kosmetik, obat, dan tekstil. Dalam produk makanan, xanthan gum digunakan sebagai pengental, pengikat, dan penstabil pada minuman, saus, dan sup.

FOOD

 Industri ini mengolah dan mendistribusikan produk makanan yang berasal dari tumbuhan atau hewan. Industri Food dapat diklasifikasikan berdasarkan sumber, seperti tanaman, ternak, makanan laut, atau jamur, atau berdasarkan metode pengolahan, seperti memanggang, menggoreng, mengalengkan, atau membekukan.

Bahan Kimia untuk Makanan

JENIS PRODUK

Adipic Acid
Ammonium Bicarbonate
Ammonium Chloride
Benzoic Acid
Calcium Chloride
Calcium Stearate
Calcium Sulphate
Citric Acid
Defoamer/Anti foam
Dextrine
Dextrose
Disodium Phospate
EDTA
Glycerine
Magnesium Stearate
Magnesium Sulphate
Methyl Paraben
Phosphoric Acid
Potassium Carbonate
Potassium Chloride
Potassium Citrate
Potasium Nitrate
Potassium Hydroxide
Potassium Phosphate (MKP)
Potassium Sulphate
Propyl Paraben
Soda Ash / Sodium Carbonate
Sodium Acetate
Sodium Acid Pyrophosphate
Sodium Bicarbonate
Sodium Benzoat
Sodium Benzoate Powder
Sodium Chloride
Sodium Citrate
Sodium Gluconate
Sodium Metabisulfite
Sodium Nitrate
Sodium Nitrite
Stearic Acid
STPP
Tartaric Acid
Tartaric Acid
Tetra Sodium Pyrophosphate
Titanium Dioxide
Trisodium Phosphate (TSP)
White Oil
Xanthan Gum

HOME CARE

 Industri Home Care juga meliputi produksi dan penjualan produk-produk yang digunakan untuk membersihkan, merawat, dan mempercantik rumah, seperti deterjen, sabun, pewangi, dan lain-lain

Bahan Kimia untuk Homecare

JENIS PRODUK

Bahan KimiaDeskripsi dan Penggunaan
BoraxBorax adalah senyawa boron yang berbentuk bubuk putih kristal. Borax dapat digunakan sebagai bahan pembersih, pengawet, antiseptik, dan bahan pembuat slime.
Citric AcidCitric Acid adalah asam organik yang banyak ditemukan dalam buah-buahan seperti lemon dan jeruk. Citric Acid dapat digunakan sebagai bahan pengawet, penambah rasa, pengatur pH, dan bahan pembuat sabun
EDTAEDTA adalah senyawa organik yang berfungsi sebagai agen pengkelat, yaitu mengikat ion logam. EDTA dapat digunakan sebagai bahan pengawet, stabilizer, antioksidan, dan bahan pembuat deterjen
Ethyl AcetateEthyl Acetate adalah senyawa organik yang berbentuk cairan bening dan mudah menguap. Ethyl Acetate dapat digunakan sebagai pelarut, bahan pewangi, bahan pembuat cat, dan bahan pembuat kopi
FormalinFormalin adalah larutan air dari formaldehida, yaitu gas beracun yang berbau tajam. Formalin dapat digunakan sebagai bahan pengawet, desinfektan, bahan pembuat plastik, dan bahan pembuat obat
Formic AcidFormic Acid adalah asam organik yang berbentuk cairan bening dan berbau tajam. Formic Acid dapat digunakan sebagai bahan pengawet, pengatur pH, bahan pembuat karet, dan bahan pembuat pewarna .
GlycerineGlycerine adalah senyawa organik yang berbentuk cairan kental dan tidak berwarna. Glycerine dapat digunakan sebagai bahan pelembab, pelarut, bahan pembuat sabun, dan bahan pembuat kosmetik .
Hydrochloric Acid/HClHydrochloric Acid adalah asam anorganik yang berbentuk cairan bening dan sangat korosif. Hydrochloric Acid dapat digunakan sebagai bahan pembersih, pengatur pH, bahan pembuat klorin, dan bahan pembuat pupuk .
Hydrogen Peroxide 50%Hydrogen Peroxide 50% adalah larutan air dari hidrogen peroksida, yaitu senyawa oksigen yang berbentuk cairan bening dan mudah terurai. Hydrogen Peroxide 50% dapat digunakan sebagai bahan pemutih, desinfektan, bahan pembuat oksigen, dan bahan pembuat roket .
IPA (Iso Propyl Alcohol)IPA adalah senyawa organik yang berbentuk cairan bening dan mudah menguap. IPA dapat digunakan sebagai pelarut, antiseptik, bahan pembuat alkohol, dan bahan pembuat tinta .
Methylene ChlorideMethylene Chloride adalah senyawa organik yang berbentuk cairan bening dan mudah menguap. Methylene Chloride dapat digunakan sebagai pelarut, bahan pembuat plastik, bahan pembuat kafein, dan bahan pembuat aerosol .
Nonyl Phenol (NP 6-9-10)Nonyl Phenol adalah senyawa organik yang berbentuk cairan kental dan berwarna kuning. Nonyl Phenol dapat digunakan sebagai bahan pembuat surfaktan, bahan pembuat resin, bahan pembuat pestisida, dan bahan pembuat cat .
Silicagel Blue/WhiteSilicagel adalah senyawa silika yang berbentuk butiran padat dan berpori. Silicagel dapat digunakan sebagai bahan pengering, bahan penyerap, bahan kromatografi, dan bahan indikator .
Sodium BicarbonateSodium Bicarbonate adalah senyawa natrium yang berbentuk bubuk putih dan bersifat basa. Sodium Bicarbonate dapat digunakan sebagai bahan pengembang, bahan penambah rasa, bahan pengatur pH, dan bahan pembersih .
Sodium ChlorideSodium Chloride adalah senyawa natrium yang berbentuk kristal putih dan bersifat netral. Sodium Chloride dapat digunakan sebagai bahan penyedap, bahan pengawet, bahan elektrolit, dan bahan pembuat klorin .
Sodium HypochlorideSodium Hypochloride adalah senyawa natrium yang berbentuk cairan bening dan bersifat oksidatif. Sodium Hypochloride dapat digunakan sebagai bahan pemutih, bahan desinfektan, bahan pengatur pH, dan bahan pembuat klorin .
Sodium PercarbonateSodium Percarbonate adalah senyawa natrium yang berbentuk bubuk putih dan bersifat oksidatif. Sodium Percarbonate dapat digunakan sebagai bahan pemutih, bahan pembersih, bahan antiseptik, dan bahan pengatur pH .
Tri Chloro Ethylene (TCE) dan PCETri Chloro Ethylene (TCE) dan PCE adalah senyawa organik yang berbentuk cairan bening dan mudah menguap. TCE dan PCE dapat digunakan sebagai pelarut, bahan pembuat plastik, bahan pembuat kulkas, dan bahan pembuat pembersih kering .
PCEPCE adalah singkatan dari Perchloroethylene, yaitu senyawa organik yang berbentuk cairan bening dan mudah menguap. PCE dapat digunakan sebagai pelarut, bahan pembuat plastik, bahan pembuat kulkas, dan bahan pembuat pembersih kering .
White SpiritWhite Spirit adalah senyawa organik yang berbentuk cairan bening dan mudah menguap. White Spirit dapat digunakan sebagai pelarut, bahan pembuat cat, bahan pembuat tiner, dan bahan pembuat lilin .

HOME CARE

 Industri Home Care juga meliputi produksi dan penjualan produk-produk yang digunakan untuk membersihkan, merawat, dan mempercantik rumah, seperti deterjen, sabun, pewangi, dan lain-lain

Bahan Kimia untuk Makanan

JENIS PRODUK

Bahan KimiaDeskripsi dan Penggunaan
BoraxBorax adalah senyawa boron yang berbentuk bubuk putih kristal. Borax dapat digunakan sebagai bahan pembersih, pengawet, antiseptik, dan bahan pembuat slime.
Citric AcidCitric Acid adalah asam organik yang banyak ditemukan dalam buah-buahan seperti lemon dan jeruk. Citric Acid dapat digunakan sebagai bahan pengawet, penambah rasa, pengatur pH, dan bahan pembuat sabun
EDTAEDTA adalah senyawa organik yang berfungsi sebagai agen pengkelat, yaitu mengikat ion logam. EDTA dapat digunakan sebagai bahan pengawet, stabilizer, antioksidan, dan bahan pembuat deterjen
Ethyl AcetateEthyl Acetate adalah senyawa organik yang berbentuk cairan bening dan mudah menguap. Ethyl Acetate dapat digunakan sebagai pelarut, bahan pewangi, bahan pembuat cat, dan bahan pembuat kopi
FormalinFormalin adalah larutan air dari formaldehida, yaitu gas beracun yang berbau tajam. Formalin dapat digunakan sebagai bahan pengawet, desinfektan, bahan pembuat plastik, dan bahan pembuat obat
Formic AcidFormic Acid adalah asam organik yang berbentuk cairan bening dan berbau tajam. Formic Acid dapat digunakan sebagai bahan pengawet, pengatur pH, bahan pembuat karet, dan bahan pembuat pewarna .
GlycerineGlycerine adalah senyawa organik yang berbentuk cairan kental dan tidak berwarna. Glycerine dapat digunakan sebagai bahan pelembab, pelarut, bahan pembuat sabun, dan bahan pembuat kosmetik .
Hydrochloric Acid/HClHydrochloric Acid adalah asam anorganik yang berbentuk cairan bening dan sangat korosif. Hydrochloric Acid dapat digunakan sebagai bahan pembersih, pengatur pH, bahan pembuat klorin, dan bahan pembuat pupuk .
Hydrogen Peroxide 50%Hydrogen Peroxide 50% adalah larutan air dari hidrogen peroksida, yaitu senyawa oksigen yang berbentuk cairan bening dan mudah terurai. Hydrogen Peroxide 50% dapat digunakan sebagai bahan pemutih, desinfektan, bahan pembuat oksigen, dan bahan pembuat roket .
IPA (Iso Propyl Alcohol)IPA adalah senyawa organik yang berbentuk cairan bening dan mudah menguap. IPA dapat digunakan sebagai pelarut, antiseptik, bahan pembuat alkohol, dan bahan pembuat tinta .
Methylene ChlorideMethylene Chloride adalah senyawa organik yang berbentuk cairan bening dan mudah menguap. Methylene Chloride dapat digunakan sebagai pelarut, bahan pembuat plastik, bahan pembuat kafein, dan bahan pembuat aerosol .
Nonyl Phenol (NP 6-9-10)Nonyl Phenol adalah senyawa organik yang berbentuk cairan kental dan berwarna kuning. Nonyl Phenol dapat digunakan sebagai bahan pembuat surfaktan, bahan pembuat resin, bahan pembuat pestisida, dan bahan pembuat cat .
Silicagel Blue/WhiteSilicagel adalah senyawa silika yang berbentuk butiran padat dan berpori. Silicagel dapat digunakan sebagai bahan pengering, bahan penyerap, bahan kromatografi, dan bahan indikator .
Sodium BicarbonateSodium Bicarbonate adalah senyawa natrium yang berbentuk bubuk putih dan bersifat basa. Sodium Bicarbonate dapat digunakan sebagai bahan pengembang, bahan penambah rasa, bahan pengatur pH, dan bahan pembersih .
Sodium ChlorideSodium Chloride adalah senyawa natrium yang berbentuk kristal putih dan bersifat netral. Sodium Chloride dapat digunakan sebagai bahan penyedap, bahan pengawet, bahan elektrolit, dan bahan pembuat klorin .
Sodium HypochlorideSodium Hypochloride adalah senyawa natrium yang berbentuk cairan bening dan bersifat oksidatif. Sodium Hypochloride dapat digunakan sebagai bahan pemutih, bahan desinfektan, bahan pengatur pH, dan bahan pembuat klorin .
Sodium PercarbonateSodium Percarbonate adalah senyawa natrium yang berbentuk bubuk putih dan bersifat oksidatif. Sodium Percarbonate dapat digunakan sebagai bahan pemutih, bahan pembersih, bahan antiseptik, dan bahan pengatur pH .
Tri Chloro Ethylene (TCE) dan PCETri Chloro Ethylene (TCE) dan PCE adalah senyawa organik yang berbentuk cairan bening dan mudah menguap. TCE dan PCE dapat digunakan sebagai pelarut, bahan pembuat plastik, bahan pembuat kulkas, dan bahan pembuat pembersih kering .
PCEPCE adalah singkatan dari Perchloroethylene, yaitu senyawa organik yang berbentuk cairan bening dan mudah menguap. PCE dapat digunakan sebagai pelarut, bahan pembuat plastik, bahan pembuat kulkas, dan bahan pembuat pembersih kering .
White SpiritWhite Spirit adalah senyawa organik yang berbentuk cairan bening dan mudah menguap. White Spirit dapat digunakan sebagai pelarut, bahan pembuat cat, bahan pembuat tiner, dan bahan pembuat lilin .

METAL TREATMENT

Industri yang memproses bentuk fisik atau kimia dari logam untuk meningkatkan kinerja, kualitas, atau penampilannya. Metal treatment dapat mencakup perlakuan panas, perlakuan permukaan, pemesinan, pengelasan, atau pengecoran.

Bahan kimia untuk Metal Treatment

JENIS PRODUK

Bahan KimiaDeskripsi dan Penggunaan
Activated AluminaSejenis aluminium oksida yang berpori dan memiliki luas permukaan yang tinggi. Digunakan sebagai adsorben, katalis, atau media filter untuk menghilangkan kontaminan dari air, udara, atau gas.
Ammonia/Amoniak LiquidSejenis senyawa nitrogen dan hidrogen yang berbentuk gas berwarna tidak berwarna dengan bau menyengat. Dapat dicairkan di bawah tekanan atau pendinginan. Digunakan sebagai bahan baku untuk pupuk, plastik, eksplosif, pembersih, dan refrigeran.
Ammonium BiflourideSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam fluorida dan amonia. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai pengikis kaca, agen pembersih, atau bahan tambahan untuk elektroplating.
Ammonium ChlorideSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam klorida dan amonia. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai pupuk, baterai, solder, obat batuk, atau bahan tambahan untuk galvanisasi.
Barium ChlorideSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam klorida dan barium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai pewarna api, agen pengendap, atau bahan tambahan untuk perlakuan panas.
Calcium ChlorideSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam klorida dan kalsium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai pengering, pencair salju, atau bahan tambahan untuk beton.
Calcium NitrateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam nitrat dan kalsium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai pupuk, bahan peledak, atau bahan tambahan untuk beton.
Chrome Oxide GreenSejenis senyawa anorganik yang terdiri dari kromium dan oksigen. Berbentuk padatan kristal hijau yang tidak larut dalam air. Digunakan sebagai pigmen, bahan abrasif, atau bahan tambahan untuk keramik.
Chromic AcidSejenis asam anorganik yang terdiri dari kromium, oksigen, dan hidrogen. Berbentuk cairan merah jambu yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengoksidasi, agen pembersih, atau bahan tambahan untuk elektroplating.
Copper OxideSejenis senyawa anorganik yang terdiri dari tembaga dan oksigen. Berbentuk padatan kristal hitam atau merah yang tidak larut dalam air. Digunakan sebagai pigmen, katalis, atau bahan tambahan untuk baterai.
Copper SulfateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam sulfat dan tembaga. Berbentuk padatan kristal biru yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai fungisida, herbisida, atau bahan tambahan untuk elektroplating.
Corrosion InhibitorsSejenis bahan kimia yang dapat mencegah atau mengurangi korosi pada logam atau paduan. Digunakan sebagai bahan pelindung, bahan pengawet, atau bahan tambahan untuk minyak dan gas.
Ferric ChlorideSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam klorida dan besi. Berbentuk padatan kristal coklat atau cairan gelap yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai koagulan, agen pengukir, atau bahan tambahan untuk elektroplating.
Ferrous SulfateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam sulfat dan besi. Berbentuk padatan kristal hijau atau cairan kuning yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai pupuk, obat anemia, atau bahan tambahan untuk pewarnaan.
Hydrochloric Acid/HClSejenis asam anorganik yang terdiri dari klorin, hidrogen, dan oksigen. Berbentuk cairan bening yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pembersih, agen pengukir, atau bahan tambahan untuk industri kimia.
Hydrofluoric Acid/HFSejenis asam anorganik yang terdiri dari fluorin, hidrogen, dan oksigen. Berbentuk cairan bening yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengikis, agen pembersih, atau bahan tambahan untuk industri kaca.
Hydrogen Peroxide 50%Sejenis senyawa anorganik yang terdiri dari hidrogen dan oksigen. Berbentuk cairan bening yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pemutih, antiseptik, atau bahan tambahan untuk industri tekstil.
Iron OxideSejenis senyawa anorganik yang terdiri dari besi dan oksigen. Berbentuk padatan kristal merah, coklat, atau hitam yang tidak larut dalam air. Digunakan sebagai pigmen, katalis, atau bahan tambahan untuk industri baja.
Magnesium ChlorideSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam klorida dan magnesium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai pupuk, pencair salju, atau bahan tambahan untuk industri kertas.
Manganese DioxideSejenis senyawa anorganik yang terdiri dari mangan dan oksigen. Berbentuk padatan kristal hitam yang tidak larut dalam air. Digunakan sebagai katalis, baterai, atau bahan tambahan untuk industri keramik.
Manganese GreensandSejenis pasir yang mengandung mangan, besi, dan silika. Berbentuk butiran berwarna hijau keabu-abuan yang tidak larut dalam air. Digunakan sebagai media filter, bahan pengoksidasi, atau bahan tambahan untuk industri air.
Manganese OxideSejenis senyawa anorganik yang terdiri dari mangan dan oksigen. Berbentuk padatan kristal berwarna bervariasi dari putih hingga hitam yang tidak larut dalam air. Digunakan sebagai pigmen, katalis, atau bahan tambahan untuk industri baja.
Monosodium PhospateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam fosfat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengatur pH, bahan pembersih, atau bahan tambahan untuk industri makanan.
Nitric AcidSejenis asam anorganik yang terdiri dari nitrogen, hidrogen, dan oksigen. Berbentuk cairan bening atau kuning yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengoksidasi, agen pengukir, atau bahan baku untuk pupuk.
Oxalid AcidSejenis asam organik yang terdiri dari karbon, hidrogen, dan oksigen. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pemutih, agen pembersih, atau bahan tambahan untuk industri tekstil.
Phosphoric AcidSejenis asam anorganik yang terdiri dari fosfor, hidrogen, dan oksigen. Berbentuk cairan bening atau sirup yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengatur pH, bahan pembersih, atau bahan baku untuk pupuk.
Potassium CarbonateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam karbonat dan kalium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengatur pH, bahan pembersih, atau bahan tambahan untuk industri kaca.
Potassium ChlorideSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam klorida dan kalium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai pupuk, garam meja, atau bahan tambahan untuk industri makanan.
Potasium NitrateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam nitrat dan kalium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai pupuk, bahan peledak, atau bahan tambahan untuk industri kembang api.
Potassium HydroxideSejenis basa anorganik yang terdiri dari kalium, hidrogen, dan oksigen. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengatur pH, bahan pembersih, atau bahan baku untuk sabun.
Soda Ash / Sodium CarbonateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam karbonat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengatur pH, bahan pembersih, atau bahan baku untuk kaca.
Sodium Acid PyrophosphateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam pirofosfat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengatur pH, bahan pengembang, atau bahan tambahan untuk industri makanan.
Sodium BisulfateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam sulfat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengatur pH, bahan pembersih, atau bahan tambahan untuk industri tekstil.
Sodium DichromateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam kromat dan natrium. Berbentuk padatan kristal oranye yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengoksidasi, agen pembersih, atau bahan tambahan untuk elektroplating.
Sodium Hexamete PhospateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam heksametafosfat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengatur pH, bahan pengikat, atau bahan tambahan untuk industri keramik.
Sodium HydrosulphateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam hidrosulfat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pemutih, agen pengurang, atau bahan tambahan untuk industri tekstil.
Sodium HyposulfiteSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam hiposulfat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pemutih, agen pengawet, atau bahan tambahan untuk industri fotografi.
Sodium MetabisulfiteSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam metabisulfat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengawet, agen pengoksidasi, atau bahan tambahan untuk industri makanan.
Sodium MetasilicateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam metasilikat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengatur pH, bahan pembersih, atau bahan tambahan untuk industri kertas.
Sodium MolybdateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam molibdat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai pupuk, inhibitor korosi, atau bahan tambahan untuk industri kimia.
Sodium NitrateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam nitrat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai pupuk, bahan peledak, atau bahan tambahan untuk industri makanan.
Sodium NitriteSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam nitrit dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengawet, agen pengoksidasi, atau bahan tambahan untuk industri makanan.
Sodium SilicateSejenis senyawa anorganik yang terdiri dari natrium, silikon, dan oksigen. Berbentuk padatan kristal putih atau cairan kental yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengikat, bahan pembersih, atau bahan baku untuk kaca.
Sodium SilicoflourideSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam silikofluorida dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengendap, bahan pengawet, atau bahan tambahan untuk industri semen.
Sodium StannateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam stannat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengoksidasi, agen pembersih, atau bahan tambahan untuk elektroplating.
Sodium SulphateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam sulfat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengering, bahan pembersih, atau bahan baku untuk kertas.
Sodium SulphideSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam sulfida dan natrium. Berbentuk padatan kristal kuning atau cairan merah yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengurang, bahan pembersih, atau bahan baku untuk kulit.
Sodium SulphiteSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam sulfat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengawet, agen pemutih, atau bahan tambahan untuk industri fotografi.
Sodium ThiocyanateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam tiokianat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengatur pH, bahan pengikat, atau bahan tambahan untuk industri tekstil.
Sulphamic AcidSejenis asam anorganik yang terdiri dari sulfur, hidrogen, nitrogen, dan oksigen. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pembersih, agen pengukir, atau bahan baku untuk pupuk.
Sulphuric AcidSejenis asam anorganik yang terdiri dari sulfur, hidrogen, dan oksigen. Berbentuk cairan bening atau gelap yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengoksidasi, agen pembersih, atau bahan baku untuk industri kimia.
Tartaric AcidSejenis asam organik yang terdiri dari karbon, hidrogen, dan oksigen. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengatur pH, bahan pengembang, atau bahan tambahan untuk industri makanan.
Tetra Sodium PyrophosphateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam pirofosfat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengatur pH, bahan pengikat, atau bahan tambahan untuk industri makanan.
Tri Chloro Ethylene (TCE) dan PCESejenis senyawa organik yang terdiri dari klorin, hidrogen, dan karbon. Berbentuk cairan bening yang mudah menguap. Digunakan sebagai pelarut, bahan pembersih, atau bahan baku untuk industri plastik.
Trisodium Phosphate (TSP)Sejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam fosfat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengatur pH, bahan pembersih, atau bahan tambahan untuk industri cat.
ThioureaSejenis senyawa organik yang terdiri dari sulfur, hidrogen, nitrogen, dan karbon. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengurang, bahan pengikat, atau bahan baku untuk industri farmasi.
Vanadium PentoxideSejenis senyawa anorganik yang terdiri dari vanadium dan oksigen. Berbentuk padatan kristal kuning atau coklat yang tidak larut dalam air. Digunakan sebagai katalis, baterai, atau bahan tambahan untuk industri baja.
PCESejenis senyawa organik yang terdiri dari klorin, hidrogen, dan karbon. Berbentuk cairan bening yang mudah menguap. Digunakan sebagai pelarut, bahan pembersih, atau bahan baku untuk industri plastik.
Zinc ChlorideSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam klorida dan seng. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengendap, agen pengukir, atau bahan tambahan untuk industri karet.
Zinc SulfateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam sulfat dan seng. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai pupuk, obat mata, atau bahan tambahan untuk industri tekstil.

METAL TREATMENT

Industri yang memproses bentuk fisik atau kimia dari logam untuk meningkatkan kinerja, kualitas, atau penampilannya. Metal treatment dapat mencakup perlakuan panas, perlakuan permukaan, pemesinan, pengelasan, atau pengecoran.

Bahan kimia untuk Metal Treatment

JENIS PRODUK

Bahan KimiaDeskripsi dan Penggunaan
Activated AluminaSejenis aluminium oksida yang berpori dan memiliki luas permukaan yang tinggi. Digunakan sebagai adsorben, katalis, atau media filter untuk menghilangkan kontaminan dari air, udara, atau gas.
Ammonia/Amoniak LiquidSejenis senyawa nitrogen dan hidrogen yang berbentuk gas berwarna tidak berwarna dengan bau menyengat. Dapat dicairkan di bawah tekanan atau pendinginan. Digunakan sebagai bahan baku untuk pupuk, plastik, eksplosif, pembersih, dan refrigeran.
Ammonium BiflourideSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam fluorida dan amonia. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai pengikis kaca, agen pembersih, atau bahan tambahan untuk elektroplating.
Ammonium ChlorideSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam klorida dan amonia. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai pupuk, baterai, solder, obat batuk, atau bahan tambahan untuk galvanisasi.
Barium ChlorideSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam klorida dan barium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai pewarna api, agen pengendap, atau bahan tambahan untuk perlakuan panas.
Calcium ChlorideSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam klorida dan kalsium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai pengering, pencair salju, atau bahan tambahan untuk beton.
Calcium NitrateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam nitrat dan kalsium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai pupuk, bahan peledak, atau bahan tambahan untuk beton.
Chrome Oxide GreenSejenis senyawa anorganik yang terdiri dari kromium dan oksigen. Berbentuk padatan kristal hijau yang tidak larut dalam air. Digunakan sebagai pigmen, bahan abrasif, atau bahan tambahan untuk keramik.
Chromic AcidSejenis asam anorganik yang terdiri dari kromium, oksigen, dan hidrogen. Berbentuk cairan merah jambu yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengoksidasi, agen pembersih, atau bahan tambahan untuk elektroplating.
Copper OxideSejenis senyawa anorganik yang terdiri dari tembaga dan oksigen. Berbentuk padatan kristal hitam atau merah yang tidak larut dalam air. Digunakan sebagai pigmen, katalis, atau bahan tambahan untuk baterai.
Copper SulfateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam sulfat dan tembaga. Berbentuk padatan kristal biru yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai fungisida, herbisida, atau bahan tambahan untuk elektroplating.
Corrosion InhibitorsSejenis bahan kimia yang dapat mencegah atau mengurangi korosi pada logam atau paduan. Digunakan sebagai bahan pelindung, bahan pengawet, atau bahan tambahan untuk minyak dan gas.
Ferric ChlorideSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam klorida dan besi. Berbentuk padatan kristal coklat atau cairan gelap yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai koagulan, agen pengukir, atau bahan tambahan untuk elektroplating.
Ferrous SulfateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam sulfat dan besi. Berbentuk padatan kristal hijau atau cairan kuning yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai pupuk, obat anemia, atau bahan tambahan untuk pewarnaan.
Hydrochloric Acid/HClSejenis asam anorganik yang terdiri dari klorin, hidrogen, dan oksigen. Berbentuk cairan bening yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pembersih, agen pengukir, atau bahan tambahan untuk industri kimia.
Hydrofluoric Acid/HFSejenis asam anorganik yang terdiri dari fluorin, hidrogen, dan oksigen. Berbentuk cairan bening yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengikis, agen pembersih, atau bahan tambahan untuk industri kaca.
Hydrogen Peroxide 50%Sejenis senyawa anorganik yang terdiri dari hidrogen dan oksigen. Berbentuk cairan bening yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pemutih, antiseptik, atau bahan tambahan untuk industri tekstil.
Iron OxideSejenis senyawa anorganik yang terdiri dari besi dan oksigen. Berbentuk padatan kristal merah, coklat, atau hitam yang tidak larut dalam air. Digunakan sebagai pigmen, katalis, atau bahan tambahan untuk industri baja.
Magnesium ChlorideSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam klorida dan magnesium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai pupuk, pencair salju, atau bahan tambahan untuk industri kertas.
Manganese DioxideSejenis senyawa anorganik yang terdiri dari mangan dan oksigen. Berbentuk padatan kristal hitam yang tidak larut dalam air. Digunakan sebagai katalis, baterai, atau bahan tambahan untuk industri keramik.
Manganese GreensandSejenis pasir yang mengandung mangan, besi, dan silika. Berbentuk butiran berwarna hijau keabu-abuan yang tidak larut dalam air. Digunakan sebagai media filter, bahan pengoksidasi, atau bahan tambahan untuk industri air.
Manganese OxideSejenis senyawa anorganik yang terdiri dari mangan dan oksigen. Berbentuk padatan kristal berwarna bervariasi dari putih hingga hitam yang tidak larut dalam air. Digunakan sebagai pigmen, katalis, atau bahan tambahan untuk industri baja.
Monosodium PhospateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam fosfat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengatur pH, bahan pembersih, atau bahan tambahan untuk industri makanan.
Nitric AcidSejenis asam anorganik yang terdiri dari nitrogen, hidrogen, dan oksigen. Berbentuk cairan bening atau kuning yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengoksidasi, agen pengukir, atau bahan baku untuk pupuk.
Oxalid AcidSejenis asam organik yang terdiri dari karbon, hidrogen, dan oksigen. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pemutih, agen pembersih, atau bahan tambahan untuk industri tekstil.
Phosphoric AcidSejenis asam anorganik yang terdiri dari fosfor, hidrogen, dan oksigen. Berbentuk cairan bening atau sirup yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengatur pH, bahan pembersih, atau bahan baku untuk pupuk.
Potassium CarbonateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam karbonat dan kalium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengatur pH, bahan pembersih, atau bahan tambahan untuk industri kaca.
Potassium ChlorideSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam klorida dan kalium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai pupuk, garam meja, atau bahan tambahan untuk industri makanan.
Potasium NitrateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam nitrat dan kalium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai pupuk, bahan peledak, atau bahan tambahan untuk industri kembang api.
Potassium HydroxideSejenis basa anorganik yang terdiri dari kalium, hidrogen, dan oksigen. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengatur pH, bahan pembersih, atau bahan baku untuk sabun.
Soda Ash / Sodium CarbonateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam karbonat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengatur pH, bahan pembersih, atau bahan baku untuk kaca.
Sodium Acid PyrophosphateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam pirofosfat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengatur pH, bahan pengembang, atau bahan tambahan untuk industri makanan.
Sodium BisulfateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam sulfat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengatur pH, bahan pembersih, atau bahan tambahan untuk industri tekstil.
Sodium DichromateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam kromat dan natrium. Berbentuk padatan kristal oranye yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengoksidasi, agen pembersih, atau bahan tambahan untuk elektroplating.
Sodium Hexamete PhospateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam heksametafosfat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengatur pH, bahan pengikat, atau bahan tambahan untuk industri keramik.
Sodium HydrosulphateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam hidrosulfat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pemutih, agen pengurang, atau bahan tambahan untuk industri tekstil.
Sodium HyposulfiteSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam hiposulfat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pemutih, agen pengawet, atau bahan tambahan untuk industri fotografi.
Sodium MetabisulfiteSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam metabisulfat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengawet, agen pengoksidasi, atau bahan tambahan untuk industri makanan.
Sodium MetasilicateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam metasilikat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengatur pH, bahan pembersih, atau bahan tambahan untuk industri kertas.
Sodium MolybdateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam molibdat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai pupuk, inhibitor korosi, atau bahan tambahan untuk industri kimia.
Sodium NitrateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam nitrat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai pupuk, bahan peledak, atau bahan tambahan untuk industri makanan.
Sodium NitriteSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam nitrit dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengawet, agen pengoksidasi, atau bahan tambahan untuk industri makanan.
Sodium SilicateSejenis senyawa anorganik yang terdiri dari natrium, silikon, dan oksigen. Berbentuk padatan kristal putih atau cairan kental yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengikat, bahan pembersih, atau bahan baku untuk kaca.
Sodium SilicoflourideSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam silikofluorida dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengendap, bahan pengawet, atau bahan tambahan untuk industri semen.
Sodium StannateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam stannat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengoksidasi, agen pembersih, atau bahan tambahan untuk elektroplating.
Sodium SulphateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam sulfat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengering, bahan pembersih, atau bahan baku untuk kertas.
Sodium SulphideSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam sulfida dan natrium. Berbentuk padatan kristal kuning atau cairan merah yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengurang, bahan pembersih, atau bahan baku untuk kulit.
Sodium SulphiteSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam sulfat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengawet, agen pemutih, atau bahan tambahan untuk industri fotografi.
Sodium ThiocyanateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam tiokianat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengatur pH, bahan pengikat, atau bahan tambahan untuk industri tekstil.
Sulphamic AcidSejenis asam anorganik yang terdiri dari sulfur, hidrogen, nitrogen, dan oksigen. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pembersih, agen pengukir, atau bahan baku untuk pupuk.
Sulphuric AcidSejenis asam anorganik yang terdiri dari sulfur, hidrogen, dan oksigen. Berbentuk cairan bening atau gelap yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengoksidasi, agen pembersih, atau bahan baku untuk industri kimia.
Tartaric AcidSejenis asam organik yang terdiri dari karbon, hidrogen, dan oksigen. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengatur pH, bahan pengembang, atau bahan tambahan untuk industri makanan.
Tetra Sodium PyrophosphateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam pirofosfat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengatur pH, bahan pengikat, atau bahan tambahan untuk industri makanan.
Tri Chloro Ethylene (TCE) dan PCESejenis senyawa organik yang terdiri dari klorin, hidrogen, dan karbon. Berbentuk cairan bening yang mudah menguap. Digunakan sebagai pelarut, bahan pembersih, atau bahan baku untuk industri plastik.
Trisodium Phosphate (TSP)Sejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam fosfat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengatur pH, bahan pembersih, atau bahan tambahan untuk industri cat.
ThioureaSejenis senyawa organik yang terdiri dari sulfur, hidrogen, nitrogen, dan karbon. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengurang, bahan pengikat, atau bahan baku untuk industri farmasi.
Vanadium PentoxideSejenis senyawa anorganik yang terdiri dari vanadium dan oksigen. Berbentuk padatan kristal kuning atau coklat yang tidak larut dalam air. Digunakan sebagai katalis, baterai, atau bahan tambahan untuk industri baja.
PCESejenis senyawa organik yang terdiri dari klorin, hidrogen, dan karbon. Berbentuk cairan bening yang mudah menguap. Digunakan sebagai pelarut, bahan pembersih, atau bahan baku untuk industri plastik.
Zinc ChlorideSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam klorida dan seng. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengendap, agen pengukir, atau bahan tambahan untuk industri karet.
Zinc SulfateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam sulfat dan seng. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai pupuk, obat mata, atau bahan tambahan untuk industri tekstil.

OIL DRILLING & MINING

Industri ini mengekstrak dan mengolah sumber daya alam dari bumi, seperti minyak, gas, batubara, logam, atau mineral. Oil drilling and mining dapat melibatkan eksplorasi, ekstraksi, pemurnian, transportasi, atau distribusi.

Bahan kimia untuk Oil Drilling

JENIS PRODUK

Bahan KimiaDeskripsi dan Penggunaan
Activated AluminaSebuah adsorben yang digunakan untuk menghilangkan kontaminan seperti arsenik, fluoride, dan sulfur dari air
ATMPSingkatan dari Amino Trimethylene Phosphonic Acid, sebuah organofosfonat yang digunakan sebagai inhibitor korosi, stabilizer, dan agen pembentuk kompleks
Barium ChlorideSebuah garam anorganik yang digunakan sebagai agen penimbun untuk meningkatkan kepadatan lumpur pengeboran
Barium SulphateSebuah senyawa anorganik yang digunakan sebagai bahan pengisi, agen kontras, dan agen penimbun dalam pengeboran minyak dan gas
BentonitSebuah tanah liat yang mengandung montmorillonit, yang digunakan sebagai bahan pembentuk gel dalam lumpur pengeboran
BiocideSebuah zat kimia yang digunakan untuk membunuh atau menghambat pertumbuhan mikroorganisme yang dapat menyebabkan kerusakan atau korosi pada peralatan pengeboran
Calcium ChlorideSebuah garam anorganik yang digunakan sebagai agen pengering, agen penstabil, dan agen peningkat kepadatan dalam pengeboran minyak dan gas
Corrosion InhibitorsSebuah kelas zat kimia yang digunakan untuk melindungi logam dari korosi yang disebabkan oleh air, asam, atau gas
Defoamer/Anti foamSebuah zat kimia yang digunakan untuk mengurangi atau menghilangkan busa yang dapat mengganggu proses pengeboran atau produksi
DEG, TEG, PEG, MEGSingkatan dari Diethylene Glycol, Triethylene Glycol, Polyethylene Glycol, dan Monoethylene Glycol, yang merupakan glikol yang digunakan sebagai pelarut, agen pengering, agen hidrasi, dan agen penstabil dalam pengeboran minyak dan gas
Ferric ChlorideSebuah garam anorganik yang digunakan sebagai koagulan, flokulan, dan agen pemutih dalam pengeboran minyak dan gas
Ferrous SulfateSebuah garam anorganik yang digunakan sebagai agen reduksi, agen penstabil, dan agen pengendali H2S dalam pengeboran minyak dan gas
Flocculant Anionic – Cationic – NonionicSebuah kelas polimer yang digunakan untuk menggumpalkan partikel padat dalam air, sehingga memudahkan pemisahan dan pengendapan
Hydrated LimeSebuah senyawa anorganik yang digunakan sebagai agen pengatur pH, agen penstabil, dan agen pengendali viskositas dalam pengeboran minyak dan gas
Magnesium ChlorideSebuah garam anorganik yang digunakan sebagai agen pengering, agen penstabil, dan agen peningkat kepadatan dalam pengeboran minyak dan gas
Magnesium OxideSebuah senyawa anorganik yang digunakan sebagai agen pengatur pH, agen penstabil, dan agen pengendali viskositas dalam pengeboran minyak dan gas
Manganese GreensandSebuah media filter yang digunakan untuk menghilangkan besi, mangan, dan hidrogen sulfida dari air
PetrosinSebuah campuran hidrokarbon yang digunakan sebagai pelarut, agen pembersih, dan agen pengencer dalam pengeboran minyak dan gas
Sodium FormateSebuah garam organik yang digunakan sebagai agen peningkat kepadatan, agen penstabil, dan agen pengendali H2S dalam pengeboran minyak dan gas

OIL DRILLING & MINING

Industri ini mengekstrak dan mengolah sumber daya alam dari bumi, seperti minyak, gas, batubara, logam, atau mineral. Oil drilling and mining dapat melibatkan eksplorasi, ekstraksi, pemurnian, transportasi, atau distribusi.

Bahan kimia untuk Oil Drilling

JENIS PRODUK

Bahan KimiaDeskripsi dan Penggunaan
Activated AluminaSebuah adsorben yang digunakan untuk menghilangkan kontaminan seperti arsenik, fluoride, dan sulfur dari air
ATMPSingkatan dari Amino Trimethylene Phosphonic Acid, sebuah organofosfonat yang digunakan sebagai inhibitor korosi, stabilizer, dan agen pembentuk kompleks
Barium ChlorideSebuah garam anorganik yang digunakan sebagai agen penimbun untuk meningkatkan kepadatan lumpur pengeboran
Barium SulphateSebuah senyawa anorganik yang digunakan sebagai bahan pengisi, agen kontras, dan agen penimbun dalam pengeboran minyak dan gas
BentonitSebuah tanah liat yang mengandung montmorillonit, yang digunakan sebagai bahan pembentuk gel dalam lumpur pengeboran
BiocideSebuah zat kimia yang digunakan untuk membunuh atau menghambat pertumbuhan mikroorganisme yang dapat menyebabkan kerusakan atau korosi pada peralatan pengeboran
Calcium ChlorideSebuah garam anorganik yang digunakan sebagai agen pengering, agen penstabil, dan agen peningkat kepadatan dalam pengeboran minyak dan gas
Corrosion InhibitorsSebuah kelas zat kimia yang digunakan untuk melindungi logam dari korosi yang disebabkan oleh air, asam, atau gas
Defoamer/Anti foamSebuah zat kimia yang digunakan untuk mengurangi atau menghilangkan busa yang dapat mengganggu proses pengeboran atau produksi
DEG, TEG, PEG, MEGSingkatan dari Diethylene Glycol, Triethylene Glycol, Polyethylene Glycol, dan Monoethylene Glycol, yang merupakan glikol yang digunakan sebagai pelarut, agen pengering, agen hidrasi, dan agen penstabil dalam pengeboran minyak dan gas
Ferric ChlorideSebuah garam anorganik yang digunakan sebagai koagulan, flokulan, dan agen pemutih dalam pengeboran minyak dan gas
Ferrous SulfateSebuah garam anorganik yang digunakan sebagai agen reduksi, agen penstabil, dan agen pengendali H2S dalam pengeboran minyak dan gas
Flocculant Anionic – Cationic – NonionicSebuah kelas polimer yang digunakan untuk menggumpalkan partikel padat dalam air, sehingga memudahkan pemisahan dan pengendapan
Hydrated LimeSebuah senyawa anorganik yang digunakan sebagai agen pengatur pH, agen penstabil, dan agen pengendali viskositas dalam pengeboran minyak dan gas
Magnesium ChlorideSebuah garam anorganik yang digunakan sebagai agen pengering, agen penstabil, dan agen peningkat kepadatan dalam pengeboran minyak dan gas
Magnesium OxideSebuah senyawa anorganik yang digunakan sebagai agen pengatur pH, agen penstabil, dan agen pengendali viskositas dalam pengeboran minyak dan gas
Manganese GreensandSebuah media filter yang digunakan untuk menghilangkan besi, mangan, dan hidrogen sulfida dari air
PetrosinSebuah campuran hidrokarbon yang digunakan sebagai pelarut, agen pembersih, dan agen pengencer dalam pengeboran minyak dan gas
Sodium FormateSebuah garam organik yang digunakan sebagai agen peningkat kepadatan, agen penstabil, dan agen pengendali H2S dalam pengeboran minyak dan gas

PERSONAL CARE

Industri ini memproduksi dan menjual produk kebersihan yang digunakan untuk menjaga atau meningkatkan kesehatan dan kebersihan tubuh, seperti sabun, sampo, pasta gigi, atau deodoran.

Bahan Kimia untuk Personal Care

JENIS PRODUK

Bahan KimiaDeskripsi dan Penggunaan
Acrylic AcidAsam organik tak jenuh yang berwarna bening dan berbau tajam1. Sebagai monomer untuk membuat polimer akrilik yang digunakan sebagai bahan pembentuk film, agen pengental, dan pengikat dalam produk perawatan rambut, kuku, dan kulit2
Aluminium HydroxideSenyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dan tidak larut dalam air3. Sebagai bahan abrasif, pengatur pH, dan penstabil dalam pasta gigi, deodoran, dan antasida4
Ammonium BicarbonateSenyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengembang dalam pembuatan kue dan biskuit, serta sebagai bahan pengatur pH dan penstabil dalam produk perawatan kulit
Benzoic AcidAsam organik aromatik yang berbentuk kristal putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengawet dan anti jamur dalam produk perawatan rambut, kulit, dan mulut
Boric AcidSenyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dan larut dalam air. Sebagai bahan antiseptik, anti inflamasi, dan anti bakteri dalam produk perawatan mata, telinga, dan kulit
Calcium StearateSenyawa organik yang berbentuk bubuk putih dan tidak larut dalam air. Sebagai bahan pengental, pengemulsi, dan pelumas dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Citric AcidAsam organik alami yang berbentuk kristal putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengatur pH, antioksidan, dan eksfolian dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
DEETSenyawa organik yang berbentuk cairan bening dan berbau khas. Sebagai bahan repelen nyamuk dan serangga dalam produk perawatan kulit
Defoamer/Anti foamCampuran senyawa organik dan anorganik yang berbentuk cairan atau padat. Sebagai bahan penghilang busa dan pengurang tegangan permukaan dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
DextrinePolisakarida yang berbentuk bubuk putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengental, pengikat, dan pelembab dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
DextroseMonosakarida yang berbentuk kristal putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pelembab, pengawet, dan penambah rasa manis dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
DEG, TEG, PEG, MEGSenyawa organik yang berbentuk cairan dan larut dalam air. Sebagai bahan pelarut, pelembab, pengemulsi, dan pengental dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Disodium PhospateSenyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengatur pH, pengawet, dan penstabil dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
GlycerineSenyawa organik yang berbentuk cairan kental dan larut dalam air. Sebagai bahan pelembab, pelarut, pengemulsi, dan pengawet dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Hydrogen Peroxide 50%Senyawa anorganik yang berbentuk cairan bening dan larut dalam air. Sebagai bahan pemutih, antiseptik, dan anti bakteri dalam produk perawatan rambut, kulit, dan gigi
IPA (Iso Propyl Alcohol)Senyawa organik yang berbentuk cairan bening dan larut dalam air. Sebagai bahan pelarut, antiseptik, dan pengawet dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Lauric AcidAsam organik jenuh yang berbentuk padat putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengemulsi, pengawet, dan anti bakteri dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Magnesium StearateSenyawa organik yang berbentuk bubuk putih dan tidak larut dalam air. Sebagai bahan pengental, pengemulsi, dan pelumas dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Manganese GreensandSenyawa anorganik yang berbentuk butiran berwarna hijau kehitaman dan tidak larut dalam air. Sebagai bahan filter, penjernih, dan penghilang bau dalam produk perawatan air
MAP Methylene BlueSenyawa organik yang berbentuk kristal berwarna biru dan larut dalam air. Sebagai bahan pewarna, antiseptik, dan antioksidan dalam produk perawatan kulit, kosmetik, dan obat
MEA, DMEASenyawa organik yang berbentuk cairan dan larut dalam air. Sebagai bahan pengatur pH, pengemulsi, dan pengawet dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Methyl ParabenSenyawa organik yang berbentuk kristal putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengawet dan anti jamur dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Parafin WaxSenyawa organik yang berbentuk padat putih dan tidak larut dalam air. Sebagai bahan pelembab, pengikat, dan pelindung dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Paraformal Dehyde 92%Senyawa organik yang berbentuk padat putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengawet, anti bakteri, dan pengikat dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Potassium CitrateSenyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengatur pH, pengawet, dan penstabil dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Propyl ParabenSenyawa organik yang berbentuk kristal putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengawet dan anti jamur dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Sodium AcetateSenyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengatur pH, pengawet, dan penstabil dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Sodium BicarbonateSenyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengatur pH, pengawet, dan penstabil dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Sodium BenzoatSenyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengawet dan anti jamur dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Sodium Benzoate PowderSenyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengawet dan anti jamur dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Sodium ChlorideSenyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengatur tekanan osmotik, pengawet, dan eksfolian dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Sodium CitrateSenyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengatur pH, pengawet, dan penstabil dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Sodium GluconateSenyawa organik yang berbentuk bubuk putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengikat logam, pengawet, dan pelembab dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
STPPSenyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengatur pH, pengawet, dan penstabil dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Talc Powder LiaoningSenyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dan tidak larut dalam air. Sebagai bahan pengisi, penghalus, dan penyerap minyak dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
TMTDSenyawa organik yang berbentuk kristal putih dan larut dalam air. Sebagai bahan akselerator vulkanisasi, antioksidan, dan anti bakteri dalam produk perawatan karet
White OilSenyawa organik yang berbentuk cairan bening dan tidak larut dalam air. Sebagai bahan pelembab, pelarut, dan pelindung dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Xanthan GumPolisakarida yang berbentuk bubuk putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengental, pengemulsi, dan penstabil dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Zinc StearateSenyawa organik yang berbentuk bubuk putih dan tidak larut dalam air. Sebagai bahan pengental, pengemulsi, dan pelumas dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik

PERSONAL CARE

Industri ini memproduksi dan menjual produk kebersihan yang digunakan untuk menjaga atau meningkatkan kesehatan dan kebersihan tubuh, seperti sabun, sampo, pasta gigi, atau deodoran.

Bahan Kimia untuk Personal Care

JENIS PRODUK

Bahan KimiaDeskripsi dan Penggunaan
Acrylic AcidAsam organik tak jenuh yang berwarna bening dan berbau tajam1. Sebagai monomer untuk membuat polimer akrilik yang digunakan sebagai bahan pembentuk film, agen pengental, dan pengikat dalam produk perawatan rambut, kuku, dan kulit2
Aluminium HydroxideSenyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dan tidak larut dalam air3. Sebagai bahan abrasif, pengatur pH, dan penstabil dalam pasta gigi, deodoran, dan antasida4
Ammonium BicarbonateSenyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengembang dalam pembuatan kue dan biskuit, serta sebagai bahan pengatur pH dan penstabil dalam produk perawatan kulit
Benzoic AcidAsam organik aromatik yang berbentuk kristal putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengawet dan anti jamur dalam produk perawatan rambut, kulit, dan mulut
Boric AcidSenyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dan larut dalam air. Sebagai bahan antiseptik, anti inflamasi, dan anti bakteri dalam produk perawatan mata, telinga, dan kulit
Calcium StearateSenyawa organik yang berbentuk bubuk putih dan tidak larut dalam air. Sebagai bahan pengental, pengemulsi, dan pelumas dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Citric AcidAsam organik alami yang berbentuk kristal putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengatur pH, antioksidan, dan eksfolian dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
DEETSenyawa organik yang berbentuk cairan bening dan berbau khas. Sebagai bahan repelen nyamuk dan serangga dalam produk perawatan kulit
Defoamer/Anti foamCampuran senyawa organik dan anorganik yang berbentuk cairan atau padat. Sebagai bahan penghilang busa dan pengurang tegangan permukaan dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
DextrinePolisakarida yang berbentuk bubuk putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengental, pengikat, dan pelembab dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
DextroseMonosakarida yang berbentuk kristal putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pelembab, pengawet, dan penambah rasa manis dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
DEG, TEG, PEG, MEGSenyawa organik yang berbentuk cairan dan larut dalam air. Sebagai bahan pelarut, pelembab, pengemulsi, dan pengental dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Disodium PhospateSenyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengatur pH, pengawet, dan penstabil dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
GlycerineSenyawa organik yang berbentuk cairan kental dan larut dalam air. Sebagai bahan pelembab, pelarut, pengemulsi, dan pengawet dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Hydrogen Peroxide 50%Senyawa anorganik yang berbentuk cairan bening dan larut dalam air. Sebagai bahan pemutih, antiseptik, dan anti bakteri dalam produk perawatan rambut, kulit, dan gigi
IPA (Iso Propyl Alcohol)Senyawa organik yang berbentuk cairan bening dan larut dalam air. Sebagai bahan pelarut, antiseptik, dan pengawet dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Lauric AcidAsam organik jenuh yang berbentuk padat putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengemulsi, pengawet, dan anti bakteri dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Magnesium StearateSenyawa organik yang berbentuk bubuk putih dan tidak larut dalam air. Sebagai bahan pengental, pengemulsi, dan pelumas dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Manganese GreensandSenyawa anorganik yang berbentuk butiran berwarna hijau kehitaman dan tidak larut dalam air. Sebagai bahan filter, penjernih, dan penghilang bau dalam produk perawatan air
MAP Methylene BlueSenyawa organik yang berbentuk kristal berwarna biru dan larut dalam air. Sebagai bahan pewarna, antiseptik, dan antioksidan dalam produk perawatan kulit, kosmetik, dan obat
MEA, DMEASenyawa organik yang berbentuk cairan dan larut dalam air. Sebagai bahan pengatur pH, pengemulsi, dan pengawet dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Methyl ParabenSenyawa organik yang berbentuk kristal putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengawet dan anti jamur dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Parafin WaxSenyawa organik yang berbentuk padat putih dan tidak larut dalam air. Sebagai bahan pelembab, pengikat, dan pelindung dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Paraformal Dehyde 92%Senyawa organik yang berbentuk padat putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengawet, anti bakteri, dan pengikat dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Potassium CitrateSenyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengatur pH, pengawet, dan penstabil dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Propyl ParabenSenyawa organik yang berbentuk kristal putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengawet dan anti jamur dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Sodium AcetateSenyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengatur pH, pengawet, dan penstabil dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Sodium BicarbonateSenyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengatur pH, pengawet, dan penstabil dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Sodium BenzoatSenyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengawet dan anti jamur dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Sodium Benzoate PowderSenyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengawet dan anti jamur dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Sodium ChlorideSenyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengatur tekanan osmotik, pengawet, dan eksfolian dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Sodium CitrateSenyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengatur pH, pengawet, dan penstabil dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Sodium GluconateSenyawa organik yang berbentuk bubuk putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengikat logam, pengawet, dan pelembab dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
STPPSenyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengatur pH, pengawet, dan penstabil dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Talc Powder LiaoningSenyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dan tidak larut dalam air. Sebagai bahan pengisi, penghalus, dan penyerap minyak dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
TMTDSenyawa organik yang berbentuk kristal putih dan larut dalam air. Sebagai bahan akselerator vulkanisasi, antioksidan, dan anti bakteri dalam produk perawatan karet
White OilSenyawa organik yang berbentuk cairan bening dan tidak larut dalam air. Sebagai bahan pelembab, pelarut, dan pelindung dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Xanthan GumPolisakarida yang berbentuk bubuk putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengental, pengemulsi, dan penstabil dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Zinc StearateSenyawa organik yang berbentuk bubuk putih dan tidak larut dalam air. Sebagai bahan pengental, pengemulsi, dan pelumas dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik

PULP & PAPER

Industri ini mengubah kayu atau bahan baku lainnya menjadi pulp, kertas, atau karton. Pulp and paper dapat digunakan untuk berbagai tujuan, seperti menulis, mencetak, mengemas, atau tisu.

bahan kimia untuk pulp and paper

JENIS PRODUK

Bahan KimiaDeskripsi
Aluminium SulphateSulfat aluminium adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih atau bubuk. Sulfat aluminium digunakan sebagai koagulan, pewarna, dan pengawet.
Ammonia/Amoniak LiquidAmoniak cair adalah larutan amoniak (gas) dalam air. Amoniak cair digunakan sebagai pupuk, bahan pembersih, dan pendingin.
Barium CarbonateKarbonat barium adalah senyawa anorganik yang berbentuk padatan putih. Karbonat barium digunakan sebagai bahan pembuat kaca, keramik, dan pigmen.
Caporite (liquid/powder)Caporit adalah nama dagang dari klorin yang berbentuk cairan atau bubuk. Caporit digunakan sebagai disinfektan, pemutih, dan pengoksidasi.
Defoamer/Anti foamDefoamer atau anti foam adalah zat yang mencegah atau menghilangkan busa yang terbentuk pada permukaan cairan. Defoamer digunakan untuk mengontrol busa pada proses industri, pertanian, atau domestik.
Soda Ash / Sodium CarbonateSoda ash atau natrium karbonat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih atau bubuk. Soda ash digunakan sebagai bahan pembuat kaca, deterjen, dan sabun.
Sodium HydrosulphateHidrosulfat natrium adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal kuning atau bubuk. Hidrosulfat natrium digunakan sebagai agen pereduksi, pewarna, dan penghilang bau.
Sodium HyposulfiteHiposulfit natrium adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih atau bubuk. Hiposulfit natrium digunakan sebagai agen pereduksi, pemutih, dan pengembang foto.
Sodium SulphateSulfat natrium adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih atau bubuk. Sulfat natrium digunakan sebagai bahan pembuat kertas, deterjen, dan tekstil.
Sodium SulphideSulfida natrium adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal kuning atau bubuk. Sulfida natrium digunakan sebagai agen pereduksi, pewarna, dan pengolahan kulit.
Sodium SulphiteSulfat natrium adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih atau bubuk. Sulfat natrium digunakan sebagai agen pereduksi, pengawet, dan penghilang oksigen.
Sulphuric AcidAsam sulfat adalah senyawa anorganik yang berbentuk cairan tidak berwarna dengan sifat korosif. Asam sulfat digunakan sebagai bahan pembuat pupuk, baterai, dan eksplosif.

PULP & PAPER

Industri ini mengubah kayu atau bahan baku lainnya menjadi pulp, kertas, atau karton. Pulp and paper dapat digunakan untuk berbagai tujuan, seperti menulis, mencetak, mengemas, atau tisu.

bahan kimia untuk pulp and paper

JENIS PRODUK

Bahan KimiaDeskripsi
Aluminium SulphateSulfat aluminium adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih atau bubuk. Sulfat aluminium digunakan sebagai koagulan, pewarna, dan pengawet.
Ammonia/Amoniak LiquidAmoniak cair adalah larutan amoniak (gas) dalam air. Amoniak cair digunakan sebagai pupuk, bahan pembersih, dan pendingin.
Barium CarbonateKarbonat barium adalah senyawa anorganik yang berbentuk padatan putih. Karbonat barium digunakan sebagai bahan pembuat kaca, keramik, dan pigmen.
Caporite (liquid/powder)Caporit adalah nama dagang dari klorin yang berbentuk cairan atau bubuk. Caporit digunakan sebagai disinfektan, pemutih, dan pengoksidasi.
Defoamer/Anti foamDefoamer atau anti foam adalah zat yang mencegah atau menghilangkan busa yang terbentuk pada permukaan cairan. Defoamer digunakan untuk mengontrol busa pada proses industri, pertanian, atau domestik.
Soda Ash / Sodium CarbonateSoda ash atau natrium karbonat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih atau bubuk. Soda ash digunakan sebagai bahan pembuat kaca, deterjen, dan sabun.
Sodium HydrosulphateHidrosulfat natrium adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal kuning atau bubuk. Hidrosulfat natrium digunakan sebagai agen pereduksi, pewarna, dan penghilang bau.
Sodium HyposulfiteHiposulfit natrium adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih atau bubuk. Hiposulfit natrium digunakan sebagai agen pereduksi, pemutih, dan pengembang foto.
Sodium SulphateSulfat natrium adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih atau bubuk. Sulfat natrium digunakan sebagai bahan pembuat kertas, deterjen, dan tekstil.
Sodium SulphideSulfida natrium adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal kuning atau bubuk. Sulfida natrium digunakan sebagai agen pereduksi, pewarna, dan pengolahan kulit.
Sodium SulphiteSulfat natrium adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih atau bubuk. Sulfat natrium digunakan sebagai agen pereduksi, pengawet, dan penghilang oksigen.
Sulphuric AcidAsam sulfat adalah senyawa anorganik yang berbentuk cairan tidak berwarna dengan sifat korosif. Asam sulfat digunakan sebagai bahan pembuat pupuk, baterai, dan eksplosif.

WATER TREATMENT

Industri ini mengolah dan menyediakan air untuk berbagai kegunaan, seperti minum, irigasi, industri, atau rekreasi. 

water treatment

JENIS PRODUK

Acrylic AcidAsam akrilik adalah senyawa organik yang berbentuk cairan tidak berwarna dengan bau yang menusuk. Asam akrilik digunakan sebagai bahan baku untuk membuat polimer akrilik, resin, dan plastik.
Activated AluminaAlumina aktif adalah bentuk alumina (oksida aluminium) yang sangat poros dan memiliki luas permukaan yang besar. Alumina aktif digunakan sebagai adsorben, katalis, dan pengering.
Aluminium HydroxideHidroksida aluminium adalah senyawa anorganik yang berbentuk padatan putih. Hidroksida aluminium digunakan sebagai antasida, penstabil pH, dan bahan pengisi.
Aluminium SulphateSulfat aluminium adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih atau bubuk. Sulfat aluminium digunakan sebagai koagulan, pewarna, dan pengawet.
Ammonia/Amoniak LiquidAmoniak cair adalah larutan amoniak (gas) dalam air. Amoniak cair digunakan sebagai pupuk, bahan pembersih, dan pendingin.
Ammonium BiflourideBifluorida amonium adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih atau kuning. Bifluorida amonium digunakan sebagai pengikis, pengawet kayu, dan bahan kimia laboratorium.
Ammonium PersulphatePersulfat amonium adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih atau kuning. Persulfat amonium digunakan sebagai inisiator polimerisasi, pemutih, dan agen oksidasi.
Antiscalant water treatmentAntiscalant adalah zat yang mencegah atau mengurangi pembentukan endapan mineral (scaling) pada permukaan peralatan atau pipa. Antiscalant digunakan untuk mengolah air keras, air laut, atau air limbah.
ATMPATMP adalah singkatan dari aminotris (metilena fosfonat), senyawa organik yang berbentuk cairan atau padatan. ATMP digunakan sebagai penghambat korosi, pengendali scaling, dan pengkelat logam.
Barium ChlorideKlorida barium adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih atau abu-abu. Klorida barium digunakan sebagai bahan pembuat warna api, pengendap sulfat, dan bahan kimia laboratorium.

WATER TREATMENT

Industri ini mengolah dan menyediakan air untuk berbagai kegunaan, seperti minum, irigasi, industri, atau rekreasi. 

water treatment

JENIS PRODUK

Acrylic AcidAsam akrilik adalah senyawa organik yang berbentuk cairan tidak berwarna dengan bau yang menusuk. Asam akrilik digunakan sebagai bahan baku untuk membuat polimer akrilik, resin, dan plastik.
Activated AluminaAlumina aktif adalah bentuk alumina (oksida aluminium) yang sangat poros dan memiliki luas permukaan yang besar. Alumina aktif digunakan sebagai adsorben, katalis, dan pengering.
Aluminium HydroxideHidroksida aluminium adalah senyawa anorganik yang berbentuk padatan putih. Hidroksida aluminium digunakan sebagai antasida, penstabil pH, dan bahan pengisi.
Aluminium SulphateSulfat aluminium adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih atau bubuk. Sulfat aluminium digunakan sebagai koagulan, pewarna, dan pengawet.
Ammonia/Amoniak LiquidAmoniak cair adalah larutan amoniak (gas) dalam air. Amoniak cair digunakan sebagai pupuk, bahan pembersih, dan pendingin.
Ammonium BiflourideBifluorida amonium adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih atau kuning. Bifluorida amonium digunakan sebagai pengikis, pengawet kayu, dan bahan kimia laboratorium.
Ammonium PersulphatePersulfat amonium adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih atau kuning. Persulfat amonium digunakan sebagai inisiator polimerisasi, pemutih, dan agen oksidasi.
Antiscalant water treatmentAntiscalant adalah zat yang mencegah atau mengurangi pembentukan endapan mineral (scaling) pada permukaan peralatan atau pipa. Antiscalant digunakan untuk mengolah air keras, air laut, atau air limbah.
ATMPATMP adalah singkatan dari aminotris (metilena fosfonat), senyawa organik yang berbentuk cairan atau padatan. ATMP digunakan sebagai penghambat korosi, pengendali scaling, dan pengkelat logam.
Barium ChlorideKlorida barium adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih atau abu-abu. Klorida barium digunakan sebagai bahan pembuat warna api, pengendap sulfat, dan bahan kimia laboratorium.

WOOD HERBICIDE FUNGICIDE

Industri ini memproduksi dan mengaplikasikan bahan kimia yang digunakan untuk mengendalikan atau mencegah pertumbuhan tanaman atau jamur yang tidak diinginkan pada kayu atau produk kayu.

Wood herbicide fungicide

JENIS PRODUK

Bahan KimiaDeskripsi Singkat
BiocideZat kimia atau mikroorganisme yang dimaksudkan untuk menghancurkan, menghalangi, atau mengendalikan organisme berbahaya. Digunakan dalam bidang kedokteran, pertanian, kehutanan, dan industri sebagai desinfektan, pengawet, insektisida, dan pestisida.
Citric acidSenyawa organik yang ditemukan dalam jumlah tinggi pada buah-buahan sitrus seperti lemon dan jeruk nipis. Memberikan rasa asam yang khas pada buah-buahan tersebut. Ditambahkan ke dalam makanan dan minuman olahan sebagai perasa, pengawet, dan antioksidan. Digunakan sebagai bahan dalam kosmetik, obat-obatan, dan produk pembersih.
Potassium permanganateSenyawa anorganik dengan rumus kimia KMnO 4. Berbentuk kristal berwarna ungu-hitam yang larut dalam air membentuk larutan berwarna ungu-merah. Agen pengoksidasi yang kuat dan dapat digunakan sebagai oksidan dalam berbagai reaksi kimia. Digunakan sebagai obat untuk mengobati infeksi kulit seperti eksim, kaki atlet, dan impetigo.

WOOD HERBICIDE

Industri ini memproduksi dan mengaplikasikan bahan kimia yang digunakan untuk mengendalikan atau mencegah pertumbuhan tanaman atau jamur yang tidak diinginkan pada kayu atau produk kayu.

Wood herbicide fungicide

JENIS PRODUK

  • Biocide

    Zat kimia yang digunakan untuk membunuh atau menghambat pertumbuhan mikroorganisme berbahaya, seperti bakteri, jamur, alga, dan virus. Ini juga digunakan dalam industri pengolahan air, ladang minyak, dan pengawetan kayu.

  • Citric Acid

    Senyawa organik yang ditemukan dalam jumlah tinggi pada buah-buahan sitrus seperti lemon dan jeruk nipis. Memberikan rasa asam yang khas pada buah-buahan tersebut. Ditambahkan ke dalam makanan dan minuman olahan sebagai perasa, pengawet, dan antioksidan. Digunakan sebagai bahan dalam kosmetik, obat-obatan, dan produk pembersih.

  • Potassium Permaganate

    Senyawa anorganik dengan rumus kimia KMnO 4. Berbentuk kristal berwarna ungu-hitam yang larut dalam air membentuk larutan berwarna ungu-merah. Agen pengoksidasi yang kuat dan dapat digunakan sebagai oksidan dalam berbagai reaksi kimia. Digunakan sebagai obat untuk mengobati infeksi kulit seperti eksim, kaki atlet, dan impetigo.

ADHESIVE

Industri ini memproduksi dan menyediakan lem, pita, dan sealant yang digunakan untuk menempelkan berbagai bahan. Adhesives dapat diklasifikasikan berdasarkan komposisi kimia, bentuk, hingga prosesnya

Chemical for Adhesive

JENIS PRODUK

Bahan KimiaDeskripsi dan Penggunaan
DextrineDextrine adalah polisakarida yang terbentuk dari hidrolisis pati. Dextrine digunakan sebagai bahan perekat untuk kertas, tekstil, kayu, dan logam. Dextrine juga memiliki sifat pengental, pengikat, dan pengisi
DEG, TEG, PEG, MEGDEG, TEG, PEG, dan MEG adalah singkatan dari diethylene glycol, triethylene glycol, polyethylene glycol, dan monoethylene glycol. Mereka adalah senyawa alkohol polihidrat yang memiliki sifat pelarut, pelembab, dan penstabil. Mereka digunakan sebagai bahan perekat untuk resin, plastik, karet, dan cat
Ethyl AcetateEthyl acetate adalah senyawa ester yang memiliki bau buah yang khas. Ethyl acetate digunakan sebagai pelarut untuk perekat berbasis akrilik, nitroselulosa, dan vinil. Ethyl acetate juga digunakan sebagai bahan perekat untuk kemasan fleksibel, laminasi, dan pelapisan
Hydrazine HydateHydrazine hydate adalah senyawa hidrazin yang memiliki sifat reduksi yang kuat. Hydrazine hydate digunakan sebagai bahan perekat untuk polimerisasi dan penjembatan silang karet, resin, dan poliuretan. Hydrazine hydate juga digunakan sebagai bahan perekat untuk kaca, keramik, dan logam
Methylene ChlorideMethylene chloride adalah senyawa klorinasi yang memiliki sifat pelarut yang tinggi. Methylene chloride digunakan sebagai pelarut untuk perekat berbasis poliester, poliuretan, dan epoksi. Methylene chloride juga digunakan sebagai bahan perekat untuk pembersihan permukaan, pengupasan cat, dan pengelasan plastik
Parafin WaxParafin wax adalah campuran hidrokarbon jenuh yang memiliki sifat lilin. Parafin wax digunakan sebagai bahan perekat untuk kertas, karton, kayu, dan kain. Parafin wax juga memiliki sifat tahan air, anti lengket, dan anti karat
Paraformal Dehyde 92%Paraformal dehyde 92% adalah bentuk padat dari formaldehida yang memiliki sifat pengawet dan pengikat. Paraformal dehyde 92% digunakan sebagai bahan perekat untuk resin fenolik, urea, dan melamin. Paraformal dehyde 92% juga digunakan sebagai bahan perekat untuk kayu lapis, papan partikel, dan papan serat
Stearic AcidStearic acid adalah asam lemak jenuh yang memiliki sifat lilin dan emulsi. Stearic acid digunakan sebagai bahan perekat untuk karet, plastik, dan lilin. Stearic acid juga memiliki sifat anti lengket, anti statis, dan anti oksidan

ADHESIVE

Industri ini memproduksi dan menyediakan lem, pita, dan sealant yang digunakan untuk menempelkan berbagai bahan. Adhesives dapat diklasifikasikan berdasarkan komposisi kimia, bentuk, hingga prosesnya

Chemical for Adhesive

JENIS PRODUK

Bahan KimiaDeskripsi dan Penggunaan
DextrineDextrine adalah polisakarida yang terbentuk dari hidrolisis pati. Dextrine digunakan sebagai bahan perekat untuk kertas, tekstil, kayu, dan logam. Dextrine juga memiliki sifat pengental, pengikat, dan pengisi
DEG, TEG, PEG, MEGDEG, TEG, PEG, dan MEG adalah singkatan dari diethylene glycol, triethylene glycol, polyethylene glycol, dan monoethylene glycol. Mereka adalah senyawa alkohol polihidrat yang memiliki sifat pelarut, pelembab, dan penstabil. Mereka digunakan sebagai bahan perekat untuk resin, plastik, karet, dan cat
Ethyl AcetateEthyl acetate adalah senyawa ester yang memiliki bau buah yang khas. Ethyl acetate digunakan sebagai pelarut untuk perekat berbasis akrilik, nitroselulosa, dan vinil. Ethyl acetate juga digunakan sebagai bahan perekat untuk kemasan fleksibel, laminasi, dan pelapisan
Hydrazine HydateHydrazine hydate adalah senyawa hidrazin yang memiliki sifat reduksi yang kuat. Hydrazine hydate digunakan sebagai bahan perekat untuk polimerisasi dan penjembatan silang karet, resin, dan poliuretan. Hydrazine hydate juga digunakan sebagai bahan perekat untuk kaca, keramik, dan logam
Methylene ChlorideMethylene chloride adalah senyawa klorinasi yang memiliki sifat pelarut yang tinggi. Methylene chloride digunakan sebagai pelarut untuk perekat berbasis poliester, poliuretan, dan epoksi. Methylene chloride juga digunakan sebagai bahan perekat untuk pembersihan permukaan, pengupasan cat, dan pengelasan plastik
Parafin WaxParafin wax adalah campuran hidrokarbon jenuh yang memiliki sifat lilin. Parafin wax digunakan sebagai bahan perekat untuk kertas, karton, kayu, dan kain. Parafin wax juga memiliki sifat tahan air, anti lengket, dan anti karat
Paraformal Dehyde 92%Paraformal dehyde 92% adalah bentuk padat dari formaldehida yang memiliki sifat pengawet dan pengikat. Paraformal dehyde 92% digunakan sebagai bahan perekat untuk resin fenolik, urea, dan melamin. Paraformal dehyde 92% juga digunakan sebagai bahan perekat untuk kayu lapis, papan partikel, dan papan serat
Stearic AcidStearic acid adalah asam lemak jenuh yang memiliki sifat lilin dan emulsi. Stearic acid digunakan sebagai bahan perekat untuk karet, plastik, dan lilin. Stearic acid juga memiliki sifat anti lengket, anti statis, dan anti oksidan

AGRICULTURE

This industry involves the cultivation of crops and livestock for food, fiber, fuel, and other purposes. Agriculture can be divided into crop production, animal production, and agricultural services

Chemical for Agriculture

PRODUCT NAME

Bahan KimiaDeskripsi dan Penggunaan
Ammonia/Amoniak LiquidAmonia atau amoniak cair adalah senyawa anorganik yang berbentuk cairan tak berwarna dengan bau menyengat. Amonia digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk nitrogen, seperti urea, amonium nitrat, dan amonium sulfat, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman.
Ammonium BicarbonateAmonium bikarbonat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. Amonium bikarbonat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk nitrogen, seperti amonium nitrat, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman.
Ammonium ChlorideAmonium klorida adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. Amonium klorida digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk nitrogen, seperti amonium sulfat, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman.
BentonitBentonit adalah jenis tanah liat yang berbentuk bubuk halus dengan sifat menyerap air. Bentonit digunakan sebagai bahan pengental dan pengemulsi untuk bahan pertanian, seperti pestisida, herbisida, dan fungisida. Bentonit juga dapat meningkatkan sifat tahan air dan tahan retak pada tanah.
BoraxBoraks adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. Boraks digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk boron, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Boraks juga dapat meningkatkan sifat tahan hama dan tahan penyakit pada tanaman.
Boric AcidAsam borat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. Asam borat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk boron, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Asam borat juga dapat digunakan sebagai pestisida, herbisida, dan fungisida.
Calcium NitrateKalsium nitrat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. Kalsium nitrat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk kalsium dan nitrogen, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Kalsium nitrat juga dapat meningkatkan sifat tahan kekeringan dan tahan dingin pada tanaman.
Calcium SulphateKalsium sulfat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat tidak larut dalam air. Kalsium sulfat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk kalsium dan sulfur, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Kalsium sulfat juga dapat digunakan sebagai bahan pengatur pH tanah.
Copper SulfateTembaga sulfat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal biru dengan sifat mudah larut dalam air. Tembaga sulfat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk tembaga, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Tembaga sulfat juga dapat digunakan sebagai fungisida, insektisida, dan herbisida.
DAP (Diammonium Phosphate)DAP atau diamonium fosfat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. DAP digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk fosfor dan nitrogen, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. DAP juga dapat meningkatkan sifat tahan hama dan tahan penyakit pada tanaman.
EDTAEDTA adalah singkatan dari ethylenediaminetetraacetic acid, yang merupakan senyawa organik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. EDTA digunakan sebagai bahan pengikat dan pengawet untuk bahan pertanian, seperti pupuk, pestisida, dan herbisida. EDTA juga dapat meningkatkan sifat penyerapan dan stabilitas nutrisi pada tanaman.
Ferric ChlorideFerric klorida adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal coklat dengan sifat larut dalam air. Ferric klorida digunakan sebagai bahan pengawet dan pengoksidasi untuk bahan pertanian, seperti pupuk, pestisida, dan herbisida. Ferric klorida juga dapat memberikan sifat anti jamur dan anti lumut pada tanaman.
Ferrous SulfateFerrous sulfat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal hijau dengan sifat mudah larut dalam air. Ferrous sulfat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk besi, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Ferrous sulfat juga dapat digunakan sebagai fungisida, insektisida, dan herbisida.
FormalinFormalin adalah larutan air dari formaldehida, yang merupakan senyawa organik yang berbentuk gas tak berwarna dengan bau tajam. Formalin digunakan sebagai bahan pengawet dan pengeras untuk bahan pertanian, seperti benih, buah, dan sayur. Formalin juga dapat digunakan sebagai pestisida, herbisida, dan fungisida.
Formic AcidAsam formiat adalah senyawa organik yang berbentuk cairan tak berwarna dengan bau asam. Asam formiat digunakan sebagai bahan pengawet dan pengoksidasi untuk bahan pertanian, seperti pupuk, pestisida, dan herbisida. Asam formiat juga dapat digunakan sebagai bahan pengatur pH tanah.
Hydrated LimeHydrated lime adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dengan sifat basa. Hydrated lime digunakan sebagai bahan pengatur pH dan pengikat untuk bahan pertanian, seperti pupuk, pestisida, dan herbisida. Hydrated lime juga dapat meningkatkan sifat tahan asam dan tahan hama pada tanah.
Hydrogen Peroxide 50%Hidrogen peroksida 50% adalah larutan air dari hidrogen peroksida, yang merupakan senyawa anorganik yang berbentuk cairan tak berwarna dengan sifat oksidatif. Hidrogen peroksida 50% digunakan sebagai bahan pengawet dan pengoksidasi untuk bahan pertanian, seperti pupuk, pestisida, dan herbisida. Hidrogen peroksida 50% juga dapat digunakan sebagai bahan pemutih dan pembersih.
Lead NitrateLead nitrat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. Lead nitrat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk timbal, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Lead nitrat juga dapat digunakan sebagai fungisida, insektisida, dan herbisida.
Magnesium SulphateMagnesium sulfat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. Magnesium sulfat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk magnesium dan sulfur, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Magnesium sulfat juga dapat digunakan sebagai bahan pengatur pH tanah.
Manganese SulphateMangan sulfat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal merah muda dengan sifat mudah larut dalam air. Mangan sulfat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk mangan, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Mangan sulfat juga dapat digunakan sebagai fungisida, insektisida, dan herbisida.
Phosphoric AcidAsam fosforat adalah senyawa anorganik yang berbentuk cairan tak berwarna dengan sifat asam. Asam fosforat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk fosfor, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Asam fosforat juga dapat digunakan sebagai bahan pengatur pH tanah.
Potassium CarbonateKalium karbonat adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dengan sifat basa. Kalium karbonat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk kalium, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Kalium karbonat juga dapat digunakan sebagai bahan pengatur pH tanah.
Potassium ChlorideKalium klorida adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. Kalium klorida digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk kalium, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Kalium klorida juga dapat digunakan sebagai bahan pengganti garam.
Potasium NitrateKalium nitrat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. Kalium nitrat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk kalium dan nitrogen, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Kalium nitrat juga dapat digunakan sebagai bahan pembuat kembang api.
Potassium Phosphate (MKP)Kalium fosfat atau MKP adalah singkatan dari monopotassium phosphate, yang merupakan senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. Kalium fosfat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk kalium dan fosfor, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Kalium fosfat juga dapat digunakan sebagai bahan pengatur pH tanah.
Potassium SulphateKalium sulfat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat tidak larut dalam air. Kalium sulfat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk kalium dan sulfur, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Kalium sulfat juga dapat digunakan sebagai bahan pengatur pH tanah.
Sodium MolybdateNatrium molibdat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. Natrium molibdat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk molibdenum, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Natrium molibdat juga dapat digunakan sebagai fungisida, insektisida, dan herbisida.
Sodium NitrateNatrium nitrat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. Natrium nitrat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk natrium dan nitrogen, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Natrium nitrat juga dapat digunakan sebagai bahan pengawet makanan.
Zinc SulfateSeng sulfat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. Seng sulfat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk seng, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Seng sulfat juga dapat digunakan sebagai fungisida, insektisida, dan herbisida.

AGRICULTURE

This industry involves the cultivation of crops and livestock for food, fiber, fuel, and other purposes. Agriculture can be divided into crop production, animal production, and agricultural services

Chemical for Agriculture

PRODUCT NAME

Bahan KimiaDeskripsi dan Penggunaan
Ammonia/Amoniak LiquidAmonia atau amoniak cair adalah senyawa anorganik yang berbentuk cairan tak berwarna dengan bau menyengat. Amonia digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk nitrogen, seperti urea, amonium nitrat, dan amonium sulfat, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman.
Ammonium BicarbonateAmonium bikarbonat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. Amonium bikarbonat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk nitrogen, seperti amonium nitrat, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman.
Ammonium ChlorideAmonium klorida adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. Amonium klorida digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk nitrogen, seperti amonium sulfat, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman.
BentonitBentonit adalah jenis tanah liat yang berbentuk bubuk halus dengan sifat menyerap air. Bentonit digunakan sebagai bahan pengental dan pengemulsi untuk bahan pertanian, seperti pestisida, herbisida, dan fungisida. Bentonit juga dapat meningkatkan sifat tahan air dan tahan retak pada tanah.
BoraxBoraks adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. Boraks digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk boron, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Boraks juga dapat meningkatkan sifat tahan hama dan tahan penyakit pada tanaman.
Boric AcidAsam borat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. Asam borat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk boron, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Asam borat juga dapat digunakan sebagai pestisida, herbisida, dan fungisida.
Calcium NitrateKalsium nitrat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. Kalsium nitrat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk kalsium dan nitrogen, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Kalsium nitrat juga dapat meningkatkan sifat tahan kekeringan dan tahan dingin pada tanaman.
Calcium SulphateKalsium sulfat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat tidak larut dalam air. Kalsium sulfat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk kalsium dan sulfur, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Kalsium sulfat juga dapat digunakan sebagai bahan pengatur pH tanah.
Copper SulfateTembaga sulfat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal biru dengan sifat mudah larut dalam air. Tembaga sulfat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk tembaga, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Tembaga sulfat juga dapat digunakan sebagai fungisida, insektisida, dan herbisida.
DAP (Diammonium Phosphate)DAP atau diamonium fosfat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. DAP digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk fosfor dan nitrogen, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. DAP juga dapat meningkatkan sifat tahan hama dan tahan penyakit pada tanaman.
EDTAEDTA adalah singkatan dari ethylenediaminetetraacetic acid, yang merupakan senyawa organik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. EDTA digunakan sebagai bahan pengikat dan pengawet untuk bahan pertanian, seperti pupuk, pestisida, dan herbisida. EDTA juga dapat meningkatkan sifat penyerapan dan stabilitas nutrisi pada tanaman.
Ferric ChlorideFerric klorida adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal coklat dengan sifat larut dalam air. Ferric klorida digunakan sebagai bahan pengawet dan pengoksidasi untuk bahan pertanian, seperti pupuk, pestisida, dan herbisida. Ferric klorida juga dapat memberikan sifat anti jamur dan anti lumut pada tanaman.
Ferrous SulfateFerrous sulfat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal hijau dengan sifat mudah larut dalam air. Ferrous sulfat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk besi, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Ferrous sulfat juga dapat digunakan sebagai fungisida, insektisida, dan herbisida.
FormalinFormalin adalah larutan air dari formaldehida, yang merupakan senyawa organik yang berbentuk gas tak berwarna dengan bau tajam. Formalin digunakan sebagai bahan pengawet dan pengeras untuk bahan pertanian, seperti benih, buah, dan sayur. Formalin juga dapat digunakan sebagai pestisida, herbisida, dan fungisida.
Formic AcidAsam formiat adalah senyawa organik yang berbentuk cairan tak berwarna dengan bau asam. Asam formiat digunakan sebagai bahan pengawet dan pengoksidasi untuk bahan pertanian, seperti pupuk, pestisida, dan herbisida. Asam formiat juga dapat digunakan sebagai bahan pengatur pH tanah.
Hydrated LimeHydrated lime adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dengan sifat basa. Hydrated lime digunakan sebagai bahan pengatur pH dan pengikat untuk bahan pertanian, seperti pupuk, pestisida, dan herbisida. Hydrated lime juga dapat meningkatkan sifat tahan asam dan tahan hama pada tanah.
Hydrogen Peroxide 50%Hidrogen peroksida 50% adalah larutan air dari hidrogen peroksida, yang merupakan senyawa anorganik yang berbentuk cairan tak berwarna dengan sifat oksidatif. Hidrogen peroksida 50% digunakan sebagai bahan pengawet dan pengoksidasi untuk bahan pertanian, seperti pupuk, pestisida, dan herbisida. Hidrogen peroksida 50% juga dapat digunakan sebagai bahan pemutih dan pembersih.
Lead NitrateLead nitrat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. Lead nitrat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk timbal, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Lead nitrat juga dapat digunakan sebagai fungisida, insektisida, dan herbisida.
Magnesium SulphateMagnesium sulfat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. Magnesium sulfat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk magnesium dan sulfur, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Magnesium sulfat juga dapat digunakan sebagai bahan pengatur pH tanah.
Manganese SulphateMangan sulfat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal merah muda dengan sifat mudah larut dalam air. Mangan sulfat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk mangan, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Mangan sulfat juga dapat digunakan sebagai fungisida, insektisida, dan herbisida.
Phosphoric AcidAsam fosforat adalah senyawa anorganik yang berbentuk cairan tak berwarna dengan sifat asam. Asam fosforat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk fosfor, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Asam fosforat juga dapat digunakan sebagai bahan pengatur pH tanah.
Potassium CarbonateKalium karbonat adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dengan sifat basa. Kalium karbonat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk kalium, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Kalium karbonat juga dapat digunakan sebagai bahan pengatur pH tanah.
Potassium ChlorideKalium klorida adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. Kalium klorida digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk kalium, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Kalium klorida juga dapat digunakan sebagai bahan pengganti garam.
Potasium NitrateKalium nitrat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. Kalium nitrat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk kalium dan nitrogen, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Kalium nitrat juga dapat digunakan sebagai bahan pembuat kembang api.
Potassium Phosphate (MKP)Kalium fosfat atau MKP adalah singkatan dari monopotassium phosphate, yang merupakan senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. Kalium fosfat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk kalium dan fosfor, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Kalium fosfat juga dapat digunakan sebagai bahan pengatur pH tanah.
Potassium SulphateKalium sulfat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat tidak larut dalam air. Kalium sulfat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk kalium dan sulfur, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Kalium sulfat juga dapat digunakan sebagai bahan pengatur pH tanah.
Sodium MolybdateNatrium molibdat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. Natrium molibdat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk molibdenum, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Natrium molibdat juga dapat digunakan sebagai fungisida, insektisida, dan herbisida.
Sodium NitrateNatrium nitrat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. Natrium nitrat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk natrium dan nitrogen, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Natrium nitrat juga dapat digunakan sebagai bahan pengawet makanan.
Zinc SulfateSeng sulfat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat mudah larut dalam air. Seng sulfat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat pupuk seng, yang digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Seng sulfat juga dapat digunakan sebagai fungisida, insektisida, dan herbisida.

COATING

 This industry applies protective or decorative layers of liquid or powder material to various surfaces, such as metal, wood, glass, or plastic. Coatings can enhance the appearance, durability, or functionality of the coated objects

Chemical for Coating

PRODUCT NAME

Bahan KimiaDeskripsi dan Penggunaan
Acrylic AcidAsam akrilik adalah senyawa organik yang berbentuk cairan tak berwarna dengan bau tajam. Asam akrilik digunakan sebagai monomer untuk membuat polimer akrilik, seperti poliakrilat dan poliakrilamida, yang digunakan sebagai bahan coating untuk meningkatkan kekuatan, kekeringan, dan daya lekat pada permukaan.
Adipic AcidAsam adipat adalah senyawa organik yang berbentuk kristal putih dengan rasa asam. Asam adipat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat nilon, poliester, dan poliuretan, yang digunakan sebagai bahan coating untuk memberikan sifat tahan air, tahan api, dan tahan aus pada permukaan.
Aluminium HydroxideAluminium hidroksida adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dengan sifat basa. Aluminium hidroksida digunakan sebagai bahan pengisi dan penguat untuk bahan coating, seperti cat, resin, dan karet. Aluminium hidroksida juga dapat meningkatkan sifat tahan api dan tahan asam pada permukaan.
Aluminium StearateAluminium stearat adalah senyawa organik yang berbentuk bubuk putih dengan sifat hidrofobik. Aluminium stearat digunakan sebagai bahan pengental dan pengawet untuk bahan coating, seperti cat minyak, cat air, dan cat lateks. Aluminium stearat juga dapat memberikan sifat anti lengket dan anti karat pada permukaan.
Barium SulphateBarium sulfat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat tidak larut dalam air. Barium sulfat digunakan sebagai bahan pengisi dan pewarna untuk bahan coating, seperti cat, tinta, dan plastik. Barium sulfat juga dapat meningkatkan sifat tahan sinar UV dan tahan radiasi pada permukaan.
BentonitBentonit adalah jenis tanah liat yang berbentuk bubuk halus dengan sifat menyerap air. Bentonit digunakan sebagai bahan pengental dan pengemulsi untuk bahan coating, seperti cat, lem, dan cat pelindung. Bentonit juga dapat memberikan sifat tahan air dan tahan retak pada permukaan.
Calcium StearateKalsium stearat adalah senyawa organik yang berbentuk bubuk putih dengan sifat hidrofobik. Kalsium stearat digunakan sebagai bahan pengental dan pengawet untuk bahan coating, seperti cat minyak, cat air, dan cat lateks. Kalsium stearat juga dapat memberikan sifat anti lengket dan anti karat pada permukaan.
Chrome Oxide GreenKrom oksida hijau adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk hijau dengan sifat tidak larut dalam air. Krom oksida hijau digunakan sebagai bahan pewarna dan penguat untuk bahan coating, seperti cat, tinta, dan keramik. Krom oksida hijau juga dapat meningkatkan sifat tahan korosi dan tahan abrasi pada permukaan.
Copper OxideTembaga oksida adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal hitam atau merah dengan sifat konduktif listrik. Tembaga oksida digunakan sebagai bahan pewarna dan katalis untuk bahan coating, seperti cat, tinta, dan baterai. Tembaga oksida juga dapat memberikan sifat anti bakteri dan anti jamur pada permukaan.
DEG, TEG, PEG, MEGDEG, TEG, PEG, dan MEG adalah singkatan dari diethylene glycol, triethylene glycol, polyethylene glycol, dan monoethylene glycol, yang merupakan senyawa organik yang berbentuk cairan kental dengan sifat larut dalam air. DEG, TEG, PEG, dan MEG digunakan sebagai bahan pelarut dan pelembab untuk bahan coating, seperti cat, tinta, dan resin. DEG, TEG, PEG, dan MEG juga dapat meningkatkan sifat kekentalan dan kekentalan pada permukaan.
Ferric ChlorideFerric klorida adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal coklat dengan sifat larut dalam air. Ferric klorida digunakan sebagai bahan pengawet dan pengoksidasi untuk bahan coating, seperti cat, tinta, dan resin. Ferric klorida juga dapat memberikan sifat anti jamur dan anti lumut pada permukaan.
Iron OxideIron oksida adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk merah, kuning, atau hitam dengan sifat tidak larut dalam air. Iron oksida digunakan sebagai bahan pewarna dan penguat untuk bahan coating, seperti cat, tinta, dan keramik. Iron oksida juga dapat meningkatkan sifat tahan panas dan tahan magnet pada permukaan.
Lead StearateLead stearat adalah senyawa organik yang berbentuk bubuk putih dengan sifat hidrofobik. Lead stearat digunakan sebagai bahan pengental dan pengawet untuk bahan coating, seperti cat minyak, cat air, dan cat lateks. Lead stearat juga dapat memberikan sifat anti lengket dan anti karat pada permukaan.
LithoponeLithopone adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dengan sifat tidak larut dalam air. Lithopone digunakan sebagai bahan pengisi dan pewarna untuk bahan coating, seperti cat, tinta, dan plastik. Lithopone juga dapat meningkatkan sifat tahan sinar UV dan tahan radiasi pada permukaan.
Mala Chite GreenMala chite green adalah senyawa organik yang berbentuk bubuk hijau dengan sifat larut dalam air. Mala chite green digunakan sebagai bahan pewarna dan antibakteri untuk bahan coating, seperti cat, tinta, dan kertas. Mala chite green juga dapat memberikan sifat tahan jamur dan tahan bakteri pada permukaan.
Manganese OxideMangan oksida adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk hitam dengan sifat konduktif listrik. Mangan oksida digunakan sebagai bahan pewarna dan katalis untuk bahan coating, seperti cat, tinta, dan baterai. Mangan oksida juga dapat memberikan sifat anti karat dan anti korosi pada permukaan.
Parafin WaxParafin wax adalah senyawa organik yang berbentuk padat putih dengan sifat tidak larut dalam air. Parafin wax digunakan sebagai bahan pengisi dan pelindung untuk bahan coating, seperti cat, lilin, dan karet. Parafin wax juga dapat memberikan sifat tahan air dan tahan api pada permukaan.
Paraformal Dehyde 92%Paraformal dehyde 92% adalah senyawa organik yang berbentuk padat putih dengan sifat larut dalam air. Paraformal dehyde 92% digunakan sebagai bahan pengawet dan pengeras untuk bahan coating, seperti cat, resin, dan kayu. Paraformal dehyde 92% juga dapat memberikan sifat anti jamur dan anti bakteri pada permukaan.
SMT – BC – MCSMT – BC – MC adalah singkatan dari sodium methylate, butyl cellosolve, dan methyl cellosolve, yang merupakan senyawa organik yang berbentuk cairan bening dengan sifat larut dalam air. SMT – BC – MC digunakan sebagai bahan pelarut dan pelembab untuk bahan coating, seperti cat, tinta, dan resin. SMT – BC – MC juga dapat meningkatkan sifat kekentalan dan kekentalan pada permukaan.
Sodium SilicateSodium silikat adalah senyawa anorganik yang berbentuk cairan kental dengan sifat larut dalam air. Sodium silikat digunakan sebagai bahan pengikat dan pengeras untuk bahan coating, seperti cat, semen, dan kaca. Sodium silikat juga dapat memberikan sifat tahan air dan tahan asam pada permukaan.
Stearic AcidStearic acid adalah senyawa organik yang berbentuk padat putih dengan sifat tidak larut dalam air. Stearic acid digunakan sebagai bahan pengental dan pengawet untuk bahan coating, seperti cat minyak, cat air, dan cat lateks. Stearic acid juga dapat memberikan sifat anti lengket dan anti karat pada permukaan.
Talc Powder LiaoningTalc powder liaoning adalah jenis tanah liat yang berbentuk bubuk putih dengan sifat tidak larut dalam air. Talc powder liaoning digunakan sebagai bahan pengisi dan pewarna untuk bahan coating, seperti cat, tinta, dan plastik. Talc powder liaoning juga dapat meningkatkan sifat tahan gesekan dan tahan minyak pada permukaan.
Titanium DioxideTitanium dioksida adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dengan sifat tidak larut dalam air. Titanium dioksida digunakan sebagai bahan pengisi dan pewarna untuk bahan coating, seperti cat, tinta, dan kosmetik. Titanium dioksida juga dapat meningkatkan sifat tahan sinar UV dan tahan radiasi pada permukaan.
Zinc OxideZinc oksida adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dengan sifat tidak larut dalam air. Zinc oksida digunakan sebagai bahan pengisi dan pewarna untuk bahan coating, seperti cat, tinta, dan karet. Zinc oksida juga dapat meningkatkan sifat tahan panas dan tahan bakteri pada permukaan.
Zinc StearateZinc stearat adalah senyawa organik yang berbentuk bubuk putih dengan sifat hidrofobik. Zinc stearat digunakan sebagai bahan pengental dan pengawet untuk bahan coating, seperti cat minyak, cat air, dan cat lateks. Zinc stearat juga dapat memberikan sifat anti lengket dan anti karat pada permukaan.

COATING

 This industry applies protective or decorative layers of liquid or powder material to various surfaces, such as metal, wood, glass, or plastic. Coatings can enhance the appearance, durability, or functionality of the coated objects

Chemical for Coating

PRODUCT NAME

Bahan KimiaDeskripsi dan Penggunaan
Acrylic AcidAsam akrilik adalah senyawa organik yang berbentuk cairan tak berwarna dengan bau tajam. Asam akrilik digunakan sebagai monomer untuk membuat polimer akrilik, seperti poliakrilat dan poliakrilamida, yang digunakan sebagai bahan coating untuk meningkatkan kekuatan, kekeringan, dan daya lekat pada permukaan.
Adipic AcidAsam adipat adalah senyawa organik yang berbentuk kristal putih dengan rasa asam. Asam adipat digunakan sebagai bahan baku untuk membuat nilon, poliester, dan poliuretan, yang digunakan sebagai bahan coating untuk memberikan sifat tahan air, tahan api, dan tahan aus pada permukaan.
Aluminium HydroxideAluminium hidroksida adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dengan sifat basa. Aluminium hidroksida digunakan sebagai bahan pengisi dan penguat untuk bahan coating, seperti cat, resin, dan karet. Aluminium hidroksida juga dapat meningkatkan sifat tahan api dan tahan asam pada permukaan.
Aluminium StearateAluminium stearat adalah senyawa organik yang berbentuk bubuk putih dengan sifat hidrofobik. Aluminium stearat digunakan sebagai bahan pengental dan pengawet untuk bahan coating, seperti cat minyak, cat air, dan cat lateks. Aluminium stearat juga dapat memberikan sifat anti lengket dan anti karat pada permukaan.
Barium SulphateBarium sulfat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dengan sifat tidak larut dalam air. Barium sulfat digunakan sebagai bahan pengisi dan pewarna untuk bahan coating, seperti cat, tinta, dan plastik. Barium sulfat juga dapat meningkatkan sifat tahan sinar UV dan tahan radiasi pada permukaan.
BentonitBentonit adalah jenis tanah liat yang berbentuk bubuk halus dengan sifat menyerap air. Bentonit digunakan sebagai bahan pengental dan pengemulsi untuk bahan coating, seperti cat, lem, dan cat pelindung. Bentonit juga dapat memberikan sifat tahan air dan tahan retak pada permukaan.
Calcium StearateKalsium stearat adalah senyawa organik yang berbentuk bubuk putih dengan sifat hidrofobik. Kalsium stearat digunakan sebagai bahan pengental dan pengawet untuk bahan coating, seperti cat minyak, cat air, dan cat lateks. Kalsium stearat juga dapat memberikan sifat anti lengket dan anti karat pada permukaan.
Chrome Oxide GreenKrom oksida hijau adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk hijau dengan sifat tidak larut dalam air. Krom oksida hijau digunakan sebagai bahan pewarna dan penguat untuk bahan coating, seperti cat, tinta, dan keramik. Krom oksida hijau juga dapat meningkatkan sifat tahan korosi dan tahan abrasi pada permukaan.
Copper OxideTembaga oksida adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal hitam atau merah dengan sifat konduktif listrik. Tembaga oksida digunakan sebagai bahan pewarna dan katalis untuk bahan coating, seperti cat, tinta, dan baterai. Tembaga oksida juga dapat memberikan sifat anti bakteri dan anti jamur pada permukaan.
DEG, TEG, PEG, MEGDEG, TEG, PEG, dan MEG adalah singkatan dari diethylene glycol, triethylene glycol, polyethylene glycol, dan monoethylene glycol, yang merupakan senyawa organik yang berbentuk cairan kental dengan sifat larut dalam air. DEG, TEG, PEG, dan MEG digunakan sebagai bahan pelarut dan pelembab untuk bahan coating, seperti cat, tinta, dan resin. DEG, TEG, PEG, dan MEG juga dapat meningkatkan sifat kekentalan dan kekentalan pada permukaan.
Ferric ChlorideFerric klorida adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal coklat dengan sifat larut dalam air. Ferric klorida digunakan sebagai bahan pengawet dan pengoksidasi untuk bahan coating, seperti cat, tinta, dan resin. Ferric klorida juga dapat memberikan sifat anti jamur dan anti lumut pada permukaan.
Iron OxideIron oksida adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk merah, kuning, atau hitam dengan sifat tidak larut dalam air. Iron oksida digunakan sebagai bahan pewarna dan penguat untuk bahan coating, seperti cat, tinta, dan keramik. Iron oksida juga dapat meningkatkan sifat tahan panas dan tahan magnet pada permukaan.
Lead StearateLead stearat adalah senyawa organik yang berbentuk bubuk putih dengan sifat hidrofobik. Lead stearat digunakan sebagai bahan pengental dan pengawet untuk bahan coating, seperti cat minyak, cat air, dan cat lateks. Lead stearat juga dapat memberikan sifat anti lengket dan anti karat pada permukaan.
LithoponeLithopone adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dengan sifat tidak larut dalam air. Lithopone digunakan sebagai bahan pengisi dan pewarna untuk bahan coating, seperti cat, tinta, dan plastik. Lithopone juga dapat meningkatkan sifat tahan sinar UV dan tahan radiasi pada permukaan.
Mala Chite GreenMala chite green adalah senyawa organik yang berbentuk bubuk hijau dengan sifat larut dalam air. Mala chite green digunakan sebagai bahan pewarna dan antibakteri untuk bahan coating, seperti cat, tinta, dan kertas. Mala chite green juga dapat memberikan sifat tahan jamur dan tahan bakteri pada permukaan.
Manganese OxideMangan oksida adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk hitam dengan sifat konduktif listrik. Mangan oksida digunakan sebagai bahan pewarna dan katalis untuk bahan coating, seperti cat, tinta, dan baterai. Mangan oksida juga dapat memberikan sifat anti karat dan anti korosi pada permukaan.
Parafin WaxParafin wax adalah senyawa organik yang berbentuk padat putih dengan sifat tidak larut dalam air. Parafin wax digunakan sebagai bahan pengisi dan pelindung untuk bahan coating, seperti cat, lilin, dan karet. Parafin wax juga dapat memberikan sifat tahan air dan tahan api pada permukaan.
Paraformal Dehyde 92%Paraformal dehyde 92% adalah senyawa organik yang berbentuk padat putih dengan sifat larut dalam air. Paraformal dehyde 92% digunakan sebagai bahan pengawet dan pengeras untuk bahan coating, seperti cat, resin, dan kayu. Paraformal dehyde 92% juga dapat memberikan sifat anti jamur dan anti bakteri pada permukaan.
SMT – BC – MCSMT – BC – MC adalah singkatan dari sodium methylate, butyl cellosolve, dan methyl cellosolve, yang merupakan senyawa organik yang berbentuk cairan bening dengan sifat larut dalam air. SMT – BC – MC digunakan sebagai bahan pelarut dan pelembab untuk bahan coating, seperti cat, tinta, dan resin. SMT – BC – MC juga dapat meningkatkan sifat kekentalan dan kekentalan pada permukaan.
Sodium SilicateSodium silikat adalah senyawa anorganik yang berbentuk cairan kental dengan sifat larut dalam air. Sodium silikat digunakan sebagai bahan pengikat dan pengeras untuk bahan coating, seperti cat, semen, dan kaca. Sodium silikat juga dapat memberikan sifat tahan air dan tahan asam pada permukaan.
Stearic AcidStearic acid adalah senyawa organik yang berbentuk padat putih dengan sifat tidak larut dalam air. Stearic acid digunakan sebagai bahan pengental dan pengawet untuk bahan coating, seperti cat minyak, cat air, dan cat lateks. Stearic acid juga dapat memberikan sifat anti lengket dan anti karat pada permukaan.
Talc Powder LiaoningTalc powder liaoning adalah jenis tanah liat yang berbentuk bubuk putih dengan sifat tidak larut dalam air. Talc powder liaoning digunakan sebagai bahan pengisi dan pewarna untuk bahan coating, seperti cat, tinta, dan plastik. Talc powder liaoning juga dapat meningkatkan sifat tahan gesekan dan tahan minyak pada permukaan.
Titanium DioxideTitanium dioksida adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dengan sifat tidak larut dalam air. Titanium dioksida digunakan sebagai bahan pengisi dan pewarna untuk bahan coating, seperti cat, tinta, dan kosmetik. Titanium dioksida juga dapat meningkatkan sifat tahan sinar UV dan tahan radiasi pada permukaan.
Zinc OxideZinc oksida adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dengan sifat tidak larut dalam air. Zinc oksida digunakan sebagai bahan pengisi dan pewarna untuk bahan coating, seperti cat, tinta, dan karet. Zinc oksida juga dapat meningkatkan sifat tahan panas dan tahan bakteri pada permukaan.
Zinc StearateZinc stearat adalah senyawa organik yang berbentuk bubuk putih dengan sifat hidrofobik. Zinc stearat digunakan sebagai bahan pengental dan pengawet untuk bahan coating, seperti cat minyak, cat air, dan cat lateks. Zinc stearat juga dapat memberikan sifat anti lengket dan anti karat pada permukaan.

CONSTRUCTION

Industri ini melibatkan perancangan, pembangunan, dan pemeliharaan struktur, seperti rumah, jembatan, jalan, dan bendungan. Construction dapat dikategorikan berdasarkan jenis proyek, seperti residensial, komersial, industri, atau sipil.

Chemical for Construction

NAMA PRODUK

Bahan KimiaDeskripsi dan Penggunaan
Aluminium HydroxideSenyawa putih yang tidak larut dalam air, yang digunakan sebagai bahan pengisi, pengapian, dan pemadam api dalam industri konstruksi
Aluminium StearateSenyawa berwarna putih atau kuning muda yang larut dalam minyak, yang digunakan sebagai bahan pelumas, hidrofobik, dan anti-korosi dalam industri konstruksi
Aluminium SulphateSenyawa kristal berwarna putih yang larut dalam air, yang digunakan sebagai bahan koagulan, pengatur pH, dan pengawet kayu dalam industri konstruksi
Barium SulphateSenyawa bubuk berwarna putih yang tidak larut dalam air, yang digunakan sebagai bahan pengisi, pigmen, dan pelindung radiasi dalam industri konstruksi
BentonitTanah liat yang mengandung montmorillonit, yang memiliki sifat mengembang dan menyerap air, yang digunakan sebagai bahan perata, penstabil, dan pelapis dalam industri konstruksi
Calcium StearateSenyawa berwarna putih atau kuning muda yang larut dalam minyak, yang digunakan sebagai bahan pelumas, hidrofobik, dan anti-korosi dalam industri konstruksi
Calcium SulphateSenyawa kristal berwarna putih yang larut dalam air, yang digunakan sebagai bahan pengikat, pengeras, dan pengatur kelembaban dalam industri konstruksi
Filter AidBahan yang digunakan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas filtrasi, yang biasanya terbuat dari diatomit, silika, atau selulosa, yang digunakan dalam industri konstruksi untuk membersihkan air, udara, dan minyak
Hydrated LimeSenyawa bubuk berwarna putih yang larut dalam air, yang merupakan hasil hidrasi dari kapur, yang digunakan sebagai bahan pengikat, pengatur pH, dan pengawet kayu dalam industri konstruksi
Iron OxideSenyawa berwarna merah, coklat, atau hitam yang tidak larut dalam air, yang merupakan hasil oksidasi dari besi, yang digunakan sebagai bahan pigmen, magnet, dan katalis dalam industri konstruksi
Lead StearateSenyawa berwarna putih atau kuning muda yang larut dalam minyak, yang digunakan sebagai bahan pelumas, hidrofobik, dan anti-korosi dalam industri konstruksi
LithoponeSenyawa bubuk berwarna putih yang tidak larut dalam air, yang merupakan campuran dari barium sulfat dan seng sulfida, yang digunakan sebagai bahan pengisi dan pigmen dalam industri konstruksi
Magnesium CarbonateSenyawa bubuk berwarna putih yang larut dalam asam, yang digunakan sebagai bahan pengisi, pengatur pH, dan anti-kempa dalam industri konstruksi
Magnesium OxideSenyawa bubuk berwarna putih yang larut dalam asam, yang digunakan sebagai bahan pengikat, pengapian, dan isolasi dalam industri konstruksi
Magnesium StearateSenyawa berwarna putih atau kuning muda yang larut dalam minyak, yang digunakan sebagai bahan pelumas, hidrofobik, dan anti-korosi dalam industri konstruksi
Manganese DioxideSenyawa berwarna hitam atau coklat yang tidak larut dalam air, yang digunakan sebagai bahan pigmen, katalis, dan baterai dalam industri konstruksi
SMT – BC – MCSingkatan dari Sodium Metasilicate, Borax, dan Magnesium Chloride, yang merupakan campuran bahan kimia yang digunakan sebagai bahan pengikat, pengeras, dan anti-retak dalam industri konstruksi
Sodium SilicateSenyawa cair berwarna jernih yang larut dalam air, yang digunakan sebagai bahan pengikat, pengawet, dan anti-bocor dalam industri konstruksi
Sodium SulphateSenyawa kristal berwarna putih yang larut dalam air, yang digunakan sebagai bahan pengisi, pengatur pH, dan anti-kempa dalam industri konstruksi
Talc Powder LiaoningBubuk halus berwarna putih atau abu-abu yang tidak larut dalam air, yang merupakan hasil penggilingan dari mineral talk, yang digunakan sebagai bahan pengisi, pelumas, dan anti-lengket dalam industri konstruksi
Titanium DioxideSenyawa bubuk berwarna putih yang tidak larut dalam air, yang digunakan sebagai bahan pengisi, pigmen, dan pelindung UV dalam industri konstruksi
Zinc OxideSenyawa bubuk berwarna putih yang larut dalam asam, yang digunakan sebagai bahan pengisi, pigmen, dan anti-korosi dalam industri konstruksi
Zinc StearateSenyawa berwarna putih atau kuning muda yang larut dalam minyak, yang digunakan sebagai bahan pelumas, hidrofobik, dan anti-korosi dalam industri konstruksi

CONSTRUCTIONS

Industri ini melibatkan perancangan, pembangunan, dan pemeliharaan struktur, seperti rumah, jembatan, jalan, dan bendungan. Construction dapat dikategorikan berdasarkan jenis proyek, seperti residensial, komersial, industri, atau sipil.

Chemical for Construction

JENIS PRODUK

Bahan KimiaDeskripsi dan Penggunaan
Aluminium HydroxideSenyawa putih yang tidak larut dalam air, yang digunakan sebagai bahan pengisi, pengapian, dan pemadam api dalam industri konstruksi
Aluminium StearateSenyawa berwarna putih atau kuning muda yang larut dalam minyak, yang digunakan sebagai bahan pelumas, hidrofobik, dan anti-korosi dalam industri konstruksi
Aluminium SulphateSenyawa kristal berwarna putih yang larut dalam air, yang digunakan sebagai bahan koagulan, pengatur pH, dan pengawet kayu dalam industri konstruksi
Barium SulphateSenyawa bubuk berwarna putih yang tidak larut dalam air, yang digunakan sebagai bahan pengisi, pigmen, dan pelindung radiasi dalam industri konstruksi
BentonitTanah liat yang mengandung montmorillonit, yang memiliki sifat mengembang dan menyerap air, yang digunakan sebagai bahan perata, penstabil, dan pelapis dalam industri konstruksi
Calcium StearateSenyawa berwarna putih atau kuning muda yang larut dalam minyak, yang digunakan sebagai bahan pelumas, hidrofobik, dan anti-korosi dalam industri konstruksi
Calcium SulphateSenyawa kristal berwarna putih yang larut dalam air, yang digunakan sebagai bahan pengikat, pengeras, dan pengatur kelembaban dalam industri konstruksi
Filter AidBahan yang digunakan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas filtrasi, yang biasanya terbuat dari diatomit, silika, atau selulosa, yang digunakan dalam industri konstruksi untuk membersihkan air, udara, dan minyak
Hydrated LimeSenyawa bubuk berwarna putih yang larut dalam air, yang merupakan hasil hidrasi dari kapur, yang digunakan sebagai bahan pengikat, pengatur pH, dan pengawet kayu dalam industri konstruksi
Iron OxideSenyawa berwarna merah, coklat, atau hitam yang tidak larut dalam air, yang merupakan hasil oksidasi dari besi, yang digunakan sebagai bahan pigmen, magnet, dan katalis dalam industri konstruksi
Lead StearateSenyawa berwarna putih atau kuning muda yang larut dalam minyak, yang digunakan sebagai bahan pelumas, hidrofobik, dan anti-korosi dalam industri konstruksi
LithoponeSenyawa bubuk berwarna putih yang tidak larut dalam air, yang merupakan campuran dari barium sulfat dan seng sulfida, yang digunakan sebagai bahan pengisi dan pigmen dalam industri konstruksi
Magnesium CarbonateSenyawa bubuk berwarna putih yang larut dalam asam, yang digunakan sebagai bahan pengisi, pengatur pH, dan anti-kempa dalam industri konstruksi
Magnesium OxideSenyawa bubuk berwarna putih yang larut dalam asam, yang digunakan sebagai bahan pengikat, pengapian, dan isolasi dalam industri konstruksi
Magnesium StearateSenyawa berwarna putih atau kuning muda yang larut dalam minyak, yang digunakan sebagai bahan pelumas, hidrofobik, dan anti-korosi dalam industri konstruksi
Manganese DioxideSenyawa berwarna hitam atau coklat yang tidak larut dalam air, yang digunakan sebagai bahan pigmen, katalis, dan baterai dalam industri konstruksi
SMT – BC – MCSingkatan dari Sodium Metasilicate, Borax, dan Magnesium Chloride, yang merupakan campuran bahan kimia yang digunakan sebagai bahan pengikat, pengeras, dan anti-retak dalam industri konstruksi
Sodium SilicateSenyawa cair berwarna jernih yang larut dalam air, yang digunakan sebagai bahan pengikat, pengawet, dan anti-bocor dalam industri konstruksi
Sodium SulphateSenyawa kristal berwarna putih yang larut dalam air, yang digunakan sebagai bahan pengisi, pengatur pH, dan anti-kempa dalam industri konstruksi
Talc Powder LiaoningBubuk halus berwarna putih atau abu-abu yang tidak larut dalam air, yang merupakan hasil penggilingan dari mineral talk, yang digunakan sebagai bahan pengisi, pelumas, dan anti-lengket dalam industri konstruksi
Titanium DioxideSenyawa bubuk berwarna putih yang tidak larut dalam air, yang digunakan sebagai bahan pengisi, pigmen, dan pelindung UV dalam industri konstruksi
Zinc OxideSenyawa bubuk berwarna putih yang larut dalam asam, yang digunakan sebagai bahan pengisi, pigmen, dan anti-korosi dalam industri konstruksi
Zinc StearateSenyawa berwarna putih atau kuning muda yang larut dalam minyak, yang digunakan sebagai bahan pelumas, hidrofobik, dan anti-korosi dalam industri konstruksi

COSMETICS

Industri ini memproduksi dan menjual produk kecantikan yang digunakan untuk meningkatkan atau mengubah penampilan wajah, rambut, atau tubuh. Produk industri ini mencakup riasan, perawatan kulit, wewangian, perawatan rambut, dan produk kebersihan pribadi

Bahan Kimia untuk Kosmetik

JENIS PRODUK

Bahan KimiaDeskripsi dan Penggunaan
Acrylic AcidAsam organik yang digunakan sebagai bahan baku untuk membuat polimer akrilik, yang dapat digunakan sebagai agen pengental, pengikat, dan pembentuk film dalam kosmetik.
Aluminium HydroxideSenyawa anorganik berwarna putih yang digunakan sebagai bahan pengisi, penstabil, dan penyerap cahaya ultraviolet dalam kosmetik.
Aluminium StearateSenyawa organik berwarna putih yang terbentuk dari reaksi aluminium dan asam stearat. Digunakan sebagai agen pengental, pengemulsi, dan pengontrol viskositas dalam kosmetik.
Ammonium PersulphateSenyawa anorganik berwarna putih yang digunakan sebagai agen pemutih dan pengoksidasi dalam kosmetik, terutama untuk produk pewarna rambut.
Barium SulphateSenyawa anorganik berwarna putih yang digunakan sebagai bahan pengisi, pewarna, dan penyerap cahaya ultraviolet dalam kosmetik.
BentonitTanah liat alami yang terbentuk dari pelapukan abu vulkanik. Digunakan sebagai agen pengental, pengemulsi, dan penyerap minyak dalam kosmetik, terutama untuk produk perawatan kulit.
Benzoic AcidAsam organik yang terdapat secara alami dalam beberapa buah dan sayuran. Digunakan sebagai pengawet dan pengatur pH dalam kosmetik.
Boric AcidAsam anorganik yang terdapat secara alami dalam beberapa mineral dan tanaman. Digunakan sebagai pengawet, antiseptik, dan pengatur pH dalam kosmetik.
Calcium StearateSenyawa organik berwarna putih yang terbentuk dari reaksi kalsium dan asam stearat. Digunakan sebagai agen pengental, pengemulsi, dan pengontrol viskositas dalam kosmetik.
Calcium SulphateSenyawa anorganik berwarna putih yang terdapat secara alami dalam beberapa mineral dan batuan. Digunakan sebagai bahan pengisi, pengental, dan pengatur pH dalam kosmetik.
Citric AcidAsam organik yang terdapat secara alami dalam beberapa buah-buahan, terutama jeruk. Digunakan sebagai pengawet, antioksidan, dan pengatur pH dalam kosmetik.
Copper SulfateSenyawa anorganik berwarna biru yang terbentuk dari reaksi tembaga dan asam sulfat. Digunakan sebagai sumber tembaga dalam kosmetik, yang dapat berfungsi sebagai agen anti-inflamasi, antioksidan, dan antibakteri.
DEETSingkatan dari N,N-dietil-meta-toluamida, senyawa organik yang digunakan sebagai bahan aktif dalam produk anti-nyamuk.
Defoamer/Anti foamBahan kimia yang digunakan untuk mengurangi atau menghilangkan busa yang terbentuk dalam proses pembuatan atau penggunaan kosmetik.
DextrinePolisakarida yang terbentuk dari hidrolisis pati. Digunakan sebagai agen pengental, pengikat, dan pembentuk film dalam kosmetik.
DextroseMonosakarida yang terdapat secara alami dalam beberapa buah-buahan dan madu. Digunakan sebagai bahan pengisi, pelembab, dan pengawet dalam kosmetik.
DEG, TEG, PEG, MEGSingkatan dari dietilena glikol, trietilena glikol, polietilena glikol, dan monoetilena glikol, yang merupakan senyawa organik yang tergolong dalam kelompok alkohol polihidrat. Digunakan sebagai pelarut, pelembab, pengemulsi, dan pengental dalam kosmetik.
Disodium PhospateSenyawa anorganik berwarna putih yang terbentuk dari reaksi natrium dan asam fosfat. Digunakan sebagai penyangga, pengatur pH, dan pengawet dalam kosmetik.
EDTASingkatan dari etilendiamintetraasetat, senyawa organik yang dapat membentuk kompleks dengan ion logam. Digunakan sebagai agen pengompleks dan penstabil dalam kosmetik, yang dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas produk.
GlycerineSenyawa organik yang tergolong dalam kelompok alkohol polihidrat. Digunakan sebagai pelembab, pelarut, pengemulsi, dan pengawet dalam kosmetik.
Hydrazine HydateSenyawa anorganik yang terbentuk dari reaksi hidrazin dan air. Digunakan sebagai agen pengurang dan pengoksidasi dalam kosmetik, terutama untuk produk pewarna rambut.
Hydrogen Peroxide 50%Larutan yang mengandung 50% hidrogen peroksida, senyawa anorganik yang terbentuk dari reaksi hidrogen dan oksigen. Digunakan sebagai agen pemutih, pengoksidasi, dan antiseptik dalam kosmetik, terutama untuk produk perawatan gigi dan rambut.
IPA (Iso Propyl Alcohol)Senyawa organik yang tergolong dalam kelompok alkohol. Digunakan sebagai pelarut, antiseptik, dan pengawet dalam kosmetik.
Lauric AcidAsam organik yang terdapat secara alami dalam beberapa minyak nabati, terutama kelapa. Digunakan sebagai bahan baku untuk membuat sabun, deterjen, dan produk perawatan kulit dan rambut.
Magnesium StearateSenyawa organik berwarna putih yang terbentuk dari reaksi magnesium dan asam stearat. Digunakan sebagai agen pengental, pengemulsi, dan pengontrol viskositas dalam kosmetik.
Manganese GreensandPasir hijau yang mengandung mangan, besi, dan silika. Digunakan sebagai bahan pengisi, pewarna, dan penyerap minyak dalam kosmetik.
MAP Methylene BlueSenyawa organik berwarna biru yang terbentuk dari reaksi metilen dan asam fosfat. Digunakan sebagai pewarna, antiseptik, dan antioksidan dalam kosmetik.
MEA, DMEASingkatan dari monoetanolamin dan dietanolamin, yang merupakan senyawa organik yang tergolong dalam kelompok amina. Digunakan sebagai pengemulsi, pengatur pH, dan pengawet dalam kosmetik.
Methyl ParabenSenyawa organik yang terbentuk dari reaksi metil dan asam paraben. Digunakan sebagai pengawet dan antijamur dalam kosmetik.
Parafin WaxLilin yang terbuat dari campuran hidrokarbon yang berasal dari minyak bumi. Digunakan sebagai agen pengental, pengikat, dan pelembab dalam kosmetik.
Paraformal Dehyde 92%Larutan yang mengandung 92% paraformaldehida, polimer yang terbentuk dari formaldehida. Digunakan sebagai pengawet dan antiseptik dalam kosmetik.
Potasium FeldsparMineral alami yang terdiri dari potasium, aluminium, silika, dan oksigen. Digunakan sebagai bahan pengisi, pewarna, dan penyerap cahaya ultraviolet dalam kosmetik.
Propyl ParabenSenyawa organik yang terbentuk dari reaksi propil dan asam paraben. Digunakan sebagai pengawet dan antijamur dalam kosmetik.
Stearic AcidAsam organik yang terdapat secara alami dalam beberapa minyak hewani dan nabati. Digunakan sebagai agen pengental, pengemulsi, dan pengontrol viskositas dalam kosmetik.
Talc Powder LiaoningSerbuk halus yang terbuat dari mineral talc, yang terdiri dari magnesium, silika, dan oksigen. Digunakan sebagai bahan pengisi, penyerap minyak, dan pewarna dalam kosmetik, terutama untuk produk bedak dan kosmetik wajah.
Titanium DioxideSenyawa anorganik berwarna putih yang terdiri dari titanium dan oksigen. Digunakan sebagai bahan pengisi, pewarna, dan penyerap cahaya ultraviolet dalam kosmetik, terutama untuk produk tabir surya dan kosmetik wajah.
White OilMinyak mineral yang diolah secara khusus untuk menghilangkan warna, bau, dan kotoran. Digunakan sebagai pelembab, pelarut, dan pengawet dalam kosmetik.
Zinc OxideSenyawa anorganik berwarna putih yang terdiri dari seng dan oksigen. Digunakan sebagai bahan pengisi, pewarna, dan penyerap cahaya ultraviolet dalam kosmetik, terutama untuk produk tabir surya dan kosmetik wajah.
Zinc StearateSenyawa organik berwarna putih yang terbentuk dari reaksi seng dan asam stearat. Digunakan sebagai agen pengental, pengemulsi, dan pengontrol viskositas dalam kosmetik.

COSMETICS

Industri ini memproduksi dan menjual produk kecantikan yang digunakan untuk meningkatkan atau mengubah penampilan wajah, rambut, atau tubuh. Produk industri ini mencakup riasan, perawatan kulit, wewangian, perawatan rambut, dan produk kebersihan pribadi

Bahan Kimia untuk Kosmetik

JENIS PRODUK

Acrylic Acid
Aluminium Hydroxide
Aluminium Stearate
Ammonium Persulphate
Barium Sulphate
Bentonit
Benzoic Acid
Boric Acid
Calcium Stearate
Calcium Sulphate
Citric Acid
Copper Sulfate
DEET
Defoamer/Anti foam
Dextrine
Dextrose
DEG, TEG, PEG, MEG
Disodium Phospate
EDTA
Glycerine
Hydrazine Hydate
Hydrogen Peroxide 50%
IPA (Iso Propyl Alcohol)
Lauric Acid
Magnesium Stearate
Manganese Greensand
MAP Methylene Blue
MEA, DMEA
Methyl Paraben
Parafin Wax
Paraformal Dehyde 92%
Potasium Feldspar
Propyl Paraben
Stearic Acid
Talc Powder Liaoning
Titanium Dioxide
White Oil
Zinc Oxide
Zinc Stearate

ELECTROPLATING

Industri ini menggunakan arus listrik untuk mengendapkan lapisan tipis logam atau paduan pada permukaan logam lain. Electroplating dapat meningkatkan ketahanan korosi, ketahanan aus, konduktivitas, atau penampilan dari objek yang dilapisi.

bahan kimia untuk electroplating

JENIS PRODUK

Bahan KimiaDeskripsi dan Penggunaan
Barium CarbonateSenyawa anorganik berwarna putih yang digunakan untuk menetralkan asam dalam larutan elektroplating dan mengendalikan pH.
Calcium FluorideSenyawa anorganik berwarna putih yang digunakan sebagai sumber fluorida dalam elektroplating. Fluorida dapat meningkatkan kecerahan dan kehalusan lapisan logam.
Chrome Oxide GreenPigmen hijau yang terbuat dari kromium oksida. Digunakan sebagai pewarna dan pengisi dalam elektroplating.
Chromic AcidAsam kuat yang terbentuk dari kromium trioksida dan air. Digunakan sebagai elektrolit dalam elektroplating kromium, yang memberikan lapisan logam yang keras, tahan aus, dan tahan korosi.
Copper OxideSenyawa anorganik berwarna hitam atau coklat yang terbentuk dari oksidasi tembaga. Digunakan sebagai sumber tembaga dalam elektroplating tembaga, yang memberikan lapisan logam yang berfungsi sebagai dasar untuk lapisan logam lainnya.
Copper SulfateSenyawa anorganik berwarna biru yang terbentuk dari reaksi tembaga dan asam sulfat. Digunakan sebagai elektrolit dalam elektroplating tembaga, yang memberikan lapisan logam yang berfungsi sebagai dasar untuk lapisan logam lainnya.
EDTASingkatan dari etilendiamintetraasetat, senyawa organik yang dapat membentuk kompleks dengan ion logam. Digunakan sebagai agen pengompleks dan penstabil dalam elektroplating, yang dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas lapisan logam.
Ferric ChlorideSenyawa anorganik berwarna coklat yang terbentuk dari reaksi besi dan asam klorida. Digunakan sebagai elektrolit dalam elektroplating besi, yang memberikan lapisan logam yang tahan karat dan tahan aus.
Ferrous SulfateSenyawa anorganik berwarna hijau yang terbentuk dari reaksi besi dan asam sulfat. Digunakan sebagai sumber besi dalam elektroplating besi, yang memberikan lapisan logam yang tahan karat dan tahan aus.
Hydrochloric Acid/HClAsam kuat yang terbentuk dari reaksi hidrogen dan klorin. Digunakan sebagai agen pembersih dan pengaktif dalam elektroplating, yang dapat menghilangkan kotoran, karat, dan oksida dari permukaan logam sebelum dilapisi.
Hydrofluoric Acid/HFAsam kuat yang terbentuk dari reaksi hidrogen dan fluor. Digunakan sebagai agen pengikis dan pengaktif dalam elektroplating, yang dapat mengubah permukaan logam menjadi lebih kasar dan meningkatkan ikatan dengan lapisan logam.
Lead NitrateSenyawa anorganik berwarna putih yang terbentuk dari reaksi timbal dan asam nitrat. Digunakan sebagai sumber timbal dalam elektroplating timbal, yang memberikan lapisan logam yang tahan korosi dan radiasi.
Lead StearateSenyawa organik berwarna putih yang terbentuk dari reaksi timbal dan asam stearat. Digunakan sebagai aditif dalam elektroplating, yang dapat meningkatkan kecerahan dan kehalusan lapisan logam.
Magnesium ChlorideSenyawa anorganik berwarna putih yang terbentuk dari reaksi magnesium dan asam klorida. Digunakan sebagai sumber magnesium dalam elektroplating magnesium, yang memberikan lapisan logam yang ringan dan tahan korosi.
Manganese SulphateSenyawa anorganik berwarna merah muda yang terbentuk dari reaksi mangan dan asam sulfat. Digunakan sebagai sumber mangan dalam elektroplating mangan, yang memberikan lapisan logam yang keras dan tahan aus.
Monosodium PhospateSenyawa anorganik berwarna putih yang terbentuk dari reaksi natrium dan asam fosfat. Digunakan sebagai penyangga dan pengatur pH dalam elektroplating, yang dapat menjaga keseimbangan ion logam dalam larutan.
Nitric AcidAsam kuat yang terbentuk dari reaksi nitrogen dan oksigen. Digunakan sebagai agen pembersih dan pengaktif dalam elektroplating, yang dapat menghilangkan kotoran, lemak, dan oksida dari permukaan logam sebelum dilapisi.
Sodium DichromateSenyawa anorganik berwarna oranye yang terbentuk dari reaksi natrium dan kromium trioksida. Digunakan sebagai sumber kromium dalam elektroplating kromium, yang memberikan lapisan logam yang keras, tahan aus, dan tahan korosi.
Sodium StannateSenyawa anorganik berwarna putih yang terbentuk dari reaksi natrium dan timah oksida. Digunakan sebagai sumber timah dalam elektroplating timah, yang memberikan lapisan logam yang tahan korosi dan bersifat anti-bakteri.
Sulphuric AcidAsam kuat yang terbentuk dari reaksi sulfur dan oksigen. Digunakan sebagai elektrolit dalam elektroplating logam seperti besi, nikel, seng, dan tembaga, yang memberikan lapisan logam yang tahan korosi dan tahan aus.
Zinc ChlorideSenyawa anorganik berwarna putih yang terbentuk dari reaksi seng dan asam klorida. Digunakan sebagai sumber seng dalam elektroplating seng, yang memberikan lapisan logam yang tahan korosi dan tahan aus.
Zinc SulfateSenyawa anorganik berwarna putih yang terbentuk dari reaksi seng dan asam sulfat. Digunakan sebagai elektrolit dalam elektroplating seng, yang memberikan lapisan logam yang tahan korosi dan tahan aus.

ELECTROPLATING

Industri ini menggunakan arus listrik untuk mengendapkan lapisan tipis logam atau paduan pada permukaan logam lain. Electroplating dapat meningkatkan ketahanan korosi, ketahanan aus, konduktivitas, atau penampilan dari objek yang dilapisi.

bahan kimia untuk electroplating

JENIS PRODUK

Barium Carbonate
Calcium Fluoride
Chrome Oxide Green
Chromic Acid
Copper Oxide
Copper Sulfate
EDTA
Ferric Chloride
Ferrous Sulfate
Hydrochloric Acid/HCl
Hydrofluoric Acid/HF
Lead Nitrate
Lead Stearate
Magnesium Chloride
Manganese Sulphate
Monosodium Phospate
Nitric Acid
Sodium Dichromate
Sodium Stannate
Sulphuric Acid
Zinc Chloride
Zinc Sulfate

FOOD

 Industri ini mengolah dan mendistribusikan produk makanan yang berasal dari tumbuhan atau hewan. Industri Food dapat diklasifikasikan berdasarkan sumber, seperti tanaman, ternak, makanan laut, atau jamur, atau berdasarkan metode pengolahan, seperti memanggang, menggoreng, mengalengkan, atau membekukan.

Bahan Kimia untuk Makanan

JENIS PRODUK

Bahan KimiaDeskripsi dan Penggunaan
Adipic AcidAsam adipat adalah asam organik yang berbentuk kristal putih dan tidak berbau. Asam adipat digunakan sebagai bahan pembuat polimer, seperti nilon dan plastik. Dalam produk makanan, asam adipat digunakan sebagai pengatur keasaman, pengawet, dan penambah rasa asam pada minuman ringan, permen, dan produk susu.
Ammonium BicarbonateAmmonium bikarbonat adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dan berbau amonia. Ammonium bikarbonat digunakan sebagai bahan pengembang kue, roti, dan biskuit. Ammonium bikarbonat juga digunakan sebagai bahan pembuat pewarna, pupuk, dan obat.
Ammonium ChlorideAmmonium klorida adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dan berasa asin. Ammonium klorida digunakan sebagai bahan pembuat baterai, pupuk, dan obat batuk. Dalam produk makanan, ammonium klorida digunakan sebagai pengatur keasaman, pengawet, dan penambah rasa asin pada permen, cokelat, dan keripik.
Benzoic AcidAsam benzoat adalah asam organik yang berbentuk kristal putih dan berbau harum. Asam benzoat digunakan sebagai bahan pembuat resin, plastik, dan parfum. Dalam produk makanan, asam benzoat digunakan sebagai pengawet, pengatur keasaman, dan penambah rasa pada minuman ringan, saus, selai, dan keju.
Calcium ChlorideKalsium klorida adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dan berasa sangat asin. Kalsium klorida digunakan sebagai bahan pembuat salju buatan, pengering, dan pengeras beton. Dalam produk makanan, kalsium klorida digunakan sebagai pengatur keasaman, pengawet, dan penambah tekstur pada keju, tahu, dan buah kalengan.
Calcium StearateKalsium stearat adalah senyawa organik yang berbentuk bubuk putih dan berminyak. Kalsium stearat digunakan sebagai bahan pembuat lilin, sabun, dan kosmetik. Dalam produk makanan, kalsium stearat digunakan sebagai anti lengket, pengental, dan penstabil pada permen, cokelat, dan margarin.
Calcium SulphateKalsium sulfat adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dan tidak berbau. Kalsium sulfat digunakan sebagai bahan pembuat gipsum, semen, dan pupuk. Dalam produk makanan, kalsium sulfat digunakan sebagai bahan pengembang, pengental, dan penambah kalsium pada roti, tahu, dan sereal.
Citric AcidAsam sitrat adalah asam organik yang berbentuk kristal putih dan berasa asam. Asam sitrat digunakan sebagai bahan pembuat deterjen, obat, dan pewarna. Dalam produk makanan, asam sitrat digunakan sebagai pengatur keasaman, pengawet, dan penambah rasa asam pada minuman ringan, selai, dan permen.
Defoamer/Anti foamDefoamer atau anti busa adalah zat yang digunakan untuk mengurangi atau menghilangkan busa yang terbentuk pada permukaan cairan. Defoamer atau anti busa digunakan sebagai bahan pembuat cat, minyak, dan kertas. Dalam produk makanan, defoamer atau anti busa digunakan untuk mencegah pembentukan busa pada minuman, sup, dan saus.
DextrineDextrin adalah polisakarida yang berbentuk bubuk putih atau kuning dan berasa manis. Dextrin digunakan sebagai bahan pembuat lem, kertas, dan tekstil. Dalam produk makanan, dextrin digunakan sebagai pengental, pengikat, dan penambah rasa manis pada permen, cokelat, dan roti.
DextroseDextrose adalah gula sederhana yang berbentuk kristal putih dan berasa manis. Dextrose digunakan sebagai bahan pembuat alkohol, obat, dan kosmetik. Dalam produk makanan, dextrose digunakan sebagai pemanis, pengawet, dan penambah energi pada minuman, permen, dan buah kering.
Disodium PhospateDisodium fosfat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dan tidak berbau. Disodium fosfat digunakan sebagai bahan pembuat deterjen, pupuk, dan obat. Dalam produk makanan, disodium fosfat digunakan sebagai pengatur keasaman, pengawet, dan penambah tekstur pada keju, susu, dan daging.
EDTAEDTA adalah senyawa organik yang berbentuk bubuk putih dan tidak berbau. EDTA digunakan sebagai bahan pembuat sabun, cat, dan obat. Dalam produk makanan, EDTA digunakan sebagai pengawet, pengikat logam, dan peningkat rasa pada minuman, saus, dan mayones.
GlycerineGliserin adalah senyawa organik yang berbentuk cairan kental, bening, dan berasa manis. Gliserin digunakan sebagai bahan pembuat sabun, kosmetik, dan obat. Dalam produk makanan, gliserin digunakan sebagai pelembab, pengental, dan penambah rasa manis pada permen, cokelat, dan sirup.
Magnesium StearateMagnesium stearat adalah senyawa organik yang berbentuk bubuk putih dan berminyak. Magnesium stearat digunakan sebagai bahan pembuat lilin, plastik, dan kosmetik. Dalam produk makanan, magnesium stearat digunakan sebagai anti lengket, pengental, dan penstabil pada permen, cokelat, dan suplemen.
Magnesium SulphateMagnesium sulfat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dan berasa pahit. Magnesium sulfat digunakan sebagai bahan pembuat pupuk, obat, dan garam mandi. Dalam produk makanan, magnesium sulfat digunakan sebagai pengatur keasaman, pengawet, dan penambah magnesium pada minuman, keju, dan daging.
Methyl ParabenMetil paraben adalah senyawa organik yang berbentuk kristal putih dan tidak berbau. Metil paraben digunakan sebagai bahan pembuat kosmetik, obat, dan cat. Dalam produk makanan, metil paraben digunakan sebagai pengawet, anti jamur, dan anti bakteri pada minuman, selai, dan keju.
Phosphoric AcidAsam fosfat adalah asam anorganik yang berbentuk cairan bening dan berasa asam. Asam fosfat digunakan sebagai bahan pembuat pupuk, deterjen, dan obat. Dalam produk makanan, asam fosfat digunakan sebagai pengatur keasaman, pengawet, dan penambah rasa asam pada minuman ringan, saus, dan keju.
Potassium CarbonateKalium karbonat adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dan berasa basa. Kalium karbonat digunakan sebagai bahan pembuat kaca, sabun, dan pupuk. Dalam produk makanan, kalium karbonat digunakan sebagai pengatur keasaman, pengawet, dan penambah tekstur pada mie, cokelat, dan kue.
Potassium ChlorideKalium klorida adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dan berasa asin. Kalium klorida digunakan sebagai bahan pembuat pupuk, obat, dan garam rendah natrium. Dalam produk makanan, kalium klorida digunakan sebagai pengatur keasaman, pengawet, dan penambah rasa asin pada minuman, keju, dan daging.
Potassium CitrateKalium sitrat adalah senyawa organik yang berbentuk kristal putih dan berasa asam. Kalium sitrat digunakan sebagai bahan pembuat deterjen, obat, dan pewarna. Dalam produk makanan, kalium sitrat digunakan sebagai pengatur keasaman, pengawet, dan penambah rasa asam pada minuman, selai, dan permen.
Potasium NitrateKalium nitrat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dan berasa asin. Kalium nitrat digunakan sebagai bahan pembuat kembang api, pupuk, dan obat. Dalam produk makanan, kalium nitrat digunakan sebagai pengawet, pengatur warna, dan penambah rasa pada daging asap, sosis, dan keju.
Potassium HydroxideKalium hidroksida adalah senyawa anorganik yang berbentuk padatan putih dan berasa basa. Kalium hidroksida digunakan sebagai bahan pembuat sabun, kertas, dan baterai. Dalam produk makanan, kalium hidroksida digunakan sebagai pengatur keasaman, pengawet, dan penambah tekstur pada mie, cokelat, dan kue.
Potassium Phosphate (MKP)Kalium fosfat adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dan tidak berbau. Kalium fosfat digunakan sebagai bahan pembuat pupuk, deterjen, dan obat. Dalam produk makanan, kalium fosfat digunakan sebagai pengatur keasaman, pengawet, dan penambah fosfor pada minuman, susu, dan daging.
Potassium SulphateKalium sulfat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dan berasa asin. Kalium sulfat digunakan sebagai bahan pembuat pupuk, kaca, dan obat. Dalam produk makanan, kalium sulfat digunakan sebagai pengatur keasaman, pengawet, dan penambah kalium pada minuman, keju, dan daging.
Propyl ParabenPropil paraben adalah senyawa organik yang berbentuk kristal putih dan tidak berbau. Propil paraben digunakan sebagai bahan pembuat kosmetik, obat, dan cat. Dalam produk makanan, propil paraben digunakan sebagai pengawet, anti jamur, dan anti bakteri pada minuman, selai, dan keju.
Soda Ash / Sodium CarbonateSoda abu atau natrium karbonat adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dan berasa basa. Soda abu atau natrium karbonat digunakan sebagai bahan pembuat kaca, sabun, dan deterjen. Dalam produk makanan, soda abu atau natrium karbonat digunakan sebagai pengatur keasaman, pengawet, dan penambah tekstur pada mie, cokelat, dan kue.
Sodium AcetateNatrium asetat adalah senyawa organik yang berbentuk kristal putih dan berasa asin. Natrium asetat digunakan sebagai bahan pembuat plastik, obat, dan pewarna. Dalam produk makanan, natrium asetat digunakan sebagai pengatur keasaman, pengawet, dan penambah rasa pada minuman, saus, dan keripik.
Sodium Acid PyrophosphateNatrium asam pirofosfat adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dan tidak berbau. Natrium asam pirofosfat digunakan sebagai bahan pembuat deterjen, pupuk, dan obat. Dalam produk makanan, natrium asam pirofosfat digunakan sebagai bahan pengembang, pengawet, dan pengatur warna pada roti, kue, dan kentang.
Sodium BicarbonateNatrium bikarbonat adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dan berasa asin. Natrium bikarbonat digunakan sebagai bahan pembuat kue, obat, dan pembersih. Dalam produk makanan, natrium bikarbonat digunakan sebagai bahan pengembang, pengatur keasaman, dan penambah rasa pada roti, kue, dan minuman.
Sodium BenzoatNatrium benzoat adalah senyawa organik yang berbentuk bubuk putih dan tidak berbau. Natrium benzoat digunakan sebagai bahan pembuat resin, plastik, dan parfum. Dalam produk makanan, natrium benzoat digunakan sebagai pengawet, pengatur keasaman, dan penambah rasa pada minuman ringan, saus, dan selai.
Sodium Benzoate PowderNatrium benzoat bubuk adalah bentuk bubuk dari natrium benzoat. Natrium benzoat bubuk digunakan untuk tujuan yang sama dengan natrium benzoat, tetapi lebih mudah larut dalam air.
Sodium ChlorideNatrium klorida adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dan berasa asin. Natrium klorida digunakan sebagai bahan pembuat garam, pupuk, dan obat. Dalam produk makanan, natrium klorida digunakan sebagai pengawet, pengatur keasaman, dan penambah rasa pada hampir semua jenis makanan.
Sodium CitrateNatrium sitrat adalah senyawa organik yang berbentuk kristal putih dan berasa asam. Natrium sitrat digunakan sebagai bahan pembuat deterjen, obat, dan pewarna. Dalam produk makanan, natrium sitrat digunakan sebagai pengatur keasaman, pengawet, dan penambah rasa asam pada minuman ringan, selai, dan permen.
Sodium GluconateNatrium glukonat adalah senyawa organik yang berbentuk bubuk putih dan berasa manis. Natrium glukonat digunakan sebagai bahan pembuat plastik, obat, dan kosmetik. Dalam produk makanan, natrium glukonat digunakan sebagai pengatur keasaman, pengawet, dan penambah rasa manis pada minuman, permen, dan susu.
Sodium MetabisulfiteNatrium metabisulfit adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dan berbau belerang. Natrium metabisulfit digunakan sebagai bahan pembuat kertas, obat, dan pewarna. Dalam produk makanan, natrium metabisulfit digunakan sebagai pengawet, anti oksidan, dan pengatur warna pada minuman, buah, dan daging.
Sodium NitrateNatrium nitrat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dan berasa asin. Natrium nitrat digunakan sebagai bahan pembuat pupuk, kembang api, dan obat. Dalam produk makanan, natrium nitrat digunakan sebagai pengawet, pengatur warna, dan penambah rasa pada daging asap, sosis, dan keju.
Sodium NitriteNatrium nitrit adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dan berasa asin. Natrium nitrit digunakan sebagai bahan pembuat pupuk, obat, dan pewarna. Dalam produk makanan, natrium nitrit digunakan sebagai pengawet, pengatur warna, dan penambah rasa pada daging asap, sosis, dan keju.
Stearic AcidAsam stearat adalah asam organik yang berbentuk padatan putih dan berminyak. Asam stearat digunakan sebagai bahan pembuat lilin, sabun, dan kosmetik. Dalam produk makanan, asam stearat digunakan sebagai anti lengket, pengental, dan penstabil pada permen, cokelat, dan margarin.
STPPSTPP adalah singkatan dari sodium tripolifosfat, senyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dan tidak berbau. STPP digunakan sebagai bahan pembuat deterjen, kertas, dan keramik. Dalam produk makanan, STPP digunakan sebagai pengawet, pengatur tekstur, dan penambah fosfor pada minuman, susu, dan daging.
Tartaric AcidAsam tartarat adalah asam organik yang berbentuk kristal putih dan berasa asam. Asam tartarat digunakan sebagai bahan pembuat obat, pewarna, dan garam. Dalam produk makanan, asam tartarat digunakan sebagai pengatur keasaman, pengawet, dan penambah rasa asam pada minuman, selai, dan permen.
Tetra Sodium PyrophosphateNatrium pirofosfat tetra adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dan tidak berbau. Natrium pirofosfat tetra digunakan sebagai bahan pembuat deterjen, pupuk, dan obat. Dalam produk makanan, natrium pirofosfat tetra digunakan sebagai bahan pengembang, pengawet, dan pengatur warna pada roti, kue, dan kentang.
Titanium DioxideTitanium dioksida adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dan tidak berbau. Titanium dioksida digunakan sebagai bahan pembuat cat, kertas, dan kosmetik. Dalam produk makanan, titanium dioksida digunakan sebagai pewarna, pengental, dan penambah kilau pada permen, cokelat, dan susu.
Trisodium Phosphate (TSP)Natrium fosfat tri adalah senyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dan berasa basa. Natrium fosfat tri digunakan sebagai bahan pembuat deterjen, pupuk, dan obat. Dalam produk makanan, natrium fosfat tri digunakan sebagai pengatur keasaman, pengawet, dan penambah fosfor pada minuman, susu, dan daging.
White OilMinyak putih adalah minyak mineral yang berbentuk cairan bening dan tidak berbau. Minyak putih digunakan sebagai bahan pembuat lilin, obat, dan pelumas. Dalam produk makanan, minyak putih digunakan sebagai pelembab, pengental, dan penambah rasa pada permen, cokelat, dan sirup.
Xanthan GumXanthan gum adalah polisakarida yang berbentuk bubuk putih dan tidak berbau. Xanthan gum digunakan sebagai bahan pembuat kosmetik, obat, dan tekstil. Dalam produk makanan, xanthan gum digunakan sebagai pengental, pengikat, dan penstabil pada minuman, saus, dan sup.

FOOD

 Industri ini mengolah dan mendistribusikan produk makanan yang berasal dari tumbuhan atau hewan. Industri Food dapat diklasifikasikan berdasarkan sumber, seperti tanaman, ternak, makanan laut, atau jamur, atau berdasarkan metode pengolahan, seperti memanggang, menggoreng, mengalengkan, atau membekukan.

Bahan Kimia untuk Makanan

JENIS PRODUK

Adipic Acid
Ammonium Bicarbonate
Ammonium Chloride
Benzoic Acid
Calcium Chloride
Calcium Stearate
Calcium Sulphate
Citric Acid
Defoamer/Anti foam
Dextrine
Dextrose
Disodium Phospate
EDTA
Glycerine
Magnesium Stearate
Magnesium Sulphate
Methyl Paraben
Phosphoric Acid
Potassium Carbonate
Potassium Chloride
Potassium Citrate
Potasium Nitrate
Potassium Hydroxide
Potassium Phosphate (MKP)
Potassium Sulphate
Propyl Paraben
Soda Ash / Sodium Carbonate
Sodium Acetate
Sodium Acid Pyrophosphate
Sodium Bicarbonate
Sodium Benzoat
Sodium Benzoate Powder
Sodium Chloride
Sodium Citrate
Sodium Gluconate
Sodium Metabisulfite
Sodium Nitrate
Sodium Nitrite
Stearic Acid
STPP
Tartaric Acid
Tartaric Acid
Tetra Sodium Pyrophosphate
Titanium Dioxide
Trisodium Phosphate (TSP)
White Oil
Xanthan Gum

HOME CARE

 Industri Home Care juga meliputi produksi dan penjualan produk-produk yang digunakan untuk membersihkan, merawat, dan mempercantik rumah, seperti deterjen, sabun, pewangi, dan lain-lain

Bahan Kimia untuk Homecare

JENIS PRODUK

Bahan KimiaDeskripsi dan Penggunaan
BoraxBorax adalah senyawa boron yang berbentuk bubuk putih kristal. Borax dapat digunakan sebagai bahan pembersih, pengawet, antiseptik, dan bahan pembuat slime.
Citric AcidCitric Acid adalah asam organik yang banyak ditemukan dalam buah-buahan seperti lemon dan jeruk. Citric Acid dapat digunakan sebagai bahan pengawet, penambah rasa, pengatur pH, dan bahan pembuat sabun
EDTAEDTA adalah senyawa organik yang berfungsi sebagai agen pengkelat, yaitu mengikat ion logam. EDTA dapat digunakan sebagai bahan pengawet, stabilizer, antioksidan, dan bahan pembuat deterjen
Ethyl AcetateEthyl Acetate adalah senyawa organik yang berbentuk cairan bening dan mudah menguap. Ethyl Acetate dapat digunakan sebagai pelarut, bahan pewangi, bahan pembuat cat, dan bahan pembuat kopi
FormalinFormalin adalah larutan air dari formaldehida, yaitu gas beracun yang berbau tajam. Formalin dapat digunakan sebagai bahan pengawet, desinfektan, bahan pembuat plastik, dan bahan pembuat obat
Formic AcidFormic Acid adalah asam organik yang berbentuk cairan bening dan berbau tajam. Formic Acid dapat digunakan sebagai bahan pengawet, pengatur pH, bahan pembuat karet, dan bahan pembuat pewarna .
GlycerineGlycerine adalah senyawa organik yang berbentuk cairan kental dan tidak berwarna. Glycerine dapat digunakan sebagai bahan pelembab, pelarut, bahan pembuat sabun, dan bahan pembuat kosmetik .
Hydrochloric Acid/HClHydrochloric Acid adalah asam anorganik yang berbentuk cairan bening dan sangat korosif. Hydrochloric Acid dapat digunakan sebagai bahan pembersih, pengatur pH, bahan pembuat klorin, dan bahan pembuat pupuk .
Hydrogen Peroxide 50%Hydrogen Peroxide 50% adalah larutan air dari hidrogen peroksida, yaitu senyawa oksigen yang berbentuk cairan bening dan mudah terurai. Hydrogen Peroxide 50% dapat digunakan sebagai bahan pemutih, desinfektan, bahan pembuat oksigen, dan bahan pembuat roket .
IPA (Iso Propyl Alcohol)IPA adalah senyawa organik yang berbentuk cairan bening dan mudah menguap. IPA dapat digunakan sebagai pelarut, antiseptik, bahan pembuat alkohol, dan bahan pembuat tinta .
Methylene ChlorideMethylene Chloride adalah senyawa organik yang berbentuk cairan bening dan mudah menguap. Methylene Chloride dapat digunakan sebagai pelarut, bahan pembuat plastik, bahan pembuat kafein, dan bahan pembuat aerosol .
Nonyl Phenol (NP 6-9-10)Nonyl Phenol adalah senyawa organik yang berbentuk cairan kental dan berwarna kuning. Nonyl Phenol dapat digunakan sebagai bahan pembuat surfaktan, bahan pembuat resin, bahan pembuat pestisida, dan bahan pembuat cat .
Silicagel Blue/WhiteSilicagel adalah senyawa silika yang berbentuk butiran padat dan berpori. Silicagel dapat digunakan sebagai bahan pengering, bahan penyerap, bahan kromatografi, dan bahan indikator .
Sodium BicarbonateSodium Bicarbonate adalah senyawa natrium yang berbentuk bubuk putih dan bersifat basa. Sodium Bicarbonate dapat digunakan sebagai bahan pengembang, bahan penambah rasa, bahan pengatur pH, dan bahan pembersih .
Sodium ChlorideSodium Chloride adalah senyawa natrium yang berbentuk kristal putih dan bersifat netral. Sodium Chloride dapat digunakan sebagai bahan penyedap, bahan pengawet, bahan elektrolit, dan bahan pembuat klorin .
Sodium HypochlorideSodium Hypochloride adalah senyawa natrium yang berbentuk cairan bening dan bersifat oksidatif. Sodium Hypochloride dapat digunakan sebagai bahan pemutih, bahan desinfektan, bahan pengatur pH, dan bahan pembuat klorin .
Sodium PercarbonateSodium Percarbonate adalah senyawa natrium yang berbentuk bubuk putih dan bersifat oksidatif. Sodium Percarbonate dapat digunakan sebagai bahan pemutih, bahan pembersih, bahan antiseptik, dan bahan pengatur pH .
Tri Chloro Ethylene (TCE) dan PCETri Chloro Ethylene (TCE) dan PCE adalah senyawa organik yang berbentuk cairan bening dan mudah menguap. TCE dan PCE dapat digunakan sebagai pelarut, bahan pembuat plastik, bahan pembuat kulkas, dan bahan pembuat pembersih kering .
PCEPCE adalah singkatan dari Perchloroethylene, yaitu senyawa organik yang berbentuk cairan bening dan mudah menguap. PCE dapat digunakan sebagai pelarut, bahan pembuat plastik, bahan pembuat kulkas, dan bahan pembuat pembersih kering .
White SpiritWhite Spirit adalah senyawa organik yang berbentuk cairan bening dan mudah menguap. White Spirit dapat digunakan sebagai pelarut, bahan pembuat cat, bahan pembuat tiner, dan bahan pembuat lilin .

HOME CARE

 Industri Home Care juga meliputi produksi dan penjualan produk-produk yang digunakan untuk membersihkan, merawat, dan mempercantik rumah, seperti deterjen, sabun, pewangi, dan lain-lain

Bahan Kimia untuk Makanan

JENIS PRODUK

Bahan KimiaDeskripsi dan Penggunaan
BoraxBorax adalah senyawa boron yang berbentuk bubuk putih kristal. Borax dapat digunakan sebagai bahan pembersih, pengawet, antiseptik, dan bahan pembuat slime.
Citric AcidCitric Acid adalah asam organik yang banyak ditemukan dalam buah-buahan seperti lemon dan jeruk. Citric Acid dapat digunakan sebagai bahan pengawet, penambah rasa, pengatur pH, dan bahan pembuat sabun
EDTAEDTA adalah senyawa organik yang berfungsi sebagai agen pengkelat, yaitu mengikat ion logam. EDTA dapat digunakan sebagai bahan pengawet, stabilizer, antioksidan, dan bahan pembuat deterjen
Ethyl AcetateEthyl Acetate adalah senyawa organik yang berbentuk cairan bening dan mudah menguap. Ethyl Acetate dapat digunakan sebagai pelarut, bahan pewangi, bahan pembuat cat, dan bahan pembuat kopi
FormalinFormalin adalah larutan air dari formaldehida, yaitu gas beracun yang berbau tajam. Formalin dapat digunakan sebagai bahan pengawet, desinfektan, bahan pembuat plastik, dan bahan pembuat obat
Formic AcidFormic Acid adalah asam organik yang berbentuk cairan bening dan berbau tajam. Formic Acid dapat digunakan sebagai bahan pengawet, pengatur pH, bahan pembuat karet, dan bahan pembuat pewarna .
GlycerineGlycerine adalah senyawa organik yang berbentuk cairan kental dan tidak berwarna. Glycerine dapat digunakan sebagai bahan pelembab, pelarut, bahan pembuat sabun, dan bahan pembuat kosmetik .
Hydrochloric Acid/HClHydrochloric Acid adalah asam anorganik yang berbentuk cairan bening dan sangat korosif. Hydrochloric Acid dapat digunakan sebagai bahan pembersih, pengatur pH, bahan pembuat klorin, dan bahan pembuat pupuk .
Hydrogen Peroxide 50%Hydrogen Peroxide 50% adalah larutan air dari hidrogen peroksida, yaitu senyawa oksigen yang berbentuk cairan bening dan mudah terurai. Hydrogen Peroxide 50% dapat digunakan sebagai bahan pemutih, desinfektan, bahan pembuat oksigen, dan bahan pembuat roket .
IPA (Iso Propyl Alcohol)IPA adalah senyawa organik yang berbentuk cairan bening dan mudah menguap. IPA dapat digunakan sebagai pelarut, antiseptik, bahan pembuat alkohol, dan bahan pembuat tinta .
Methylene ChlorideMethylene Chloride adalah senyawa organik yang berbentuk cairan bening dan mudah menguap. Methylene Chloride dapat digunakan sebagai pelarut, bahan pembuat plastik, bahan pembuat kafein, dan bahan pembuat aerosol .
Nonyl Phenol (NP 6-9-10)Nonyl Phenol adalah senyawa organik yang berbentuk cairan kental dan berwarna kuning. Nonyl Phenol dapat digunakan sebagai bahan pembuat surfaktan, bahan pembuat resin, bahan pembuat pestisida, dan bahan pembuat cat .
Silicagel Blue/WhiteSilicagel adalah senyawa silika yang berbentuk butiran padat dan berpori. Silicagel dapat digunakan sebagai bahan pengering, bahan penyerap, bahan kromatografi, dan bahan indikator .
Sodium BicarbonateSodium Bicarbonate adalah senyawa natrium yang berbentuk bubuk putih dan bersifat basa. Sodium Bicarbonate dapat digunakan sebagai bahan pengembang, bahan penambah rasa, bahan pengatur pH, dan bahan pembersih .
Sodium ChlorideSodium Chloride adalah senyawa natrium yang berbentuk kristal putih dan bersifat netral. Sodium Chloride dapat digunakan sebagai bahan penyedap, bahan pengawet, bahan elektrolit, dan bahan pembuat klorin .
Sodium HypochlorideSodium Hypochloride adalah senyawa natrium yang berbentuk cairan bening dan bersifat oksidatif. Sodium Hypochloride dapat digunakan sebagai bahan pemutih, bahan desinfektan, bahan pengatur pH, dan bahan pembuat klorin .
Sodium PercarbonateSodium Percarbonate adalah senyawa natrium yang berbentuk bubuk putih dan bersifat oksidatif. Sodium Percarbonate dapat digunakan sebagai bahan pemutih, bahan pembersih, bahan antiseptik, dan bahan pengatur pH .
Tri Chloro Ethylene (TCE) dan PCETri Chloro Ethylene (TCE) dan PCE adalah senyawa organik yang berbentuk cairan bening dan mudah menguap. TCE dan PCE dapat digunakan sebagai pelarut, bahan pembuat plastik, bahan pembuat kulkas, dan bahan pembuat pembersih kering .
PCEPCE adalah singkatan dari Perchloroethylene, yaitu senyawa organik yang berbentuk cairan bening dan mudah menguap. PCE dapat digunakan sebagai pelarut, bahan pembuat plastik, bahan pembuat kulkas, dan bahan pembuat pembersih kering .
White SpiritWhite Spirit adalah senyawa organik yang berbentuk cairan bening dan mudah menguap. White Spirit dapat digunakan sebagai pelarut, bahan pembuat cat, bahan pembuat tiner, dan bahan pembuat lilin .

METAL TREATMENT

Industri yang memproses bentuk fisik atau kimia dari logam untuk meningkatkan kinerja, kualitas, atau penampilannya. Metal treatment dapat mencakup perlakuan panas, perlakuan permukaan, pemesinan, pengelasan, atau pengecoran.

Bahan kimia untuk Metal Treatment

JENIS PRODUK

Bahan KimiaDeskripsi dan Penggunaan
Activated AluminaSejenis aluminium oksida yang berpori dan memiliki luas permukaan yang tinggi. Digunakan sebagai adsorben, katalis, atau media filter untuk menghilangkan kontaminan dari air, udara, atau gas.
Ammonia/Amoniak LiquidSejenis senyawa nitrogen dan hidrogen yang berbentuk gas berwarna tidak berwarna dengan bau menyengat. Dapat dicairkan di bawah tekanan atau pendinginan. Digunakan sebagai bahan baku untuk pupuk, plastik, eksplosif, pembersih, dan refrigeran.
Ammonium BiflourideSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam fluorida dan amonia. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai pengikis kaca, agen pembersih, atau bahan tambahan untuk elektroplating.
Ammonium ChlorideSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam klorida dan amonia. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai pupuk, baterai, solder, obat batuk, atau bahan tambahan untuk galvanisasi.
Barium ChlorideSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam klorida dan barium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai pewarna api, agen pengendap, atau bahan tambahan untuk perlakuan panas.
Calcium ChlorideSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam klorida dan kalsium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai pengering, pencair salju, atau bahan tambahan untuk beton.
Calcium NitrateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam nitrat dan kalsium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai pupuk, bahan peledak, atau bahan tambahan untuk beton.
Chrome Oxide GreenSejenis senyawa anorganik yang terdiri dari kromium dan oksigen. Berbentuk padatan kristal hijau yang tidak larut dalam air. Digunakan sebagai pigmen, bahan abrasif, atau bahan tambahan untuk keramik.
Chromic AcidSejenis asam anorganik yang terdiri dari kromium, oksigen, dan hidrogen. Berbentuk cairan merah jambu yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengoksidasi, agen pembersih, atau bahan tambahan untuk elektroplating.
Copper OxideSejenis senyawa anorganik yang terdiri dari tembaga dan oksigen. Berbentuk padatan kristal hitam atau merah yang tidak larut dalam air. Digunakan sebagai pigmen, katalis, atau bahan tambahan untuk baterai.
Copper SulfateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam sulfat dan tembaga. Berbentuk padatan kristal biru yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai fungisida, herbisida, atau bahan tambahan untuk elektroplating.
Corrosion InhibitorsSejenis bahan kimia yang dapat mencegah atau mengurangi korosi pada logam atau paduan. Digunakan sebagai bahan pelindung, bahan pengawet, atau bahan tambahan untuk minyak dan gas.
Ferric ChlorideSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam klorida dan besi. Berbentuk padatan kristal coklat atau cairan gelap yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai koagulan, agen pengukir, atau bahan tambahan untuk elektroplating.
Ferrous SulfateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam sulfat dan besi. Berbentuk padatan kristal hijau atau cairan kuning yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai pupuk, obat anemia, atau bahan tambahan untuk pewarnaan.
Hydrochloric Acid/HClSejenis asam anorganik yang terdiri dari klorin, hidrogen, dan oksigen. Berbentuk cairan bening yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pembersih, agen pengukir, atau bahan tambahan untuk industri kimia.
Hydrofluoric Acid/HFSejenis asam anorganik yang terdiri dari fluorin, hidrogen, dan oksigen. Berbentuk cairan bening yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengikis, agen pembersih, atau bahan tambahan untuk industri kaca.
Hydrogen Peroxide 50%Sejenis senyawa anorganik yang terdiri dari hidrogen dan oksigen. Berbentuk cairan bening yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pemutih, antiseptik, atau bahan tambahan untuk industri tekstil.
Iron OxideSejenis senyawa anorganik yang terdiri dari besi dan oksigen. Berbentuk padatan kristal merah, coklat, atau hitam yang tidak larut dalam air. Digunakan sebagai pigmen, katalis, atau bahan tambahan untuk industri baja.
Magnesium ChlorideSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam klorida dan magnesium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai pupuk, pencair salju, atau bahan tambahan untuk industri kertas.
Manganese DioxideSejenis senyawa anorganik yang terdiri dari mangan dan oksigen. Berbentuk padatan kristal hitam yang tidak larut dalam air. Digunakan sebagai katalis, baterai, atau bahan tambahan untuk industri keramik.
Manganese GreensandSejenis pasir yang mengandung mangan, besi, dan silika. Berbentuk butiran berwarna hijau keabu-abuan yang tidak larut dalam air. Digunakan sebagai media filter, bahan pengoksidasi, atau bahan tambahan untuk industri air.
Manganese OxideSejenis senyawa anorganik yang terdiri dari mangan dan oksigen. Berbentuk padatan kristal berwarna bervariasi dari putih hingga hitam yang tidak larut dalam air. Digunakan sebagai pigmen, katalis, atau bahan tambahan untuk industri baja.
Monosodium PhospateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam fosfat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengatur pH, bahan pembersih, atau bahan tambahan untuk industri makanan.
Nitric AcidSejenis asam anorganik yang terdiri dari nitrogen, hidrogen, dan oksigen. Berbentuk cairan bening atau kuning yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengoksidasi, agen pengukir, atau bahan baku untuk pupuk.
Oxalid AcidSejenis asam organik yang terdiri dari karbon, hidrogen, dan oksigen. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pemutih, agen pembersih, atau bahan tambahan untuk industri tekstil.
Phosphoric AcidSejenis asam anorganik yang terdiri dari fosfor, hidrogen, dan oksigen. Berbentuk cairan bening atau sirup yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengatur pH, bahan pembersih, atau bahan baku untuk pupuk.
Potassium CarbonateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam karbonat dan kalium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengatur pH, bahan pembersih, atau bahan tambahan untuk industri kaca.
Potassium ChlorideSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam klorida dan kalium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai pupuk, garam meja, atau bahan tambahan untuk industri makanan.
Potasium NitrateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam nitrat dan kalium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai pupuk, bahan peledak, atau bahan tambahan untuk industri kembang api.
Potassium HydroxideSejenis basa anorganik yang terdiri dari kalium, hidrogen, dan oksigen. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengatur pH, bahan pembersih, atau bahan baku untuk sabun.
Soda Ash / Sodium CarbonateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam karbonat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengatur pH, bahan pembersih, atau bahan baku untuk kaca.
Sodium Acid PyrophosphateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam pirofosfat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengatur pH, bahan pengembang, atau bahan tambahan untuk industri makanan.
Sodium BisulfateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam sulfat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengatur pH, bahan pembersih, atau bahan tambahan untuk industri tekstil.
Sodium DichromateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam kromat dan natrium. Berbentuk padatan kristal oranye yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengoksidasi, agen pembersih, atau bahan tambahan untuk elektroplating.
Sodium Hexamete PhospateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam heksametafosfat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengatur pH, bahan pengikat, atau bahan tambahan untuk industri keramik.
Sodium HydrosulphateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam hidrosulfat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pemutih, agen pengurang, atau bahan tambahan untuk industri tekstil.
Sodium HyposulfiteSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam hiposulfat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pemutih, agen pengawet, atau bahan tambahan untuk industri fotografi.
Sodium MetabisulfiteSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam metabisulfat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengawet, agen pengoksidasi, atau bahan tambahan untuk industri makanan.
Sodium MetasilicateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam metasilikat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengatur pH, bahan pembersih, atau bahan tambahan untuk industri kertas.
Sodium MolybdateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam molibdat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai pupuk, inhibitor korosi, atau bahan tambahan untuk industri kimia.
Sodium NitrateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam nitrat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai pupuk, bahan peledak, atau bahan tambahan untuk industri makanan.
Sodium NitriteSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam nitrit dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengawet, agen pengoksidasi, atau bahan tambahan untuk industri makanan.
Sodium SilicateSejenis senyawa anorganik yang terdiri dari natrium, silikon, dan oksigen. Berbentuk padatan kristal putih atau cairan kental yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengikat, bahan pembersih, atau bahan baku untuk kaca.
Sodium SilicoflourideSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam silikofluorida dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengendap, bahan pengawet, atau bahan tambahan untuk industri semen.
Sodium StannateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam stannat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengoksidasi, agen pembersih, atau bahan tambahan untuk elektroplating.
Sodium SulphateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam sulfat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengering, bahan pembersih, atau bahan baku untuk kertas.
Sodium SulphideSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam sulfida dan natrium. Berbentuk padatan kristal kuning atau cairan merah yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengurang, bahan pembersih, atau bahan baku untuk kulit.
Sodium SulphiteSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam sulfat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengawet, agen pemutih, atau bahan tambahan untuk industri fotografi.
Sodium ThiocyanateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam tiokianat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengatur pH, bahan pengikat, atau bahan tambahan untuk industri tekstil.
Sulphamic AcidSejenis asam anorganik yang terdiri dari sulfur, hidrogen, nitrogen, dan oksigen. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pembersih, agen pengukir, atau bahan baku untuk pupuk.
Sulphuric AcidSejenis asam anorganik yang terdiri dari sulfur, hidrogen, dan oksigen. Berbentuk cairan bening atau gelap yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengoksidasi, agen pembersih, atau bahan baku untuk industri kimia.
Tartaric AcidSejenis asam organik yang terdiri dari karbon, hidrogen, dan oksigen. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengatur pH, bahan pengembang, atau bahan tambahan untuk industri makanan.
Tetra Sodium PyrophosphateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam pirofosfat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengatur pH, bahan pengikat, atau bahan tambahan untuk industri makanan.
Tri Chloro Ethylene (TCE) dan PCESejenis senyawa organik yang terdiri dari klorin, hidrogen, dan karbon. Berbentuk cairan bening yang mudah menguap. Digunakan sebagai pelarut, bahan pembersih, atau bahan baku untuk industri plastik.
Trisodium Phosphate (TSP)Sejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam fosfat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengatur pH, bahan pembersih, atau bahan tambahan untuk industri cat.
ThioureaSejenis senyawa organik yang terdiri dari sulfur, hidrogen, nitrogen, dan karbon. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengurang, bahan pengikat, atau bahan baku untuk industri farmasi.
Vanadium PentoxideSejenis senyawa anorganik yang terdiri dari vanadium dan oksigen. Berbentuk padatan kristal kuning atau coklat yang tidak larut dalam air. Digunakan sebagai katalis, baterai, atau bahan tambahan untuk industri baja.
PCESejenis senyawa organik yang terdiri dari klorin, hidrogen, dan karbon. Berbentuk cairan bening yang mudah menguap. Digunakan sebagai pelarut, bahan pembersih, atau bahan baku untuk industri plastik.
Zinc ChlorideSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam klorida dan seng. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengendap, agen pengukir, atau bahan tambahan untuk industri karet.
Zinc SulfateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam sulfat dan seng. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai pupuk, obat mata, atau bahan tambahan untuk industri tekstil.

METAL TREATMENT

Industri yang memproses bentuk fisik atau kimia dari logam untuk meningkatkan kinerja, kualitas, atau penampilannya. Metal treatment dapat mencakup perlakuan panas, perlakuan permukaan, pemesinan, pengelasan, atau pengecoran.

Bahan kimia untuk Metal Treatment

JENIS PRODUK

Bahan KimiaDeskripsi dan Penggunaan
Activated AluminaSejenis aluminium oksida yang berpori dan memiliki luas permukaan yang tinggi. Digunakan sebagai adsorben, katalis, atau media filter untuk menghilangkan kontaminan dari air, udara, atau gas.
Ammonia/Amoniak LiquidSejenis senyawa nitrogen dan hidrogen yang berbentuk gas berwarna tidak berwarna dengan bau menyengat. Dapat dicairkan di bawah tekanan atau pendinginan. Digunakan sebagai bahan baku untuk pupuk, plastik, eksplosif, pembersih, dan refrigeran.
Ammonium BiflourideSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam fluorida dan amonia. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai pengikis kaca, agen pembersih, atau bahan tambahan untuk elektroplating.
Ammonium ChlorideSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam klorida dan amonia. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai pupuk, baterai, solder, obat batuk, atau bahan tambahan untuk galvanisasi.
Barium ChlorideSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam klorida dan barium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai pewarna api, agen pengendap, atau bahan tambahan untuk perlakuan panas.
Calcium ChlorideSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam klorida dan kalsium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai pengering, pencair salju, atau bahan tambahan untuk beton.
Calcium NitrateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam nitrat dan kalsium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai pupuk, bahan peledak, atau bahan tambahan untuk beton.
Chrome Oxide GreenSejenis senyawa anorganik yang terdiri dari kromium dan oksigen. Berbentuk padatan kristal hijau yang tidak larut dalam air. Digunakan sebagai pigmen, bahan abrasif, atau bahan tambahan untuk keramik.
Chromic AcidSejenis asam anorganik yang terdiri dari kromium, oksigen, dan hidrogen. Berbentuk cairan merah jambu yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengoksidasi, agen pembersih, atau bahan tambahan untuk elektroplating.
Copper OxideSejenis senyawa anorganik yang terdiri dari tembaga dan oksigen. Berbentuk padatan kristal hitam atau merah yang tidak larut dalam air. Digunakan sebagai pigmen, katalis, atau bahan tambahan untuk baterai.
Copper SulfateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam sulfat dan tembaga. Berbentuk padatan kristal biru yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai fungisida, herbisida, atau bahan tambahan untuk elektroplating.
Corrosion InhibitorsSejenis bahan kimia yang dapat mencegah atau mengurangi korosi pada logam atau paduan. Digunakan sebagai bahan pelindung, bahan pengawet, atau bahan tambahan untuk minyak dan gas.
Ferric ChlorideSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam klorida dan besi. Berbentuk padatan kristal coklat atau cairan gelap yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai koagulan, agen pengukir, atau bahan tambahan untuk elektroplating.
Ferrous SulfateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam sulfat dan besi. Berbentuk padatan kristal hijau atau cairan kuning yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai pupuk, obat anemia, atau bahan tambahan untuk pewarnaan.
Hydrochloric Acid/HClSejenis asam anorganik yang terdiri dari klorin, hidrogen, dan oksigen. Berbentuk cairan bening yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pembersih, agen pengukir, atau bahan tambahan untuk industri kimia.
Hydrofluoric Acid/HFSejenis asam anorganik yang terdiri dari fluorin, hidrogen, dan oksigen. Berbentuk cairan bening yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengikis, agen pembersih, atau bahan tambahan untuk industri kaca.
Hydrogen Peroxide 50%Sejenis senyawa anorganik yang terdiri dari hidrogen dan oksigen. Berbentuk cairan bening yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pemutih, antiseptik, atau bahan tambahan untuk industri tekstil.
Iron OxideSejenis senyawa anorganik yang terdiri dari besi dan oksigen. Berbentuk padatan kristal merah, coklat, atau hitam yang tidak larut dalam air. Digunakan sebagai pigmen, katalis, atau bahan tambahan untuk industri baja.
Magnesium ChlorideSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam klorida dan magnesium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai pupuk, pencair salju, atau bahan tambahan untuk industri kertas.
Manganese DioxideSejenis senyawa anorganik yang terdiri dari mangan dan oksigen. Berbentuk padatan kristal hitam yang tidak larut dalam air. Digunakan sebagai katalis, baterai, atau bahan tambahan untuk industri keramik.
Manganese GreensandSejenis pasir yang mengandung mangan, besi, dan silika. Berbentuk butiran berwarna hijau keabu-abuan yang tidak larut dalam air. Digunakan sebagai media filter, bahan pengoksidasi, atau bahan tambahan untuk industri air.
Manganese OxideSejenis senyawa anorganik yang terdiri dari mangan dan oksigen. Berbentuk padatan kristal berwarna bervariasi dari putih hingga hitam yang tidak larut dalam air. Digunakan sebagai pigmen, katalis, atau bahan tambahan untuk industri baja.
Monosodium PhospateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam fosfat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengatur pH, bahan pembersih, atau bahan tambahan untuk industri makanan.
Nitric AcidSejenis asam anorganik yang terdiri dari nitrogen, hidrogen, dan oksigen. Berbentuk cairan bening atau kuning yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengoksidasi, agen pengukir, atau bahan baku untuk pupuk.
Oxalid AcidSejenis asam organik yang terdiri dari karbon, hidrogen, dan oksigen. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pemutih, agen pembersih, atau bahan tambahan untuk industri tekstil.
Phosphoric AcidSejenis asam anorganik yang terdiri dari fosfor, hidrogen, dan oksigen. Berbentuk cairan bening atau sirup yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengatur pH, bahan pembersih, atau bahan baku untuk pupuk.
Potassium CarbonateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam karbonat dan kalium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengatur pH, bahan pembersih, atau bahan tambahan untuk industri kaca.
Potassium ChlorideSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam klorida dan kalium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai pupuk, garam meja, atau bahan tambahan untuk industri makanan.
Potasium NitrateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam nitrat dan kalium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai pupuk, bahan peledak, atau bahan tambahan untuk industri kembang api.
Potassium HydroxideSejenis basa anorganik yang terdiri dari kalium, hidrogen, dan oksigen. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengatur pH, bahan pembersih, atau bahan baku untuk sabun.
Soda Ash / Sodium CarbonateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam karbonat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengatur pH, bahan pembersih, atau bahan baku untuk kaca.
Sodium Acid PyrophosphateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam pirofosfat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengatur pH, bahan pengembang, atau bahan tambahan untuk industri makanan.
Sodium BisulfateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam sulfat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengatur pH, bahan pembersih, atau bahan tambahan untuk industri tekstil.
Sodium DichromateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam kromat dan natrium. Berbentuk padatan kristal oranye yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengoksidasi, agen pembersih, atau bahan tambahan untuk elektroplating.
Sodium Hexamete PhospateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam heksametafosfat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengatur pH, bahan pengikat, atau bahan tambahan untuk industri keramik.
Sodium HydrosulphateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam hidrosulfat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pemutih, agen pengurang, atau bahan tambahan untuk industri tekstil.
Sodium HyposulfiteSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam hiposulfat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pemutih, agen pengawet, atau bahan tambahan untuk industri fotografi.
Sodium MetabisulfiteSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam metabisulfat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengawet, agen pengoksidasi, atau bahan tambahan untuk industri makanan.
Sodium MetasilicateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam metasilikat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengatur pH, bahan pembersih, atau bahan tambahan untuk industri kertas.
Sodium MolybdateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam molibdat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai pupuk, inhibitor korosi, atau bahan tambahan untuk industri kimia.
Sodium NitrateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam nitrat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai pupuk, bahan peledak, atau bahan tambahan untuk industri makanan.
Sodium NitriteSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam nitrit dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengawet, agen pengoksidasi, atau bahan tambahan untuk industri makanan.
Sodium SilicateSejenis senyawa anorganik yang terdiri dari natrium, silikon, dan oksigen. Berbentuk padatan kristal putih atau cairan kental yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengikat, bahan pembersih, atau bahan baku untuk kaca.
Sodium SilicoflourideSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam silikofluorida dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengendap, bahan pengawet, atau bahan tambahan untuk industri semen.
Sodium StannateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam stannat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengoksidasi, agen pembersih, atau bahan tambahan untuk elektroplating.
Sodium SulphateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam sulfat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengering, bahan pembersih, atau bahan baku untuk kertas.
Sodium SulphideSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam sulfida dan natrium. Berbentuk padatan kristal kuning atau cairan merah yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengurang, bahan pembersih, atau bahan baku untuk kulit.
Sodium SulphiteSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam sulfat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengawet, agen pemutih, atau bahan tambahan untuk industri fotografi.
Sodium ThiocyanateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam tiokianat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengatur pH, bahan pengikat, atau bahan tambahan untuk industri tekstil.
Sulphamic AcidSejenis asam anorganik yang terdiri dari sulfur, hidrogen, nitrogen, dan oksigen. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pembersih, agen pengukir, atau bahan baku untuk pupuk.
Sulphuric AcidSejenis asam anorganik yang terdiri dari sulfur, hidrogen, dan oksigen. Berbentuk cairan bening atau gelap yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengoksidasi, agen pembersih, atau bahan baku untuk industri kimia.
Tartaric AcidSejenis asam organik yang terdiri dari karbon, hidrogen, dan oksigen. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengatur pH, bahan pengembang, atau bahan tambahan untuk industri makanan.
Tetra Sodium PyrophosphateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam pirofosfat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengatur pH, bahan pengikat, atau bahan tambahan untuk industri makanan.
Tri Chloro Ethylene (TCE) dan PCESejenis senyawa organik yang terdiri dari klorin, hidrogen, dan karbon. Berbentuk cairan bening yang mudah menguap. Digunakan sebagai pelarut, bahan pembersih, atau bahan baku untuk industri plastik.
Trisodium Phosphate (TSP)Sejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam fosfat dan natrium. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengatur pH, bahan pembersih, atau bahan tambahan untuk industri cat.
ThioureaSejenis senyawa organik yang terdiri dari sulfur, hidrogen, nitrogen, dan karbon. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengurang, bahan pengikat, atau bahan baku untuk industri farmasi.
Vanadium PentoxideSejenis senyawa anorganik yang terdiri dari vanadium dan oksigen. Berbentuk padatan kristal kuning atau coklat yang tidak larut dalam air. Digunakan sebagai katalis, baterai, atau bahan tambahan untuk industri baja.
PCESejenis senyawa organik yang terdiri dari klorin, hidrogen, dan karbon. Berbentuk cairan bening yang mudah menguap. Digunakan sebagai pelarut, bahan pembersih, atau bahan baku untuk industri plastik.
Zinc ChlorideSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam klorida dan seng. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai agen pengendap, agen pengukir, atau bahan tambahan untuk industri karet.
Zinc SulfateSejenis garam anorganik yang terbentuk dari reaksi asam sulfat dan seng. Berbentuk padatan kristal putih yang mudah larut dalam air. Digunakan sebagai pupuk, obat mata, atau bahan tambahan untuk industri tekstil.

OIL DRILLING & MINING

Industri ini mengekstrak dan mengolah sumber daya alam dari bumi, seperti minyak, gas, batubara, logam, atau mineral. Oil drilling and mining dapat melibatkan eksplorasi, ekstraksi, pemurnian, transportasi, atau distribusi.

Bahan kimia untuk Oil Drilling

JENIS PRODUK

Bahan KimiaDeskripsi dan Penggunaan
Activated AluminaSebuah adsorben yang digunakan untuk menghilangkan kontaminan seperti arsenik, fluoride, dan sulfur dari air
ATMPSingkatan dari Amino Trimethylene Phosphonic Acid, sebuah organofosfonat yang digunakan sebagai inhibitor korosi, stabilizer, dan agen pembentuk kompleks
Barium ChlorideSebuah garam anorganik yang digunakan sebagai agen penimbun untuk meningkatkan kepadatan lumpur pengeboran
Barium SulphateSebuah senyawa anorganik yang digunakan sebagai bahan pengisi, agen kontras, dan agen penimbun dalam pengeboran minyak dan gas
BentonitSebuah tanah liat yang mengandung montmorillonit, yang digunakan sebagai bahan pembentuk gel dalam lumpur pengeboran
BiocideSebuah zat kimia yang digunakan untuk membunuh atau menghambat pertumbuhan mikroorganisme yang dapat menyebabkan kerusakan atau korosi pada peralatan pengeboran
Calcium ChlorideSebuah garam anorganik yang digunakan sebagai agen pengering, agen penstabil, dan agen peningkat kepadatan dalam pengeboran minyak dan gas
Corrosion InhibitorsSebuah kelas zat kimia yang digunakan untuk melindungi logam dari korosi yang disebabkan oleh air, asam, atau gas
Defoamer/Anti foamSebuah zat kimia yang digunakan untuk mengurangi atau menghilangkan busa yang dapat mengganggu proses pengeboran atau produksi
DEG, TEG, PEG, MEGSingkatan dari Diethylene Glycol, Triethylene Glycol, Polyethylene Glycol, dan Monoethylene Glycol, yang merupakan glikol yang digunakan sebagai pelarut, agen pengering, agen hidrasi, dan agen penstabil dalam pengeboran minyak dan gas
Ferric ChlorideSebuah garam anorganik yang digunakan sebagai koagulan, flokulan, dan agen pemutih dalam pengeboran minyak dan gas
Ferrous SulfateSebuah garam anorganik yang digunakan sebagai agen reduksi, agen penstabil, dan agen pengendali H2S dalam pengeboran minyak dan gas
Flocculant Anionic – Cationic – NonionicSebuah kelas polimer yang digunakan untuk menggumpalkan partikel padat dalam air, sehingga memudahkan pemisahan dan pengendapan
Hydrated LimeSebuah senyawa anorganik yang digunakan sebagai agen pengatur pH, agen penstabil, dan agen pengendali viskositas dalam pengeboran minyak dan gas
Magnesium ChlorideSebuah garam anorganik yang digunakan sebagai agen pengering, agen penstabil, dan agen peningkat kepadatan dalam pengeboran minyak dan gas
Magnesium OxideSebuah senyawa anorganik yang digunakan sebagai agen pengatur pH, agen penstabil, dan agen pengendali viskositas dalam pengeboran minyak dan gas
Manganese GreensandSebuah media filter yang digunakan untuk menghilangkan besi, mangan, dan hidrogen sulfida dari air
PetrosinSebuah campuran hidrokarbon yang digunakan sebagai pelarut, agen pembersih, dan agen pengencer dalam pengeboran minyak dan gas
Sodium FormateSebuah garam organik yang digunakan sebagai agen peningkat kepadatan, agen penstabil, dan agen pengendali H2S dalam pengeboran minyak dan gas

OIL DRILLING & MINING

Industri ini mengekstrak dan mengolah sumber daya alam dari bumi, seperti minyak, gas, batubara, logam, atau mineral. Oil drilling and mining dapat melibatkan eksplorasi, ekstraksi, pemurnian, transportasi, atau distribusi.

Bahan kimia untuk Oil Drilling

JENIS PRODUK

Bahan KimiaDeskripsi dan Penggunaan
Activated AluminaSebuah adsorben yang digunakan untuk menghilangkan kontaminan seperti arsenik, fluoride, dan sulfur dari air
ATMPSingkatan dari Amino Trimethylene Phosphonic Acid, sebuah organofosfonat yang digunakan sebagai inhibitor korosi, stabilizer, dan agen pembentuk kompleks
Barium ChlorideSebuah garam anorganik yang digunakan sebagai agen penimbun untuk meningkatkan kepadatan lumpur pengeboran
Barium SulphateSebuah senyawa anorganik yang digunakan sebagai bahan pengisi, agen kontras, dan agen penimbun dalam pengeboran minyak dan gas
BentonitSebuah tanah liat yang mengandung montmorillonit, yang digunakan sebagai bahan pembentuk gel dalam lumpur pengeboran
BiocideSebuah zat kimia yang digunakan untuk membunuh atau menghambat pertumbuhan mikroorganisme yang dapat menyebabkan kerusakan atau korosi pada peralatan pengeboran
Calcium ChlorideSebuah garam anorganik yang digunakan sebagai agen pengering, agen penstabil, dan agen peningkat kepadatan dalam pengeboran minyak dan gas
Corrosion InhibitorsSebuah kelas zat kimia yang digunakan untuk melindungi logam dari korosi yang disebabkan oleh air, asam, atau gas
Defoamer/Anti foamSebuah zat kimia yang digunakan untuk mengurangi atau menghilangkan busa yang dapat mengganggu proses pengeboran atau produksi
DEG, TEG, PEG, MEGSingkatan dari Diethylene Glycol, Triethylene Glycol, Polyethylene Glycol, dan Monoethylene Glycol, yang merupakan glikol yang digunakan sebagai pelarut, agen pengering, agen hidrasi, dan agen penstabil dalam pengeboran minyak dan gas
Ferric ChlorideSebuah garam anorganik yang digunakan sebagai koagulan, flokulan, dan agen pemutih dalam pengeboran minyak dan gas
Ferrous SulfateSebuah garam anorganik yang digunakan sebagai agen reduksi, agen penstabil, dan agen pengendali H2S dalam pengeboran minyak dan gas
Flocculant Anionic – Cationic – NonionicSebuah kelas polimer yang digunakan untuk menggumpalkan partikel padat dalam air, sehingga memudahkan pemisahan dan pengendapan
Hydrated LimeSebuah senyawa anorganik yang digunakan sebagai agen pengatur pH, agen penstabil, dan agen pengendali viskositas dalam pengeboran minyak dan gas
Magnesium ChlorideSebuah garam anorganik yang digunakan sebagai agen pengering, agen penstabil, dan agen peningkat kepadatan dalam pengeboran minyak dan gas
Magnesium OxideSebuah senyawa anorganik yang digunakan sebagai agen pengatur pH, agen penstabil, dan agen pengendali viskositas dalam pengeboran minyak dan gas
Manganese GreensandSebuah media filter yang digunakan untuk menghilangkan besi, mangan, dan hidrogen sulfida dari air
PetrosinSebuah campuran hidrokarbon yang digunakan sebagai pelarut, agen pembersih, dan agen pengencer dalam pengeboran minyak dan gas
Sodium FormateSebuah garam organik yang digunakan sebagai agen peningkat kepadatan, agen penstabil, dan agen pengendali H2S dalam pengeboran minyak dan gas

PERSONAL CARE

Industri ini memproduksi dan menjual produk kebersihan yang digunakan untuk menjaga atau meningkatkan kesehatan dan kebersihan tubuh, seperti sabun, sampo, pasta gigi, atau deodoran.

Bahan Kimia untuk Personal Care

JENIS PRODUK

Bahan KimiaDeskripsi dan Penggunaan
Acrylic AcidAsam organik tak jenuh yang berwarna bening dan berbau tajam1. Sebagai monomer untuk membuat polimer akrilik yang digunakan sebagai bahan pembentuk film, agen pengental, dan pengikat dalam produk perawatan rambut, kuku, dan kulit2
Aluminium HydroxideSenyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dan tidak larut dalam air3. Sebagai bahan abrasif, pengatur pH, dan penstabil dalam pasta gigi, deodoran, dan antasida4
Ammonium BicarbonateSenyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengembang dalam pembuatan kue dan biskuit, serta sebagai bahan pengatur pH dan penstabil dalam produk perawatan kulit
Benzoic AcidAsam organik aromatik yang berbentuk kristal putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengawet dan anti jamur dalam produk perawatan rambut, kulit, dan mulut
Boric AcidSenyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dan larut dalam air. Sebagai bahan antiseptik, anti inflamasi, dan anti bakteri dalam produk perawatan mata, telinga, dan kulit
Calcium StearateSenyawa organik yang berbentuk bubuk putih dan tidak larut dalam air. Sebagai bahan pengental, pengemulsi, dan pelumas dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Citric AcidAsam organik alami yang berbentuk kristal putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengatur pH, antioksidan, dan eksfolian dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
DEETSenyawa organik yang berbentuk cairan bening dan berbau khas. Sebagai bahan repelen nyamuk dan serangga dalam produk perawatan kulit
Defoamer/Anti foamCampuran senyawa organik dan anorganik yang berbentuk cairan atau padat. Sebagai bahan penghilang busa dan pengurang tegangan permukaan dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
DextrinePolisakarida yang berbentuk bubuk putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengental, pengikat, dan pelembab dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
DextroseMonosakarida yang berbentuk kristal putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pelembab, pengawet, dan penambah rasa manis dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
DEG, TEG, PEG, MEGSenyawa organik yang berbentuk cairan dan larut dalam air. Sebagai bahan pelarut, pelembab, pengemulsi, dan pengental dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Disodium PhospateSenyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengatur pH, pengawet, dan penstabil dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
GlycerineSenyawa organik yang berbentuk cairan kental dan larut dalam air. Sebagai bahan pelembab, pelarut, pengemulsi, dan pengawet dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Hydrogen Peroxide 50%Senyawa anorganik yang berbentuk cairan bening dan larut dalam air. Sebagai bahan pemutih, antiseptik, dan anti bakteri dalam produk perawatan rambut, kulit, dan gigi
IPA (Iso Propyl Alcohol)Senyawa organik yang berbentuk cairan bening dan larut dalam air. Sebagai bahan pelarut, antiseptik, dan pengawet dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Lauric AcidAsam organik jenuh yang berbentuk padat putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengemulsi, pengawet, dan anti bakteri dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Magnesium StearateSenyawa organik yang berbentuk bubuk putih dan tidak larut dalam air. Sebagai bahan pengental, pengemulsi, dan pelumas dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Manganese GreensandSenyawa anorganik yang berbentuk butiran berwarna hijau kehitaman dan tidak larut dalam air. Sebagai bahan filter, penjernih, dan penghilang bau dalam produk perawatan air
MAP Methylene BlueSenyawa organik yang berbentuk kristal berwarna biru dan larut dalam air. Sebagai bahan pewarna, antiseptik, dan antioksidan dalam produk perawatan kulit, kosmetik, dan obat
MEA, DMEASenyawa organik yang berbentuk cairan dan larut dalam air. Sebagai bahan pengatur pH, pengemulsi, dan pengawet dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Methyl ParabenSenyawa organik yang berbentuk kristal putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengawet dan anti jamur dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Parafin WaxSenyawa organik yang berbentuk padat putih dan tidak larut dalam air. Sebagai bahan pelembab, pengikat, dan pelindung dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Paraformal Dehyde 92%Senyawa organik yang berbentuk padat putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengawet, anti bakteri, dan pengikat dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Potassium CitrateSenyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengatur pH, pengawet, dan penstabil dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Propyl ParabenSenyawa organik yang berbentuk kristal putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengawet dan anti jamur dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Sodium AcetateSenyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengatur pH, pengawet, dan penstabil dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Sodium BicarbonateSenyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengatur pH, pengawet, dan penstabil dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Sodium BenzoatSenyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengawet dan anti jamur dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Sodium Benzoate PowderSenyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengawet dan anti jamur dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Sodium ChlorideSenyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengatur tekanan osmotik, pengawet, dan eksfolian dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Sodium CitrateSenyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengatur pH, pengawet, dan penstabil dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Sodium GluconateSenyawa organik yang berbentuk bubuk putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengikat logam, pengawet, dan pelembab dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
STPPSenyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengatur pH, pengawet, dan penstabil dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Talc Powder LiaoningSenyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dan tidak larut dalam air. Sebagai bahan pengisi, penghalus, dan penyerap minyak dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
TMTDSenyawa organik yang berbentuk kristal putih dan larut dalam air. Sebagai bahan akselerator vulkanisasi, antioksidan, dan anti bakteri dalam produk perawatan karet
White OilSenyawa organik yang berbentuk cairan bening dan tidak larut dalam air. Sebagai bahan pelembab, pelarut, dan pelindung dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Xanthan GumPolisakarida yang berbentuk bubuk putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengental, pengemulsi, dan penstabil dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Zinc StearateSenyawa organik yang berbentuk bubuk putih dan tidak larut dalam air. Sebagai bahan pengental, pengemulsi, dan pelumas dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik

PERSONAL CARE

Industri ini memproduksi dan menjual produk kebersihan yang digunakan untuk menjaga atau meningkatkan kesehatan dan kebersihan tubuh, seperti sabun, sampo, pasta gigi, atau deodoran.

Bahan Kimia untuk Personal Care

JENIS PRODUK

Bahan KimiaDeskripsi dan Penggunaan
Acrylic AcidAsam organik tak jenuh yang berwarna bening dan berbau tajam1. Sebagai monomer untuk membuat polimer akrilik yang digunakan sebagai bahan pembentuk film, agen pengental, dan pengikat dalam produk perawatan rambut, kuku, dan kulit2
Aluminium HydroxideSenyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dan tidak larut dalam air3. Sebagai bahan abrasif, pengatur pH, dan penstabil dalam pasta gigi, deodoran, dan antasida4
Ammonium BicarbonateSenyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengembang dalam pembuatan kue dan biskuit, serta sebagai bahan pengatur pH dan penstabil dalam produk perawatan kulit
Benzoic AcidAsam organik aromatik yang berbentuk kristal putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengawet dan anti jamur dalam produk perawatan rambut, kulit, dan mulut
Boric AcidSenyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dan larut dalam air. Sebagai bahan antiseptik, anti inflamasi, dan anti bakteri dalam produk perawatan mata, telinga, dan kulit
Calcium StearateSenyawa organik yang berbentuk bubuk putih dan tidak larut dalam air. Sebagai bahan pengental, pengemulsi, dan pelumas dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Citric AcidAsam organik alami yang berbentuk kristal putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengatur pH, antioksidan, dan eksfolian dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
DEETSenyawa organik yang berbentuk cairan bening dan berbau khas. Sebagai bahan repelen nyamuk dan serangga dalam produk perawatan kulit
Defoamer/Anti foamCampuran senyawa organik dan anorganik yang berbentuk cairan atau padat. Sebagai bahan penghilang busa dan pengurang tegangan permukaan dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
DextrinePolisakarida yang berbentuk bubuk putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengental, pengikat, dan pelembab dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
DextroseMonosakarida yang berbentuk kristal putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pelembab, pengawet, dan penambah rasa manis dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
DEG, TEG, PEG, MEGSenyawa organik yang berbentuk cairan dan larut dalam air. Sebagai bahan pelarut, pelembab, pengemulsi, dan pengental dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Disodium PhospateSenyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengatur pH, pengawet, dan penstabil dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
GlycerineSenyawa organik yang berbentuk cairan kental dan larut dalam air. Sebagai bahan pelembab, pelarut, pengemulsi, dan pengawet dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Hydrogen Peroxide 50%Senyawa anorganik yang berbentuk cairan bening dan larut dalam air. Sebagai bahan pemutih, antiseptik, dan anti bakteri dalam produk perawatan rambut, kulit, dan gigi
IPA (Iso Propyl Alcohol)Senyawa organik yang berbentuk cairan bening dan larut dalam air. Sebagai bahan pelarut, antiseptik, dan pengawet dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Lauric AcidAsam organik jenuh yang berbentuk padat putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengemulsi, pengawet, dan anti bakteri dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Magnesium StearateSenyawa organik yang berbentuk bubuk putih dan tidak larut dalam air. Sebagai bahan pengental, pengemulsi, dan pelumas dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Manganese GreensandSenyawa anorganik yang berbentuk butiran berwarna hijau kehitaman dan tidak larut dalam air. Sebagai bahan filter, penjernih, dan penghilang bau dalam produk perawatan air
MAP Methylene BlueSenyawa organik yang berbentuk kristal berwarna biru dan larut dalam air. Sebagai bahan pewarna, antiseptik, dan antioksidan dalam produk perawatan kulit, kosmetik, dan obat
MEA, DMEASenyawa organik yang berbentuk cairan dan larut dalam air. Sebagai bahan pengatur pH, pengemulsi, dan pengawet dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Methyl ParabenSenyawa organik yang berbentuk kristal putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengawet dan anti jamur dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Parafin WaxSenyawa organik yang berbentuk padat putih dan tidak larut dalam air. Sebagai bahan pelembab, pengikat, dan pelindung dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Paraformal Dehyde 92%Senyawa organik yang berbentuk padat putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengawet, anti bakteri, dan pengikat dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Potassium CitrateSenyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengatur pH, pengawet, dan penstabil dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Propyl ParabenSenyawa organik yang berbentuk kristal putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengawet dan anti jamur dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Sodium AcetateSenyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengatur pH, pengawet, dan penstabil dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Sodium BicarbonateSenyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengatur pH, pengawet, dan penstabil dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Sodium BenzoatSenyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengawet dan anti jamur dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Sodium Benzoate PowderSenyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengawet dan anti jamur dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Sodium ChlorideSenyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengatur tekanan osmotik, pengawet, dan eksfolian dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Sodium CitrateSenyawa anorganik yang berbentuk kristal putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengatur pH, pengawet, dan penstabil dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Sodium GluconateSenyawa organik yang berbentuk bubuk putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengikat logam, pengawet, dan pelembab dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
STPPSenyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengatur pH, pengawet, dan penstabil dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Talc Powder LiaoningSenyawa anorganik yang berbentuk bubuk putih dan tidak larut dalam air. Sebagai bahan pengisi, penghalus, dan penyerap minyak dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
TMTDSenyawa organik yang berbentuk kristal putih dan larut dalam air. Sebagai bahan akselerator vulkanisasi, antioksidan, dan anti bakteri dalam produk perawatan karet
White OilSenyawa organik yang berbentuk cairan bening dan tidak larut dalam air. Sebagai bahan pelembab, pelarut, dan pelindung dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Xanthan GumPolisakarida yang berbentuk bubuk putih dan larut dalam air. Sebagai bahan pengental, pengemulsi, dan penstabil dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik
Zinc StearateSenyawa organik yang berbentuk bubuk putih dan tidak larut dalam air. Sebagai bahan pengental, pengemulsi, dan pelumas dalam produk perawatan rambut, kulit, dan kosmetik

PULP & PAPER

Industri ini mengubah kayu atau bahan baku lainnya menjadi pulp, kertas, atau karton. Pulp and paper dapat digunakan untuk berbagai tujuan, seperti menulis, mencetak, mengemas, atau tisu.

bahan kimia untuk pulp and paper

JENIS PRODUK

Bahan KimiaDeskripsi
Aluminium SulphateSulfat aluminium adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih atau bubuk. Sulfat aluminium digunakan sebagai koagulan, pewarna, dan pengawet.
Ammonia/Amoniak LiquidAmoniak cair adalah larutan amoniak (gas) dalam air. Amoniak cair digunakan sebagai pupuk, bahan pembersih, dan pendingin.
Barium CarbonateKarbonat barium adalah senyawa anorganik yang berbentuk padatan putih. Karbonat barium digunakan sebagai bahan pembuat kaca, keramik, dan pigmen.
Caporite (liquid/powder)Caporit adalah nama dagang dari klorin yang berbentuk cairan atau bubuk. Caporit digunakan sebagai disinfektan, pemutih, dan pengoksidasi.
Defoamer/Anti foamDefoamer atau anti foam adalah zat yang mencegah atau menghilangkan busa yang terbentuk pada permukaan cairan. Defoamer digunakan untuk mengontrol busa pada proses industri, pertanian, atau domestik.
Soda Ash / Sodium CarbonateSoda ash atau natrium karbonat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih atau bubuk. Soda ash digunakan sebagai bahan pembuat kaca, deterjen, dan sabun.
Sodium HydrosulphateHidrosulfat natrium adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal kuning atau bubuk. Hidrosulfat natrium digunakan sebagai agen pereduksi, pewarna, dan penghilang bau.
Sodium HyposulfiteHiposulfit natrium adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih atau bubuk. Hiposulfit natrium digunakan sebagai agen pereduksi, pemutih, dan pengembang foto.
Sodium SulphateSulfat natrium adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih atau bubuk. Sulfat natrium digunakan sebagai bahan pembuat kertas, deterjen, dan tekstil.
Sodium SulphideSulfida natrium adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal kuning atau bubuk. Sulfida natrium digunakan sebagai agen pereduksi, pewarna, dan pengolahan kulit.
Sodium SulphiteSulfat natrium adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih atau bubuk. Sulfat natrium digunakan sebagai agen pereduksi, pengawet, dan penghilang oksigen.
Sulphuric AcidAsam sulfat adalah senyawa anorganik yang berbentuk cairan tidak berwarna dengan sifat korosif. Asam sulfat digunakan sebagai bahan pembuat pupuk, baterai, dan eksplosif.

PULP & PAPER

Industri ini mengubah kayu atau bahan baku lainnya menjadi pulp, kertas, atau karton. Pulp and paper dapat digunakan untuk berbagai tujuan, seperti menulis, mencetak, mengemas, atau tisu.

bahan kimia untuk pulp and paper

JENIS PRODUK

Bahan KimiaDeskripsi
Aluminium SulphateSulfat aluminium adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih atau bubuk. Sulfat aluminium digunakan sebagai koagulan, pewarna, dan pengawet.
Ammonia/Amoniak LiquidAmoniak cair adalah larutan amoniak (gas) dalam air. Amoniak cair digunakan sebagai pupuk, bahan pembersih, dan pendingin.
Barium CarbonateKarbonat barium adalah senyawa anorganik yang berbentuk padatan putih. Karbonat barium digunakan sebagai bahan pembuat kaca, keramik, dan pigmen.
Caporite (liquid/powder)Caporit adalah nama dagang dari klorin yang berbentuk cairan atau bubuk. Caporit digunakan sebagai disinfektan, pemutih, dan pengoksidasi.
Defoamer/Anti foamDefoamer atau anti foam adalah zat yang mencegah atau menghilangkan busa yang terbentuk pada permukaan cairan. Defoamer digunakan untuk mengontrol busa pada proses industri, pertanian, atau domestik.
Soda Ash / Sodium CarbonateSoda ash atau natrium karbonat adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih atau bubuk. Soda ash digunakan sebagai bahan pembuat kaca, deterjen, dan sabun.
Sodium HydrosulphateHidrosulfat natrium adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal kuning atau bubuk. Hidrosulfat natrium digunakan sebagai agen pereduksi, pewarna, dan penghilang bau.
Sodium HyposulfiteHiposulfit natrium adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih atau bubuk. Hiposulfit natrium digunakan sebagai agen pereduksi, pemutih, dan pengembang foto.
Sodium SulphateSulfat natrium adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih atau bubuk. Sulfat natrium digunakan sebagai bahan pembuat kertas, deterjen, dan tekstil.
Sodium SulphideSulfida natrium adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal kuning atau bubuk. Sulfida natrium digunakan sebagai agen pereduksi, pewarna, dan pengolahan kulit.
Sodium SulphiteSulfat natrium adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih atau bubuk. Sulfat natrium digunakan sebagai agen pereduksi, pengawet, dan penghilang oksigen.
Sulphuric AcidAsam sulfat adalah senyawa anorganik yang berbentuk cairan tidak berwarna dengan sifat korosif. Asam sulfat digunakan sebagai bahan pembuat pupuk, baterai, dan eksplosif.

WATER TREATMENT

Industri ini mengolah dan menyediakan air untuk berbagai kegunaan, seperti minum, irigasi, industri, atau rekreasi. 

water treatment

JENIS PRODUK

Acrylic AcidAsam akrilik adalah senyawa organik yang berbentuk cairan tidak berwarna dengan bau yang menusuk. Asam akrilik digunakan sebagai bahan baku untuk membuat polimer akrilik, resin, dan plastik.
Activated AluminaAlumina aktif adalah bentuk alumina (oksida aluminium) yang sangat poros dan memiliki luas permukaan yang besar. Alumina aktif digunakan sebagai adsorben, katalis, dan pengering.
Aluminium HydroxideHidroksida aluminium adalah senyawa anorganik yang berbentuk padatan putih. Hidroksida aluminium digunakan sebagai antasida, penstabil pH, dan bahan pengisi.
Aluminium SulphateSulfat aluminium adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih atau bubuk. Sulfat aluminium digunakan sebagai koagulan, pewarna, dan pengawet.
Ammonia/Amoniak LiquidAmoniak cair adalah larutan amoniak (gas) dalam air. Amoniak cair digunakan sebagai pupuk, bahan pembersih, dan pendingin.
Ammonium BiflourideBifluorida amonium adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih atau kuning. Bifluorida amonium digunakan sebagai pengikis, pengawet kayu, dan bahan kimia laboratorium.
Ammonium PersulphatePersulfat amonium adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih atau kuning. Persulfat amonium digunakan sebagai inisiator polimerisasi, pemutih, dan agen oksidasi.
Antiscalant water treatmentAntiscalant adalah zat yang mencegah atau mengurangi pembentukan endapan mineral (scaling) pada permukaan peralatan atau pipa. Antiscalant digunakan untuk mengolah air keras, air laut, atau air limbah.
ATMPATMP adalah singkatan dari aminotris (metilena fosfonat), senyawa organik yang berbentuk cairan atau padatan. ATMP digunakan sebagai penghambat korosi, pengendali scaling, dan pengkelat logam.
Barium ChlorideKlorida barium adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih atau abu-abu. Klorida barium digunakan sebagai bahan pembuat warna api, pengendap sulfat, dan bahan kimia laboratorium.

WATER TREATMENT

Industri ini mengolah dan menyediakan air untuk berbagai kegunaan, seperti minum, irigasi, industri, atau rekreasi. 

water treatment

JENIS PRODUK

Acrylic AcidAsam akrilik adalah senyawa organik yang berbentuk cairan tidak berwarna dengan bau yang menusuk. Asam akrilik digunakan sebagai bahan baku untuk membuat polimer akrilik, resin, dan plastik.
Activated AluminaAlumina aktif adalah bentuk alumina (oksida aluminium) yang sangat poros dan memiliki luas permukaan yang besar. Alumina aktif digunakan sebagai adsorben, katalis, dan pengering.
Aluminium HydroxideHidroksida aluminium adalah senyawa anorganik yang berbentuk padatan putih. Hidroksida aluminium digunakan sebagai antasida, penstabil pH, dan bahan pengisi.
Aluminium SulphateSulfat aluminium adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih atau bubuk. Sulfat aluminium digunakan sebagai koagulan, pewarna, dan pengawet.
Ammonia/Amoniak LiquidAmoniak cair adalah larutan amoniak (gas) dalam air. Amoniak cair digunakan sebagai pupuk, bahan pembersih, dan pendingin.
Ammonium BiflourideBifluorida amonium adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih atau kuning. Bifluorida amonium digunakan sebagai pengikis, pengawet kayu, dan bahan kimia laboratorium.
Ammonium PersulphatePersulfat amonium adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih atau kuning. Persulfat amonium digunakan sebagai inisiator polimerisasi, pemutih, dan agen oksidasi.
Antiscalant water treatmentAntiscalant adalah zat yang mencegah atau mengurangi pembentukan endapan mineral (scaling) pada permukaan peralatan atau pipa. Antiscalant digunakan untuk mengolah air keras, air laut, atau air limbah.
ATMPATMP adalah singkatan dari aminotris (metilena fosfonat), senyawa organik yang berbentuk cairan atau padatan. ATMP digunakan sebagai penghambat korosi, pengendali scaling, dan pengkelat logam.
Barium ChlorideKlorida barium adalah senyawa anorganik yang berbentuk kristal putih atau abu-abu. Klorida barium digunakan sebagai bahan pembuat warna api, pengendap sulfat, dan bahan kimia laboratorium.

WOOD HERBICIDE FUNGICIDE

Industri ini memproduksi dan mengaplikasikan bahan kimia yang digunakan untuk mengendalikan atau mencegah pertumbuhan tanaman atau jamur yang tidak diinginkan pada kayu atau produk kayu.

Wood herbicide fungicide

JENIS PRODUK

Bahan KimiaDeskripsi Singkat
BiocideZat kimia atau mikroorganisme yang dimaksudkan untuk menghancurkan, menghalangi, atau mengendalikan organisme berbahaya. Digunakan dalam bidang kedokteran, pertanian, kehutanan, dan industri sebagai desinfektan, pengawet, insektisida, dan pestisida.
Citric acidSenyawa organik yang ditemukan dalam jumlah tinggi pada buah-buahan sitrus seperti lemon dan jeruk nipis. Memberikan rasa asam yang khas pada buah-buahan tersebut. Ditambahkan ke dalam makanan dan minuman olahan sebagai perasa, pengawet, dan antioksidan. Digunakan sebagai bahan dalam kosmetik, obat-obatan, dan produk pembersih.
Potassium permanganateSenyawa anorganik dengan rumus kimia KMnO 4. Berbentuk kristal berwarna ungu-hitam yang larut dalam air membentuk larutan berwarna ungu-merah. Agen pengoksidasi yang kuat dan dapat digunakan sebagai oksidan dalam berbagai reaksi kimia. Digunakan sebagai obat untuk mengobati infeksi kulit seperti eksim, kaki atlet, dan impetigo.

WOOD HERBICIDE

Industri ini memproduksi dan mengaplikasikan bahan kimia yang digunakan untuk mengendalikan atau mencegah pertumbuhan tanaman atau jamur yang tidak diinginkan pada kayu atau produk kayu.

Wood herbicide fungicide

JENIS PRODUK

  • Biocide

    Zat kimia yang digunakan untuk membunuh atau menghambat pertumbuhan mikroorganisme berbahaya, seperti bakteri, jamur, alga, dan virus. Ini juga digunakan dalam industri pengolahan air, ladang minyak, dan pengawetan kayu.

  • Citric Acid

    Senyawa organik yang ditemukan dalam jumlah tinggi pada buah-buahan sitrus seperti lemon dan jeruk nipis. Memberikan rasa asam yang khas pada buah-buahan tersebut. Ditambahkan ke dalam makanan dan minuman olahan sebagai perasa, pengawet, dan antioksidan. Digunakan sebagai bahan dalam kosmetik, obat-obatan, dan produk pembersih.

  • Potassium Permaganate

    Senyawa anorganik dengan rumus kimia KMnO 4. Berbentuk kristal berwarna ungu-hitam yang larut dalam air membentuk larutan berwarna ungu-merah. Agen pengoksidasi yang kuat dan dapat digunakan sebagai oksidan dalam berbagai reaksi kimia. Digunakan sebagai obat untuk mengobati infeksi kulit seperti eksim, kaki atlet, dan impetigo.

Our Process

Langkah Mudah untuk Mendapatkan Solusi Anda

Jadwalkan Konsultasi

Hubungi kami untuk konsultasi gratis dengan salah satu ahli kami. Kami akan menggali kebutuhan, dan tujuan Anda

Mulai Konsultasi

Kami akan membantu untuk memahami preferensi anda dan merekomendasikan produk yang paling cocok untuk anda

Terima Produk Anda

Kami akan mengirimkan produk ke lokasi Anda secara efisien dan tepat waktu

Jadwalkan Konsultasi

Sedang mencari bahan kimia berkualitas untuk kebutuhan industri Anda?

Kami adalah Adimitra Prima Lestari, distributor kimia terkemuka dengan pengalaman lebih dari 25 tahun. Kami memiliki berbagai macam produk kimia dari supplier terpercaya, dan kami dapat mengirimkannya ke seluruh Indonesia dan Luar Negeri secara efisien

Lokasi Kami
Pusat Perkantoran Gading Bukit Indah Blok G11-12 Kelapa Gading Barat
Jakarta Utara 14240
Indonesia
Email Kami

info@adimitra.co.id

Jadwalkan Konsultasi Sekarang

Kami akan membantu anda terkait Distributor Bahan Kimia